memilih platform blog

Tips Memilih Platform Blog, Pilih Blogspot atau WordPress?

Buat kalian yang baru terjun ke dunia per-blogging-an, pastinya sudah pernah mendengar 2 platform ngeblog ini kan? Blogspot dan WordPress.

Meskipun platform untuk blogging bukan hanya Blogspot dan WordPress, ada berbagai macam platform seperti Medium, Weebly dan Wix, tapi sepertinya di Indonesia sendiri, 2 platform ini, Blogspot dan WordPress lebih populer dan lebih banyak di gunakan untuk blogging. Kalian sekarang ngeblog pakai platform blog yang mana?

Disclaimer : Di artikel ini terdapat link afiliasi. Apabila kalian membeli produk dari link afiliasi ini, saya akan mendapat sedikit komisi dan kalian tidak akan dikenakan biaya tambahan apapun.

Cerita sedikit boleh ya….

Dulu saya ngeblog pakai Blogspot, entah kenapa rasanya lebih mudah di pakai dan sederhana. Meskipun karena kesederhanaan tersebut pada akhirnya yang memilih saya meninggalkan Blogspot. Bayangkan, dengan hanya 1 akun Gmail saja, saya bisa membuat puluhan blog gratisan. Tanpa harus membayar hosting pula.

Saking sederhananya, mau upgrade template yang lebih mumpuni yang ada plugin-plugin heboh malah gak bisa. Hahah…

Karena terlalu mudah membuat akun Blogspot, membuat saya cenderung abai dan menggampangkan. Buat akun blog banyak tapi akhirnya bingung mau nulis apa di blog yang mana.

Kemudian yang benar-benar serius di pakai cuma 3 blog saja. Indri Ariadna, ProdigitalMom dan Arsitek Keuangan. Semuanya pakai WordPress pada akhirnya hehe…

Bagaimana dengan kalian ? Lebih memilih memakai Blogspot atau WordPress?

Omong-omong tentang template blog, saya punya banyak template premium Blogspot loh, soalnya harga template premiumnya terjangkau semua, hanya di kisaran $5 dan seraturan ribu rupiah. Makanya sering tergoda untuk beli.

Buat kalian yang bingung mau beli template blog di mana, saya ada beberapa rekomendasi online shop. Dulu saya beli beberapa template premium di tempat ini :

  • Etsy khususnya di online shop berikut ini : Blogger Template, Underline Designs, TemplatesbyKate. Saya sudah pernah beli template blog dari toko-toko ini. Harga-harganya terjangkau semua.
  • Blogger Perempuan
  • Teh @LangitAmaravati (IG). Belum pernah beli di sini tapi saya lihat design-nya cantik-cantik semua.

Jadi, saat itu saya sering ganti-ganti template blog, demi kepuasan pribadi, apalagi setelah beli top level domain alias nama domain sendiri. Wahh rasa-rasanya ingin mempercantik blog terus. Sampai bingung blog-nya mau di apain lagi.

Kalian yang belum terlalu paham bagaimana cara meng-install template baru, tidak usah khawatir. Karena biasanya, harga template premium blogspot ini sudah termasuk instalasi dan aktivasi. Penjual akan dengan senang hati membantu menginstall templatenya di blogmu.

Kalau kalian tertarik beli template via Etsy, harus punya rekening Paypal atau kartu kredit ya. Karena pembayaran hanya bisa dilakukan dengan 2 cara tersebut di atas. Tidak bisa via transfer antar bank atau via Gopay hehe bercanda…

Nah, buat kamu yang ingin memulai blogging atau sudah mulai jalan ngeblog nih, sudah tahu belum plus minus antara Blogspot dan WordPress? Emangnya harus tahu ya kak? Enggak juga sih, tapi kalau tahu juga bermanfaat banget kok buat kamu.

Juga, apakah kamu tahu juga kalau kita harus merawat blog yang kita punya secara konsisten?

Jangan sampai seperti saya ya, awalnya sudah niat hati banget pakai Blogspot, sudah beli banyak template premium, pada akhirnya malahan migrasi ke WordPress. Jadi boros 🙂

Migrasi dari Blogspot ke WordPress

Loh kenapa migrasi ke WordPress kak?

Iya karena saya mempunyai visi dan misi baru untuk blog ini [cieeee apaan sih], yang tidak bisa saya lakukan menggunakan platform Blogspot.

Salah satu visi misi saya, saya ingin spread the good news, berbagi tentang bagaimana cara bekerja sebagai freelancer, bagaimana cara menghasilkan pendapatan dari rumah sebagai ibu rumah tangga, pokoknya hal-hal yang saya tahu dan saya pelajari ingin saya bagi ke semua pembaca.

Biar semua orang mendapat manfaat dari ilmu tak seberapa ini.

Nah, gara-gara migrasi ini, saya harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. $95.oo untuk migrasi dari Blogspot ke WordPress dan $45.oo untuk hosting tahun pertama di Siteground. Total menghabiskan duit $140.oo

Hosting di tahun pertama sangat terjangkau karena tahun pertama ada diskon sebagai harga perkenalan, tahun kedua dan selanjutnya berganti ke harga normal. Sekitaran $11 per bulan untuk hosting harga reguler. Ini yang bikin agak nyesek karena dollar semakin ganti tahun semakin naik-naik ke puncak gunung. Jadinya, pindah hosting deh ke HawkHost.

Saya mempercayakan migrasi blog ini ke https://www.pipdig.co/

Mengapa memilih Pipdig? Alasannya, karena ada salah satu beauty blogger dari luar (termasuk 25 top beauty blogger) yang memakai template dan jasa dia. Review template dan tema juga cukup bagus.

Ternyata hasilnya tidak mengecewakan karena proses migrasi tidak butuh waktu lama. Hanya butuh waktu 1×24 jam dan blog juga tetap bisa di akses.

Tentang hosting, sebelumnya saya menggunakan hosting dari Dewaweb lalu kemudian pindah ke Siteground.

Meskipun lebih mahal, tapi banyak feature dari Siteground yang tidak saya dapat di Dewaweb, yaitu:

  • Free SSL dan HTTPS. Di Dewaweb SSL tidak termasuk dalam hosting, harus berlangganan secara terpisah.
  • Free backup blog harian
  • Free website builder
  • 10 GB webspace
  • Hingga 10.000 visit per bulan
platform-blog

Nah, sebelum membeli template premium, pastikan dulu, kalian mengetahui kelebihan dan kekurangan 2 platform ini ya, Blogspot vs WordPress.

Saya membuat blog baru lagi nih, tentang digital mom blogger, silahkan berkunjung di Prodigitalmom.com

Beli domainnya di Dewaweb, tapi untuk hosting, saya menggunakan hosting lokal dari Hostingan.id. Pada akhirnya hosting pindah lagi.

Template blog menggunakan tema dari WP Astra.

Catatan : WordPress di sini adalah WordPress.org dan bukan WordPress.com

(+) Blogspot :

  • Pilih Blogspot kalau kalian bertujuan ngeblog hanya untuk menulis. Meskipun bisa di monetisasi, template Blogspot akan sangat jauh berbeda dengan WordPress dalam hal kustomisasi/customized.
  • Pilih Blogspot kalau kalian tidak mau terbebani oleh biaya hosting bulanan alias free. Kalian hanya perlu membayar biaya domain yang bisa kalian beli via Google langsung atau penyedia domain lain (Godaddy, Namecheap, Dewaweb, Hostgator, Siteground, dll). Biaya domain ini di tagihkan setiap tahun sekali.
  • Blogspot terintegrasi dengan semua produk Google termasuk Google Analytics, Google Adsense, dll. Jadi kalian dengan mudah bisa masuk ke semua produk Google menggunakan 1 akun Gmail.
  • Pilih Blogspot kalau kalian lebih memilih harga yang lebih terjangkau (lebih murah) untuk template blog premium. Harga template premium Blogspot berkisar antara IDR 100-250.000. Sementara harga template premium WordPress yang saya pakai ini $69 bahkan ada yang lebih malah berlipat kali ganda.
  • Pilih Blogspot kalau kalian suka utak atik coding karena template Blogspot memakai kode HTML.

(-) Blogspot :

  • Tidak bisa memilah artikel berdasarkan kategori atau tag. Hanya berdasarkan label.
  • Karena Blogspot adalah milik Google, sewaktu-waktu Google ingin menghapus blogspot (seperti G+) maka platform Blogspot akan lenyap menghilang, demikian juga dengan blog-mu.
  • Pilihan original template yang sangat sedikit dan sederhana. Kecuali kamu membeli template premium.
  • Tidak bisa di kustom dengan mudah sesuai keinginan. Misal font, mengganti tampilan warna blog dengan mudah dll.

(+) WordPress :

  • Pilihan tema dan template yang beragam, meskipun template gratis.
  • Customized plugin, widget, struktur dan link sesuai keinginan kalian.
  • Mudah di mix and match dengan aplikasi maupun software pihak ketiga.
  • Dukungan atau support yang selalu tersedia.
  • Instalasi tema dan plugin yang sangat mudah. Ga perlu paham teknologi tingkat tinggi untuk bisa menginstall plugin di WordPress.
  • Pilih WordPress kalau kalian mempunyai tujuan selain ngeblog, juga menjual produk via blog. Bisa produk digital atau produk fisik, karena WordPress di dukung oleh banyak plugin.

(-) WordPress :

  • Harus beli domain dan hosting lebih dulu baru WordPress bisa di install.
  • Self hosting, harus berlangganan hosting sendiri. Tidak bisa hosting gratis seperti Blogspot.
  • Backup dan pemeliharaan yang harus rutin di lakukan sendiri.
  • Kurang cocok untuk blogger pemula di karenakan dukungan bahasa. Sementara ini baru sekitar 22% WordPress yang di terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
perbedaan blogspot dan wordpressblogspot vs wordpress Infographic

blogspot vs wordpress Infographic

 

Kesimpulan :

Blogspot cocok untuk blogger pemula yang tidak mau repot untuk urusan hosting dan lebih suka hal-hal yang simpel. Tulis artikel lalu tayang, selesai.

Blogspot cocok untuk blogger yang belum mempunyai tujuan untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan dari blog-nya.

WordPress cocok untuk full time blogger dan untuk blogger yang ingin bisa meng-customized blog-nya secara keseluruhan.WordPress cocok untuk blogger yang ingin memperbesar jangkauan dan mengoptimalkan trafik blognya.

FYI, buat kalian yang tertarik untuk join grup FB, linknya di sini : https://www.facebook.com/groups/beraningeblog/

Semoga bermanfaat ya, kirim komen apabila ada yang ingin kamu tanyakan. Saya akan membalas setiap email yang masuk.

27 komentar untuk “Tips Memilih Platform Blog, Pilih Blogspot atau WordPress?”

  1. Saya masih pakai kedua-duanya. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Selama kita tahu cara memanfaatkan dan menutupinya, keduanya sama-sama enaknya.

    Kalau buat wordpress, saya pakai Managed VPS dari Cloudways karena secara performa bagus sekali. Mudah mengurusnya. Kalau templateya, sekarang saya pakai Generatepress karena ringan dan bisa didesain sendiri.

    Kalau blogspot, saya senang pakai template mas Sugeng karena meski harganya agak mahalan dikit (US$ 12-an), performanya dan kecepatannya bagus. Pernah pakai buatan pembuat luar nggak puas. Saya punya koleksi juga dari beragam pembuat template luar dan dalam negeri, seperti Arlina design dan Kompi Ajaib

    Nah, kalau beli template wordpress, saya lebih suka beli di themeforest karena variasinya banyak banget. Cuma harganya itu lumayan mahal.

    1. Wahh om Anton pengalamannya sudah banyak sekali. Dulu pernah pakai Arlina template sewaktu masih blogspot, kalau Sugeng belum pernah. Generatepress banyak yang rekomen juga karena fast speed loading ya. Cuman yang di blog terakhir ini akhirnya saya pilih pakai Astra.
      Untuk hosting, coba nanti saya intip2 ke Cloudways. Makasih sharing infonya om..

  2. Karena saya ngeblog untuk nyalurin hobi nulis, rasanya blogger/blogspot adalah platform yang sesuai. Makasih pencerahannya mbak. Jadi nggak galau lagi sekarang.

  3. Kalau untuk pemula saya malah menyarankan untuk wordpress, sih mba. WordPress.com tapi ya, sehingga terbiasa bila mau upgrade. Networkingnya juga lebih mudah karena ada fitur notif . Tapi kalau alasannya mau murah ya pakai blogspot saja untuk seterusnya.

    1. kalau mau upgrade atau main plugin, bukannya lebih mudah pakai wordpress.org ketimbang wordpress.com?

  4. Saya baru aja nih migrasi ke WP dan lagi belajar adaptasi. Meski masih sedikit kagok. Tapi, nyaman karena aplikasi WordPress cukup komplit dibanding aplikasi BP yang terlampau sederhana tapi masih banyak kurangnya.

  5. Saya udah subscribe email nya sejak bulan lalu, mbaa. Semoga nanti bisa ikutan kelas online nya, karena rencananya per tahun depan saya mau freelance, supaya bisa lebih banyak waktu nemenin anak. Tahun ini kumpulin pundi-pundi emasnya dulu 😀

    Oia beda wordpress.org dan wordpress.com apa, mba? Saya pakai wordpress, tapi saya kurang tahu apakah yag saya pakai itu .org atau .com

    1. Halo mbak Qurratul, perbedaan wordpress.org vs wordpress.com yang terutama ada di template dan plugin. kalo wordpress.com gak bisa di utak utik tau di tambah plugin sesuka hati kayak wordpress.org.
      masalah hosting juga beda, kalo pakai wordpress.com itu sudah termasuk hosting. kalau wordpress.org kita bisa pilih hosting di mana saja.

  6. Waktu ngeblog msh gratisan pake WP dan BP. Udh seneng WP sih, krn templatenya banyak pilihan, walaupun gratisan juga. Skrng tambah senang dgn plugin dan pagebuildernya. Mantap lah…

  7. saya malah kebalikannya, mbak. Dari wordpress pindah ke blogspot gara-gara kehabisan kuota kemarin itu. sekarang masih nyaman di blogspot entah nanti bakal balik lagi apa nggak ke wordpress

  8. Saya udh ngeblog setahun ini dan atas saran seorang tmn untuk bermigrasi ke wordpress. Wah mau dong saya belajar sama mba. Keren artikelnya…haus ilmu nih…mksh…

  9. Dulu saya pengguna Blogspot. Tapi kemudian, saya pindah ke WordPress karena merasa WordPress lebih nyaman untuk ngeblog secara aman dan kreatif dengan plugin-pluginnya yang bisa diinstalasi sesuka hati.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top