Asus Proart, Perfect Device For Multitasking Mom

Aku seorang ibu yang multitasking. Sebagai ibu iya pasti, sebagai blogger hayuk, sebagai freelance virtual assistant wajib supaya berpenghasilan dolar πŸ™‚

Meskipun setiap harinya hanya stay di rumah saja, tapi jangan salah, pekerjaanku sehari-hari banyak dan bejibun.

Pekerjaan rumah tangga, mengurus 3 blog, dan mengurus pekerjaan dari klien di Upwork.

Tahun depan aku mau menambah satu lagi kerempongan yang haqiqi. Ambil kursus privat menulis selama 2 bulan. Why? Aku pengen bisa menulis dan menerbitkan buku solo tentang freelancer.

Semua urusan blogging dan pekerjaan freelance, aku kerjakan dari rumah tanpa harus ngantor. Kerja remote istilah kerennya.

Meski bekerja dari rumah, aku tidak mau kompromi dengan perangkat komputer yang aku pakai sehari-hari.

Menyesal kalau sampai berkompromi dengan perangkat kerja sehari-hari. Sampai sekarang ini, aku sudah dua kali ganti laptop dan satu kali ganti HDD (hard disk drive) karena kurang tepat memilih spesifikasi perangkat komputer yang aku pakai. Malah boros kan jadinya?

Berbicara tentang blog, sedari awal aku membuat blog di tahun 2016, tidak munafik, tujuanku memang mendapat tambahan penghasilan dari blog. Saat itu masih noob banget, berpikir, satu-satunya cara untuk mendapat penghasilan dari blog itu kalau kita dapat sponsored post. Padahal setelah belajar sekian tahun, banyak sekali peluang penghasilan dari blog selain sponsored post.

Tapi apakah kamu tahu bahwa tidak semua orang memulai blogging dengan alasan yang sama? Ya pasti dong ya, kita pasti punya alasan yang berbeda.

Dari perbedaan alasan memulai sebuah blog, blog dibagi menjadi 2 tipe.

2 Tipe Blog

Blog sebagai hobi

Hobi blogging di mulai saat seseorang ingin menggunakan sebuah platform guna menuliskan pemikiran mereka dan membagikannya dengan orang lain.

Mereka tidak akan peduli tentang apa yang mereka tulis sepanjang mereka bisa menuliskannya. Pengen nulis A ya langsung aja nulis tentang A.

Tidak dibutuhkan strategi apapun karena memang tidak harus ada strategi.

Jika mereka ingin berbicara dan menulis tentang kucing, maka hari itu juga mereka akan menuliskan tentang kucing.

Ketika masyarakat umum berpikir tentang blog, inilah yang mereka pikirkan. Blogger adalah orang yang menulis apapun yang ingin mereka tulis.

Sebenarnya tidak ada yang salah menjadikan blogging sebagai hobi asalkan kita mengerti dan paham bahwa kegiatan ngeblog yang kita lakukan memang adalah hanya sebatas hobi.

Hobi tidak butuh strategi dan hobi tidak harus menghasilkan uang. Seringnya, malah hobi yang justru menghabiskan uang hehe..

Hal terburuk adalah saat kita memulai blog sebagai hobi dan menyadari setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian bahwa kita ingin mendapat hasil dari blog tersebut. Ini sama saja dengan memulai semuanya dari awal lagi. Boros waktu dan pastinya juga boros tenaga.

Jika kita ingin menghasilkan uang dari blog, maka sudut pandang kita harus berubah. Jangan lagi memandang blog sebagai hobi.

Blog Sebagai Bisnis

Setiap bisnis yang sukses pasti memahami nilai- nilai marketing atau nilai-nilai pemasaran.

Tanpa marketing kita tidak mungkin membangun audiens.

Tanpa audiens kita tidak mungkin mempunyai calon pembeli/customer/pelanggan yang artinya kita tidak akan mungkin mendapatkan hasil dari blogging.

Marketing adalah hal yang sangat vital dan wajib hukumnya dalam sebuah bisnis.

Lalu, apakah hubungan antara marketing dan blog?

Kalau kita melihat blog sebagai bisnis, kita tidak menulis sekedar kita suka menulis.

Tapi kita “menjual” konten.

Kita membuat konten yang bagus dan menarik sehingga membuat audiens tertarik untuk membaca.

Audiens ini adalah leads yang nantinya berubah menjadi hot prospect bagi kita melalui iklan, pemasaran afiliasi, layanan (service), atau produk yang kita jual.

Artinya, supaya audiens tertarik untuk mengunjungi dan membaca konten yang kita buat, kita memerlukan strategi.

Strategi inilah yang membedakan antara blog sebagai hobi dan blog sebagai bisnis.

Ketika kita tidak memiliki rencana dan strategi, maka kita hanya sekedar hobi ngeblog, tidak lebih.

Saat kita blogging untuk menghasilkan pendapatan dari sana, kita melakukannya dengan sengaja. Kita memiliki strategi yang jelas yang dipetakan, yang akan membantu kita untuk mencapai tujuan atau target tertentu.

Entrepreneurship atau wirausaha, sangat bisa disematkan kepada pemilik blog yang memang dengan sengaja membuat blognya sebagai sumber usaha atau bisnis.

Pengertian tentang entrepreneurship atau wirausaha menurut Wikipedia adalah sebagai berikut:

Wirausahawan (bahasa Inggris: entrepreneur) adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Wikipedia

Jadi, jika kita tidak ingin ngeblog hanya sebatas hobi dan ingin blog kita menjadi bisnis digital, apa saja yang harus kita lakukan?

Cara menghasilkan uang dari blog

Jika kita memilih blogging sebagai bisnis maka kita harus menghasilkan uang dari bisnis tersebut.

Tidak ada usaha atau bisnis yang tidak menghasilkan profit atau laba, kecuali usaha nirlaba.

Jadi, bagaimana caranya menghasilkan uang dari blog?

Ada 4 cara yaitu:

  1. Iklan atau advertising
  2. Pemasaran afiliasi
  3. Layanan (service)
  4. Produk

Iklan

Blogger bisa bekerja sama dengan Google Adsense untuk menayangkan berbagai macam iklan di halaman blognya.

Pendapatan dari iklan berbanding lurus dengan banyaknya traffic atau pengunjung yang masuk ke blog. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari iklan, harus ada strategi khusus bagaimana caranya agar traffic pengunjung blog selalu tinggi.

Afiliasi

Program afiliasi melibatkan blogger sebagai marketer. Dalam artian, blogger melakukan penawaran dan penjualan produk atau layanan dari pihak lain untuk mendapatkan imbal hasil komisi.

Contoh program afiliasi adalah produk-produk domain dan hosting.

Layanan atau service

Blogger mendapatkan penghasilan dari service atau layanan yang dikerjakannya sendiri misalnya web maintenance, virtual assistant, sosial media kreator, dll.

Produk

Blogger bisa membuat produk-produk digital yang kemudian dijual melalui blog.

Lebih lengkap tentang menghasilkan pendapatan dari blog bisa dibaca di artikel ini: Peluang Pasif Income dari Blog

Memilih audiens blog

Saat memulai blog, banyak orang (biasanya) akan menyarankan untuk memilih niche atau kategori tertentu.

Memilih niche atau kategori tertentu sama saja dengan memilih audiens.

Kita akan membuat konten untuk siapa? Audiens yang bagaimana?

Siapa audiens yang akan kita tolong dengan adanya blog kita ini?

Jika audiens yang kita pilih adalah orang-orang yang tidak berkeberatan mengeluarkan uang untuk mengatasi permasalahan mereka, kemungkinan salah satu sumber penghasilan kita nantinya adalah dari layanan (service) atau produk.

Permasalahan audiens bisa saja mereka ingin belajar bagaimana membuat blog atau bagaimana cara mendesain menggunakan Canva, dll. Ini sekedar contoh saja ya.

Satu hal yang sering menyurutkan niat seseorang untuk memulai blogging adalah dia berpikir bahwa sebelum bisa berbagi atau mengajar orang lain, dia haruslah menjadi seorang ahli.

Padahal tidak demikian.

Kita hanya perlu tahu tentang satu hal yang pembaca kita belum tahu. Kita juga tidak perlu menjadi ahli di semua bidang. Buat apa?

“Bagaimana kalau saya hanya pandai memakai bedak dan lipstick kak?”

Maka buatlah konten blog yang terpusat pada semua hal tentang bedak dan lipstick. Usahakan untuk mempelajari lebih dalam tentang berbagai produk, merk, bahan sehingga apa yang kamu bagikan benar-benar bernilai dan bermanfaat untuk para pembaca dan audiens kamu.

Mengumpulkan audiens

Mengumpulkan audiens untuk blog memerlukan 2 hal yaitu:

  • Membuat konten
  • Promosi konten

Ingat bahwa kita tidak bisa mempunyai bisnis tanpa adanya audiens. Di lain sisi, kita tidak bisa mempunyai audiens tanpa marketing.

Konsep tentang marketing tidak berarti bahwa kita harus selalu beriklan. Marketing berarti bahwa kita dapat menemukan dimana audiens kita berada dan memberitahu mereka bahwa kita mempunyai “nilai” atau value yang sangat bermanfaat untuk mereka.

Mengutip dari Neil Patel, membuat konten yang bagus adalah sebuah pilihan. Untuk meningkatkan peringkat SEO dan mendapatkan banyak traffic, kita harus membuat konten yang bagus, bukan sekedar konten yang biasa-biasa saja. Ingat ya, sudah banyak yang membuat konten-konten biasa tapi jarang ada yang membuat konten-konten superb dan bermutu.

Ingredient atau bahan baku untuk membuat konten yang bagus adalah:

  1. Buat konten asli, no plagiat.
  2. Fokus di headline.
  3. Buat konten yang bisa di aplikasikan dengan mudah.
  4. Bersiap untuk bisa memberikan jawaban apabila ada pertanyaan dari para pembaca.
  5. Akurat dalam menyampaikan laporan dan sumber informasi.
  6. Buat konten yang menarik dan membuat pembaca untuk berpikir.
  7. Tambahkan gambar, infografis atau video.
  8. Konten yang to the point, tidak belibet.
  9. Update konten secara berkala.

Promosi konten bisa dilakukan dengan cara:

  1. Mengirim broadcast email ke subscriber. Cara mudah untuk mendapatkan subscriber blog bisa dibaca di artikel ini: Mudah Mendapat Subscriber Dengan Ebook.
  2. Berinteraksi dengan komunitas. Ikuti komunitas blogger yang menurut kamu berguna dan bermanfaat sebagai wadah untuk belajar dan berjejaring.
  3. Beriklan. Misal dengan Facebook Ads.
  4. Gunakan media sosial, share update konten di sana.
  5. Guest posting.
  6. Mention ke brand atau blogger yang kita beri link.
  7. Repurpose konten. Misal, mengubah artikel menjadi video sehingga kita bisa mendapat audiens yang berbeda.

Digital Marketing With Asus

Tanggal 29 November 2020 lalu, saya mengikuti webinar Asus x IIDN business webinar bersama Mas Riandianu Madi Utomo (Technical PR Asus) dan Bapak Heri Ardin sebagai pemateri.

Webinar ini bertema Digital Marketing With Asus DT/AIO

Asus x IIDN business webinar

Di bawah ini profil pemateri, Bapak Heri Ardin.

Profile Bapak Heri Ardin

Di webinar ini Bapak Heri Ardin berbagi materi tentang Digital Marketing, Content Marketing dan Content Creator.

Poin-poin yang disampaikan antara lain:

  1. Mengapa content creator itu penting.
  2. Memulai content creator.
  3. Digital marketing for SMB (small medium business atau UKM).

Bapak Heri Ardin adalah direktur di Advika.id, digital marketing agency yang berlokasi di Jakarta.

Dengan menggunakan omnichannel, Advika.id bisa berada di halaman 1 Google dengan kata kunci pencarian “omnichannel agency jakarta.”

Berada di halaman 1 Google lah yang membuat Ruang Guru menemukan Pak Heri dan menawari beliau untuk bekerja sama mengampu kelas online di Skill Academy.

Kelas online tersebut berjudul “Strategi integrasi saluran pemasaran dan pelanggan melalui omnichannel.”

Studi kasus tentang betapa pentingnya konten dan SEO adalah saat Pak Heri bekerja untuk salah satu klien korporat yaitu Pegadaian.

Pegadaian ingin mengubah image brand. Dari yang melayani pelanggan menengah ke bawah dan range usia pelanggan yang rata-rata 48 tahun ke atas, menjadi audiens dengan range umur yang lebih muda, menyasar generasi milenial.

Menjawab permintaan Pegadaian, Pak Heri kemudian membuat website dan konten baru untuk Pegadaian yaitu Sahabatpegadaian.com.

Konten dan website sahabatpegadaian.com sengaja dikemas dan ditujukan untuk audiens milenial.

Usaha yang dilakukan pak Heri untuk mengubah brand image melalui sahabatpegadaian.com adalah melalui kreasi konten, memperbaiki SEO serta optimasi konten, dan merapikan SEM (search engine marketing).

Kata kunci yang harus dioptimasi adalah “gadai emas” yang harus berada di halaman 1 Google. Pak Heri berkata, hal ini bisa dicapai di 6 bulan ketiga atau 1.5 tahun setelah sahabatpegadaian.com launching.

Ketika berbicara tentang blogging dan konten, menurut Pak Heri, dari sisi konversi, Google lebih bisa diandalkan daripada channel-channel media sosial lainnya seperti Tiktok dan Instagram.

Channel search engine masih menjadi pilihan terbaik

Dari berbagai sumber, Pak Heri merangkum tentang bagaimana content creation memberikan dampak terhadap bisnis dan komunitas serta berbagai langkah strategis yang memungkinkan untuk di sikapi.

Internetlivestats.com , adalah tim pengembang, peneliti, dan analis internasional dengan tujuan membuat statistik tersedia dalam format yang dinamis dan relevan dengan waktu untuk khalayak luas di seluruh dunia.

Di situs internetlivestats.com ini, kita bisa melihat berapa banyak jumlah pengguna internet di seluruh dunia, jumlah website, jumlah blog post yang di tulis per hari ini, jumlah foto yang di upload di Instagram dan masih banyak lagi.

Pertanyaan Pak Heri, dengan melihat stats angka di internetlivestats.com apakah hal ini merupakan sebuah potensi? Iya, kata beliau ini adalah potensi bahwa dunia digital menjadi pilihan yang sangat rasional. Tidak salah kalau kita terjun ke dunia digital.

Bagaimana dengan kondisi di Indonesia tentang dunia digital?

data jumlah populasi dan penggunaan internet di Indonesia, Januari 2020

Dari data infografis ini, bisa dibilang, pangsa pasar di Indonesia sangat potensial sebagai pasar digital.

Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan potensi tersebut dengan bisnis digital yang kita punya.

Hubungan antara digital marketing dan blog

digital-marketing
digital marketing

Digital marketing dapat memiliki berbagai tujuan, tetapi yang paling umum adalah bagaimana cara meningkatkan lalu lintas (traffic) ke situs web, mendorong dan meningkatkan terjadinya penjualan, memperkuat citra merek (brand), meningkatkan kesadaran merek, membangun hubungan dan kepercayaan dengan audiens, dan menyediakan suatu nilai (value) bagi prospek dan pelanggan.

Bagi sebagian besar marketer, mereka lebih berusaha berkonsentrasi pada channel online karena memang sekarang ini dunia digital semakin banyak diminati oleh para pelaku usaha.

Beberapa alat dan platform utama digital marketing yang adalah:

SEO (Search Engine Optimization)

Content Marketing

Email Marketing

Sosial Media Marketing

Search Engine Marketing (SEM)

Tentang digital marketing bisa dibaca di artikel Mengapa Digital Marketing Penting Untuk Bisnis Freelance.

Ibu multitasking butuh perangkat tangguh

Blogger yang sedari awal menjadikan blog sebagai bisnis, harus melakukan banyak hal dan kegiatan sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Membuat konten, riset kata kunci, infografis, desain, video, repurpose konten, konten untuk media sosial, email marketing, mbenerin tema template dan update plugin, adalah pekerjaan blogger yang harus dilakukan secara berkesinambungan. Tidak bisa dikerjakan sekali langsung jadi.

Itu baru urusan ngeblog aja ya, belum lagi kalau kita ada pekerjaan lain. Aku contohnya. Selain ngeblog juga rangkap tugas sebagai pekerja freelance. Sudah pasti deh kebut-kebutan dengan waktu setiap hari.

Kok ngebut? Gak bisa santai ya?

Enggak. Kalau hari ini tugas-tugas dan pekerjaan tidak selesai, akan menumpuk di hari berikutnya dan di hari berikutnya lagi. Semakin lama, pekerjaan tidak bertambah sedikit tapi malah bertambah banyak.

Aku gak mau selalu tegang dan stress di kejar deadline. Bahaya buat kesehatan.

Selain blog Indri Ariadna dan ProdigitalMom, aku ada satu blog lagi, Uleman Online yang fokus di penjualan online digital invitation.

Untuk membuat berbagai desain invitation, selama ini aku menggunakan Canva Pro. Tapi tetep harus upgrade skill dong supaya desainnya bertambah unik serta menarik supaya bisa meningkatkan harga jual.

Aku sudah ada rencana untuk belajar Adobe After Effect. Tahu sendiri kan, aplikasi Adobe butuh komputer dan perangkat dengan tenaga pacu dan prosesor yang kuat. Beruntung, di tahun 2020 ini Asus mengeluarkan lini produk baru yang sangat kompatibel dengan aplikasi Adobe.

Bahkan, produk ProArt sudah memiliki ISV certificate. Sertifikat ini menyatakan bahwa ProArt Station D940MX bisa menjalankan berbagai aplikasi dan software dari Autodesk dan Adobe dengan sangat lancar.

Ini merupakan kabar yang sangat bagus dan melegakan karena sedikit banyak nantinya aku bergelut juga di dunia desain, utamanya Adobe After Effect.

Dengan adanya jaminan ini, sudah pasti aku gak perlu khawatir saat harus menggunakan apliasi Autodesk atau Adobe menggunakan Asus ProArt.

Tidak khawatir lemot atau hang.

Bisa dibayangkan gak sih kalau kerjaan ngeblog, virtual assistant dan digital invitation dikerjakan bareng di perangkat yang sama? Duh, kalau perangkatnya mempunyai spesifikasi standar, tidak tunggu lama deh, pasti jebol. Gak kuat menahan beban hidup ehhh beban kerja.

Itu mengapa, untuk menunjang pekerjaanku sehari-hari aku butuh gadget dan perangkat yang mumpuni, tangguh dengan spesifikasi yang mantap dan mempunyai teknologi terkini.

tabel-spesifikasi-proart-d940mx

Asus ProArt D940MX ini bakalan cocok banget dengan spesifikasi komputer yang aku dambakan.

Kalian pasti tidak pernah tahu, kalau setiap hari, tab di Chrome komputerku berderet-deret menunggu untuk di buka dan diselesaikan tugasnya. Belum lagi tab di Microsoft Edge.

3 tahun yang lalu, mengerjakan pekerjaan virtual assistant saja sudah membuat laptop yang kupakai hang. Memang sih, saat itu aku pakai laptop seadanya di rumah, laptop standar dengan spesifikasi prosesor Intel core i3.

Dan……sudah dua kali ganti laptop karena hal yang sama, mungkin karena aku membebani perangkat kerjaku secara overload.

Kerugian menggunakan perangkat kerja standar (komputer) yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan membuat pekerjaan tidak selesai-selesai alias molor alias ngaret. Perangkat komputer sering hang dan panas, orangnya juga ikutan hang dikejar deadline haha…gimana dong.

Aku bukan orang yang techy alias melek teknologi banget. Tapi aku ngerti banget, perangkat komputer macam apa yang aku butuhkan untuk menunjang aktivitas kerjaku sehari-hari di dunia digital.

Spesifikasi komputer yang aku butuhkan untuk multitasking

sumber: Asus
  1. Tahan panas. Durasi kerja dari rumah yang ala koboi, lebih dari 10 jam per hari harus di imbangi dengan PC yang tahan panas dan mempunyai sistem cooling (pendingin) yang prima.
  2. Meja kerjaku tidaklah besar, jadi maunya komputer atau PC yang berukuran minimalis saja karena aku memakai layar monitor berukuran 22″. Biarlah yang gede ukuran monitornya saja, PC nya mungil dan slim gak masalah.
  3. Aku juga butuh penyimpanan atau internal storage yang lega. Meskipun bisa menyimpan file di cloud, versi manual alias simpan di HDD komputer sendiri lebih hemat karena tidak usah membayar biaya langganan cloud setiap bulan.
  4. Bisa di upgrade dengan mudah. Siapa tahu kedepannya akan butuh tambahan RAM atau pengen ganti SSD ya kan?
  5. Tidak berisik. Suara berisik yang keluar dari komputer atau PC bikin aku gak tenang. Pasalnya, membuat aku berpikir pasti ada sesuatu yang salah. Entah pemakaian terlalu overload atau ada kerusakan di bagian dalam. Pengennya, bisa bekerja dengan tenang tanpa noise dari komputer.
  6. Pastinya, harus tahan lama. Gak mau dong, baru beli komputer 2 tahun sudah harus ganti hardware? Kan boros. Mending beli device atau perangkat yang lebih mahal tapi lebih durable alias tahan lama dan gak gampang rusak. Worth the money.
  7. Performa kenceng. Karena setiap hari musti multitask. Jadi perangkat yang aku gunakan harus bisa mengimbangi kecepatan kerja dan mampu menjalankan semua software yang aku pakai dengan baik.
spesifikasi-komputer-buat-kerja-1
spesifikasi komputer penunjang kerja di dunia digital

Tentang Asus ProArt

Lini ProArt di rancang khusus dari Asus untuk para content creator. Arsitek, insinyur, video editor, film making, fotografer, game development, pembuat animasi sudah pasti akan cocok dengan produk-produk Asus ProArt.

ASUS menggabungkan inovasi desain dan teknologi terkini (mutakhir) di setiap produk ProArt. Asus tidak hanya membuat produk yang artistik secara visual tetapi juga menyajikan kinerja yang kuat serta pengalaman pengguna (user experience) yang luar biasa.

Setiap produk ProArt sudah melewati berbagai uji ketahanan dan mengantongi sertifikat military grade.

military-grade-1

ProArt menyediakan partner kerja terbaik yang sangat handal dari segi penampilan, kinerja dan daya tahan bagi content creator serta para profesional.

Nilai-nilai utama ProArt yang harus kita tahu

proart core values

Absolute precision: produk-produk ProArt memiliki keistimewaan wide color gamut (warna RGB yang dikembangkan oleh Adobe System yang mampu menyimpan rentang nilai warna yang lebih luas dibandingkan dengan warna sRGB atau Adobe RGB). Teknologi penyesuaian warna ini di ciptakan khusus untuk para content creator supaya bisa menggunakan keistimewaan rentang warna yang luas sesuai imajinasi mereka yang tak terbatas.

Extreme performance: semua produk ProArt di dukung oleh perangkat keras yang sangat bertenaga yang memungkinkan content creator menciptakan konten yang indah dan menakjubkan dengan lebih cepat.

Versatile connectivity: konektivitas serbaguna. Setiap produk Asus ProArt memiliki spesifikasi high speed I/O termasuk di dalamnya Thunderbolt 3, USB C, HDMI dan Wifi 6. Memungkinkan content creator mengkoneksikan semua storage eksternal dengan mudah dan cepat tanpa lemot.

Promised stability: produk Asus ProArt melewati serangkaian tes dan uji coba ketahanan kualitas yang ketat dan kesesuaian lebih daripada produk standar. Hal ini membuat Asus ProArt sangat tahan lama dari segi penggunaan usia produk, stabilitas, dan memiliki kinerja yang handal.

Asus ProArt Station D940MX

Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia, dalam acara peluncuran lini terbaru ASUS ProArt di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia berkata bahwa “Performa komputasi secara keseluruhan sangat dibutuhkan oleh para profesional. Perangkat yang lambat dapat menghambat produktivitas dan mengakibatkan kinerja yang tidak maksimal saat bekerja.”

Senada kan dengan yang aku tuliskan di atas?

Cocok banget kan ya, secara Asus ProArt memang ditujukan untuk mengimbangi produktivitas kerja para profesional.

Poin Plus dan Keunggulan Asus ProArt Station D940MX

poin-plus-proart-d940mx-2

poin-plus-proart-d940mx-1-1

Balik lagi ke spesifikasi komputer yang aku butuhkan untuk menunjang kerjaku yang multitasking di atas, aku menemukan semuanya di Asus ProArt Station D940MX.

Meskipun harganya mahal, tapi menilik spesifikasi dan kualitas yang memang sepadan, pasti worth it dan sesuai banget untuk menunjang pekerjaan sebagai blogger dan virtual assistant.

Lebih cepat pekerjaan selesai dengan menggunakan perangkat kerja yang prima, aku bisa beristirahat lebih cepat juga. Plus, no stress pastinya.

Buat yang mau tahu berapa harga Asus ProArt Station D940MX, di bawah ini informasi harganya.

tabel-harga-asus-proart-D940MX
daftar harga Asus ProArt Station D940MX

Buat para content creator dan pebisnis digital, semakin cepat kita mengerjakan job yang ada, semakin cepat pula kita mendapatkan imbalan kan?

Tidak ada salahnya mencoba perangkat kerja canggih seperti Asus ProArt Station D940MX ini yang bisa membantu job-job dan kerjaan lebih cepat selesai. Kecepatan berbanding lurus dengan pendapatan. Worth it!

Table-Spesifikasi

Referensi:

Asus, https://www.asus.com/id, di akses pada 30 Desember 2020.

IIDN, Business Webinar tanggal 29 November 2020.

Nur Chandra Laksana. 2020. “ASUS boyong 4 lini ProArt generasi terbaru.” https://www.tek.id/tek/asus-boyong-4-lini-proart-generasi-terbaru-b1ZSa9iEX, di akses pada 30 Desember 2020.

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

72 komentar untuk “Asus Proart, Perfect Device For Multitasking Mom”

  1. Muhammad Nur Ardi Handayat

    Mbak Indri harus tanggung jawab nih, aku jadi ngiler sama Asus ProArt Station-nya. Cocok banget buat saya seorang pelajar yang sering multitasking juga: bikin tugas sambil dengerin podcast, hehe.

  2. Jamilatul Istiqomah

    Mommu berpengalaman sekali, kalau jd freelancer seperti punya kantor sendiri ya kak hehe. Aku pingin jd kayak kakak banyak tugas dan dolar di rumah, enaknya itu kita suka dgn pekerjaan kita ya kak. Misal kita kerja di kantor kdang kerjaan posissi tsb gk kita sukai. Tapi aku bayangin gimana ngatur waktunya mommy sambil punya blog 3 dan ngurus rumah. Aku blog 1 gk keurus ada job IG tubrukan aja rumah berantakan pdhal ada yg bantuin momomg si neneknya

  3. Daging bangeeet. Nyesel banget nggak bisa ikutan karena terkendala cuaca mbak. Tapi baca ini, saya sudah mendapatkan banyak ilmu. Btw, syaa juga pakai Asus mbak.hehehe

  4. Selain terkagum-kagum dengan tulisan kak Indri, aku juga terpana dengan Asus ProArt. Bener-bener mengalihkan duniaku deeh….keren banget.
    Tapi aku sungguh salut. Asus selalu melakukan uji terbaiknya sebelum dipasarkan. Sehingga benar-benar menjaga kualitasnya.
    Pantas selalu awet yaa…kak Indri.

  5. Aku penasaran gini lo Mbak Indri sama sampeyan ini, xixixi. Saya mau ngangsu kawruh sama sampeyan ni mbak. hal-hal baru dalam dunia digital yang baru banget saya tahu, dan semuanya itu saya tahunya dari Mbak Indri lo. Jadi gak sabar masuk kelas feb besok

  6. Terima kasih untuk pencerahannya Mbak. Sejauh ini ngeblog masih untuk hobi. Namun, pas dapat job seneng juga sih. Apalagi klo nominalnya lumayan. Lagi pelan-pelan diperbaiki agar semakin menghasilkan.

  7. Kalau melihat harga dan spek yang ditawarkan, memang sih worth banget. Ngebayanginnya aja rasanya bikin makin rajin nulis haha. Kalau saya sekarang mau blogger noob mbak, baru 4 bulan memantapkan diri. Semoga bisa segera menghasilkan

  8. Wah keren sekali ya Mbak Indri ini. Mengelola tiga blog dan masih bekerja buat Upwork. Saya kudu belajar banyak nih dari tulisan-tulisannya Mbak Indri soal dunia freelance. Orang awam sering mikir ngeblog itu cuman nulis doang. Padahaaaal… banyak banget yang harus dipelajari. Hehehe.

    Bdw, kalau kita jual foto ke Canva itu bisa enggak sih?

  9. S aya mau masuk 2 tahun ngeblog mbak, tapi beum bisa menghasilkan. Memang awalnya hobi karena ingin berbagi lewat tulisan, tapi lama2 ada juga keinginan untuk berpenghasilan dari blog, dan sekarang masih berusaha belajar.

    Sebagai ibu yang multitasking memang harus bisa memanfaatkan waktu dengan seefisien mungkin ya, termasuk uarusan per blogan ini, dan sepertinya ASUS ProArt bisa menjadi pilihan tepat untuk memudahkan kerja ibu blogger ini.

  10. Materi bareng Asus nya daging banget mbak. Sekilas saya jadi ikut belajar bagaimana branding dan memasarkan produk tulisan kita. Asus ProArt stasiun nya pun keren bangetttt … jadi kepengen belajar design kalau liat spec komputer yang bening kaya gini.

  11. Aku awalnya nageblog buat tjurhat hahahaha.. mak emak butuh penyaluran ya kan mba… ternyata abis itu ketagihan dan sampe sekarang nyaman ngeblog meski belum sepenuhnya jadi andalan secara financial. Sebenernya pengen banget kayak mba Indri, tapi skill ku belum mumpuni. semoga bisa ya someday kayak dirimu yang cihui banget ini. Dan kerja pke ASUS so pasti nyaman banget dah. Aku aja pake yang seri rendah udah syukaaa. Apalagi dengan seri ini wuaah mantul!

  12. Content writer dengan beragam kesibukan seperti mbak Indri memang sudah selayaknya upgrade perangkat ke ASUS ProArt begini. Biar segalanya makin lancar, kantong pun penuh dengan dollar.

  13. ASUS nih selalu emejiiingg ya Mba
    Spesifikasi produknya bikin mupeng dan terkiwir-kiwir buat segera beli.
    selain itu, tim ASUS juga aktif kasih edukasi kpd para kreator konten.
    SUKA!

  14. Asus ProArt pas banget jadi sahabatnya content creator ya Mbak, bandel buat diajak bikin konten terus dan jago multitask pula, emang bener deh ya perfect device buat working mom. Kereenn

    Btw saya juga udah berkunjung ke Prodigitalmom, Mbak Indri.. wah kerenΒ² blognya ya Mbak .. sukses selalu.

  15. Saya memulai membuat blog dengan niat menyalurkan kesenangan menulis, sekedar untuk hobby. Makin ke sini, baru mikir untuk bisa dapat penghasilan dari blog. Dan benar, emang jadi lebih susah karena banyak artikel yang harus diperbaiki.

    Akhirnya buat lagi satu blog yang dari awal sudah dirancang untuk bisa menghasilkan

  16. Sbg emak2 saya kebayang betapa padatnya aktivitas mba In.. ga salah deh kalau kita mengandalkan piranti yg bantu meringankan task tsb. Kerjaan cepat beres, tidak ada yg kelewat, bisa istirahat dg nyaman karena tidak terburu2 deadline hihi.. Sukses mba In..

  17. Kemarin juga pengin yg ini tapi blm kebeliii. Akhirnya ASUS berapa kemarin yaaa, si adek ikutan kena racun ASUS juga.
    Bener yaa, ASUS ni selalu bikin upgrade teruuuss. Futuristik emang teknologinyaa.

  18. Aku yang hampir 10 th ngeblog dan cuman pengen nulis aja awalnya. Self healing doang sih mba. Baru-baru ini membangun dari enol beneran deh, hijrah ke TLD. Jadi berasa banyak banget ya PR nyaaa. Hahaha. Harus upgrade ASUS juga nih yang lebih support emak buat ngblog asique hehee.

  19. Laptop buat saya pribadi itu perlengkapan utama. Saya 9 tahun pernah bekerja sebagai jurnalis dan sudah terbiasa menulis dengan BB atau android. Namun, ada yang beda feel-nya kalo saya melakukan pekerjaan yang suka ini dengan duduk di depan laptop. Rasanya ide di kepala juga lebih luas, lebih santai, dan tentunya lebih optimal.

  20. Aku awalnya ngeblog cuma buat hoby, terus ngeluarin modal untuk ngurus blog. Baru beberapa tahun terakhir ngeh kalau blog bisa menghasilkan juga.. jadi ini sekarang lagi berjuang.

  21. Wah habis baca tulisan ini saya jadi terinspirasi banget. Saya juga ingin bisa multitasking seperti mbak. Tentunya hal tersebut tidak mudah ya mbak, butuh tekad yang kuat. Semoga nanti saya juga bisa seperti Mbak Indri

  22. Kog bener banget sih mbak, aku merasa tersentil nih. Awalnya ngeblog buat hobi, domain, template ya dimodalin tapi nggak mikir cara balikin uangnya gimana, seneng aja namanya hobi. Trus pas sadar, memulai ulang ya kayak back to zero again, nggak papa sudah daripada nggak sama sekali

  23. Kalau saya udah pernah belajar After Effects setahun lebih. Lumayan banget kalau bisa sampai mahir untuk keahlian animasi ini. Bakal banyak project datang dan menambah portofolio Blog. Btw, header menunya agak menutupi pas baca ya Kak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart
Scroll to Top