Perbedaan Kontrak Fixed Rate vs Hourly Rate Upwork

Fixed rate vs hourly rate Upwork

 

 

Halo freelancer…..

Kali ini saya mau berbagi informasi tentang perbedaan fixed rate dan hourly rate di Upwork.

Jenis kontrak di Upwork terdiri dari 2 fee based rate yaitu  fixed rate dan hourly rate.

  • Fixed rate

adalah sistem pembayaran yang baru bisa di release oleh Upwork apabila hasil pekerjaan yang di submit oleh freelancer sudah di setujui kilen. Fixed rate ini biasanya berjangka waktu tertentu. Istilahnya kerja borongan. Klien punya budget dan waktu yang di tentukan yang harus bisa di penuhi oleh freelancer.

  • Hourly rate

adalah sistem pembayaran fee berdasarkan rate per jam. Misal freelancer dan klien sepakat membuka kontrak di $10/jam dan 15 jam per minggu.

Maka pembayaran akan di hitung berdasarkan berapa jam freelancer bekerja (full 15 jam atau malah kurang) kalau lebih tidak bisa ya dan juga berdasarkan screenshot tracking desktop.

Jadi kalau kalian menerima kontrak yang hourly rate, pastikan untuk menginstall tracking desktop terlebih dulu, baru kemudian start on.

Kalau kamu menerima kontrak hourly rate tapi tidak menyalakan tracking desktop (semacam timer), dapat di pastikan kamu akan kerja bakti. Kerja tanpa bayaran, mendoan dan es teh manis pun gak akan ada 🙂

aplikasi track time desktop

Jadi, semua job atau kontrak yang saya ambil yang hourly rate akan otomatis tampil di aplikasi ini. Ini penampilannya :

time tracker aplikasi desktop

 

Seperti yang kalian lihat di atas, semua kontrak job yang hourly rate tampil semua. Tinggal pilih yang mana yang mau di kerjakan. Pilih satu kontrak, tulis deskripsi note, klik on, otomatis tracker-nya jalan sendiri menghitung waktu saat kita kerja dan juga mengambil beberapa screenshoot desktop.

Hasil pekerjaan (screen shot tracking) nantinya bisa kita lihat di work diary, penampilannya seperti ini:

work diary upwork

Hasil screenshot pekerjaan kita, bisa di edit di work diary ini, edit deskripsi atau kalau mau screen shoot-nya di delete juga bisa. Work diary ini, setiap hari senin akan di review oleh pemberi job sebelum pembayaran di release.

Nah asiknya kalau sistem hourly rate, pembayaran akan masuk ke saldo Upwork setiap minggu.  Minimal saldo $100 baru bisa kita tarik ke rekening lokal atau paypal.

Withdraw atau tarikan ke rekening lokal akan di potong sejumlah fee transfer, dari Upwork sendiri akan di potong sejumlah $0.99 setiap kali kita melakukan tarikan. Dari rekening lokal (saya pakai BCA), setiap kali ada dana masuk dari Upwork akan terkena potongan 25.000 rupiah. Kalau bank lain saya tidak tau ya karena saya pakai BCA aja.

Artikel menarik : Kelebihan Member Berbayar Upwork

Yang amazing, transfer dana dari Upwork ke rekening BCA hanya berlangsung sekejap. Paling lama 1 jam setelah saya konfirmasi, dana sudah masuk ke rekening.  Bahkan kurang dari 1 jam dana sudah masuk. Enggak butuh berhari-hari baru masuk, amazing dan saya sukak ^^

Ohya kemarin ada yang kirim DM ke saya tanya tentang, apakah harus membuka rekening dolar untuk menerima pembayaran dari Upwork?

Bisa saja kalian membuka rekening dolar, tapi ingat, biaya administrasi per bulannya cukup tinggi.

Kalau dari saldo Upwork kita tarik ke rekening rupiah, sangat bisa. Karena otomatis nanti dolarnya akan terkonversi. Jadi, dana yang masuk ke rekening kita langsung berbentuk rupiah, bukan dolar lagi.

Lalu bagaimana, pilih kontrak yang fixed rate atau hourly rate ?

Kalau saya pribadi sih lebih suka memilih yang hourly rate karena lebih fair aja. Kita sebagai freelancer di bayar berdasarkan berapa jam kita kerja, that’s fair. Tapi kalau kamu suka kerja borongan, bisa searching job khusus fixed rate.

Semua kembali ke kita masing-masing ya.

Nah, sebagai perbandingan, ini nih plus minus fixed rate vs hourly rate :

  • Fixed rate

(+) Dana dari klien sudah harus di parkir di Upwork sebelum atau saat open kontrak. Dari sisi pembayaran, tentu saja sistem ini lebih aman karena sudah ada dana yang siap release atau siap di bayarkan.

(-) Sering, klien tidak memberikan informasi detail di muka tentang  apa saja, berapa banyak hal atau data atau job yang harus di kerjakan. Saya pernah dapat klien  “nakal”, baca artikelnya di sini: Tips Dapat $$$ Dari Upwork

Share pengalaman terbaru, baru aja 2 hari yang lalu, saya propose sebuah job untuk mencari database dengan budget $200. Saya tau, job ini tidak menyebutkan berapa banyak database yang di inginkan dengan budget tersebut, tapi saya pingin propose. Akhirnya saya melamar job tersebut.

Sehari kemudian, saya mendapat inbox dari pemilik job tersebutdan kemudian saya di tes mencari 4 database yang dia inginkan.
Saat saya mengirim sample, sekalian saya tanya, berapa banyak database yang dia inginkan dengan budget $200 tersebut. Baru dia bilang bahwa database yang di inginkan sejumlah 6500 database (ajegileeeee….)

Akhirnya saya menolak job tersebut karena sangat tidak masuk akal antara fee dan pekerjaan yang harus di selesaikan. Calon klien ini menawar juga sih, $200 untuk 3500 enggak jadi 6500 tapi masih saya tolak karena saya gak mau kerja bakti.

Enaknya jadi freelancer, bisa menolak klien ^^

Artikel menarik : 5 Kunci Menjadi Freelancer Handal

  • Hourly rate

(+) Setiap minggu (hari rabu) bisa di pastikan pembayaran akan masuk ke rekening Upwork. Terserah, bisa langsung di tarik ke rekening lokal atau di diemin dulu sampai menetas juga gapapa.

(+) Dengan sistem aplikasi track time, hasil pekerjaan kita setiap jam-nya akan terdata dan ter-record untuk kemudian di review oleh klien. Amit-amit suatu saat kita dapat klien yang nakal dan gak mau bayar, kita punya bukti screen shot dari tracker time.

(-) Terus terang saya belum menemukan minus-nya sih ^^

Nah, itu dia sekilas info tentang sistem pembayaran di Upwork, semoga bermanfaat ya.

Kalian yang masih galau bagaimana cara mendaftar jadi freelancer di Upwork, saya ada e-Book gratis yang bisa kalian download. Subscribe dulu via form di bawah ini, nanti e-Book akan saya kirim langsung ke inbox kamu.

Atau kalian ada pertanyaan buat saya? Bisa langsung ketik di kolom komen, pasti akan saya jawab.

Feel free to share, thanks.

Note :
Beberapa link yang bisa kalian baca, sumber dari blog Upwork :

https://www.upwork.com/blog/2006/07/hourly-rate-vs-fixed-bid-projects/
https://www.upwork.com/blog/2017/08/set-right-rate-grow-freelance-business/

Follow:
Share Me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube

YouTube widget in section "Footer Full Width": Setup not complete. Please check the widget options.