Analisa Proposal Job di Upwork

Butuh waktu sekitar 3 bulan sebelum saya mendapat job pertama di Upwork. Setelah saya analisa, pantes aja 3 bulan baru dapat job. Lamaran atau proposal yang saya kirimkan tidak menarik, juga saya tidak bisa melihat harga yang di tawarkan freelancer lain.

analisa-proposal-upwork

Saya cuma propose dan melamar job dan menunggu dalam kepasrahan hahahahh. Gombal mukiyo tenan :))

Akhirnya dapat 1 job, kemudian dapat 1 job lagi dengan nominal yang masih kecil. Setiap kali mendapat connect/token setiap bulan, sudah pasti saya gunakan untuk melamar job lagi. Sedikit yang di dapat, banyak yang lolos alias gak dapat job.

Akhirnya, saya memantapkan diri membayar iuran bulanan sebagai premium member, USD 10 per bulan.

Salah satu keuntungan menjadi premium member Upwork, saya bisa melihat harga rata-rata atau proposal yang di tawarkan oleh para freelancer.

Jadi saya bisa menawarkan harga/rate sesuai rata-rata atau di bawah harga rata-rata. Untuk menarik perhatian calon klien.

Artikel menarik : Portfolio Job Upwork

Baru sebulan ini saya sadar, dari sekian banyak lamaran yang saya kirim, halo apa kabar ya ?

Saran saya, setelah mengirim proposal, jangan diam dan menunggu, lakukan analisa 3 hal di bawah ini :

1. Cek dan follow up proposal

follow up proposal

Caranya, setelah membuka website Upwork, klik find work—–> proposal.
Biasanya saya cek lagi, sudah ada berapa freelancer yang melamar job ini, harga rata-rata yang di propose berapa dan apakah empunya job mencari freelancer dengan rate paling rendah atau tidak.
Nah, setelah melihat hal-hal ini, saya akan memutuskan, apakah saya harus merevisi lamaran dengan rate berbeda (lebih rendah atau lebih tinggi) atau di biarkan saja.

bid range

Bid range akan muncul untuk paid member only ya, jadi yang basic member tidak akan bisa melihat average rate ini.

Artikel menarik : Cara Withdraw Saldo Upwork

2. Freelancer Interview

Dari screen shoot di atas, tampak kalau freelancer yang melamar job ini tidak lebih dari 10 orang, dari 10 orang tersebut sudah ada 1 freelancer yang di interview.
Rate tertinggi dari freelancer USD 27 per jam dan rate terendah USD 3 per jam.
Seperti yang saya katakan di atas, melihat hasil ini, saya kemudian merevisi proposal saya, dari USD 7.00 per jam saya downgrade ke USD 5.50 per jam supaya bisa lebih kompetitif.

Kok mau downgrade kak? Saya juga butuh job bro hehehehe….jadi sebisa mungkin harus bisa menang dari para kompetitor ini baik dari segi harga/rate maupun experienced.

Apalagi, melihat dari job di atas, job ini rentang waktunya jangka panjang, lebih dari 6 bulan. Wajar kalau yang empunya job mencari freelancer dengan rate terendah.

Dari analisa di atas, saya masih ada kesempatan untuk di interview karena yang empunya job belum meng-hire salah satu freelancer di atas.

analisa-proposal-upwork

 

Artikel menarik : Hourly Rate vs Fixed Rate Contract Upwork

3. Proposal Active atau Archived ?

proposal aktif dan proposal tidak aktif upwork

Dari semua proposal yang kita kirim, di kelompokkan menjadi 2 yaitu proposal, yang masih aktif dan yang sudah tidak aktif lagi.
Proposal yang masih aktif berarti si empunya job belum memilih freelancer untuk job yang dia open, jadi kita masih ada kesempatan untuk mendapatkan job tersebut.

Archive proposal berarti ada 2 kemungkinan, empunya job sudah memilih freelancer untuk job-nya, jadi kesempatan kita tertutup sudah. Berarti kita kalah bersaing dengan freelancer lain. Kemungkinan kedua, job yang dia open sudah kadaluwarsa atau expired, jadi proposal kita otomatis menjadi tidak aktif.

Sebisa mungkin, cek dan pantau terus proposal yang masih aktif karena kemungkinan besar job dan dollar kita akan ada di sana 🙂

Saran saya, jangan malas untuk melakukan analisa, kan untuk keperluan diri sendiri. Pengen dapat duit dollar, ya usaha dan effort harus lebih besar dari pada dapat duit rupiah. Kenapa ? Lha 1 dollar masih 12.000 an rupiah og.

Mau pamer pendapatan dari Upwork ah. Bukan riya, bukan sombong tapi ingin menginspirasi kalian saja.

pendapatan dari upwork

Pendapatan ini dari bulan Agustus kemarin sampai bulan Oktober ini 2017. Masih sedikit kak? Gak papa, maklum masih pemula ^^

Buat kamu yang ingin juga menjadi freelancer di Upwork, saya ada e-book gratis “Tips Dapat $$$ dari Upwork.”

Bisa kamu download dan baca atau di print juga bisa.

Caranya mudah, subscribe/daftar via form di bawah ini, e-book akan saya kirim langsung ke alamat email kamu. Mudah kan?

Yuk segera daftar, jangan kalah cepat dengan yang lain ^^

 

Share Me!

2 Comments

  1. Maret 20, 2019 / 11:10 am

    Upwork ini sama seperti sribulancer ya, mba? Cara kerjanya sama kah?

    • indriariadna
      Penulis
      Maret 20, 2019 / 12:12 pm

      pada dasarnya sama mbak, pakai rekber juga, propose proposal juga. Bedanya kalau di Upwork ada kontrak yang hitungannya per jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *