Menghasilkan Dolar Lewat Crowdwork

kerja crowdwork
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest

Ini adalah artikel guest post berjudul “Menghasilkan Dollar Lewat Crowdwork dari mba Novri, pemilik blog Diary Novri.

Awal berkenalan dengan crowdwork

Dari sekian banyak ‘genre’ di  freelance remote work, saya masih setia menekuni bidang crowdwork. Bagaimana cara menghasilkan dollar lewat crowdwork? Baca terus artikelnya yaaa

Pekerjaan ini sudah berjalan sekitar 2,5 tahun sejak saya memulainya pertengahan tahun 2018. Udah ngumpulin berapa dolar, Sis?  Ssst.. rahasia donggg…hehehe..

Diawali dari ‘kepo’ , bukan… lebih tepatnya kakak saya yang kepo dengan status whatsapp temannya yang bekerja di Appen. Dia ngebet, supaya saya bisa masuk Appen.

Kenapa bukan kakak saya sendiri yang mencoba? Well, dia nggak pede dengan bahasa  Inggrisnya. Memangnya saya pede? Hehe, nggak juga padahal….

Waktu itu, boro-boro tahu Appen, yang namanya kerja remote seperti apa  saya nggak ada bayangan.

Apalagi  lingkaran pertemanan dengan pekerja freelance waktu itu nol pothol nggak ada kenalan sama sekali. Kemudian saya mencoba browsing tentang Appen lewat websitenya,  Weww…  tambah pening. Ketemu dengan istilah learning machine, artificial intelligent.. Duh Gusti, apa lagi ini..

Perlahan-lahan saya berusaha memahami bagaimana sistem bekerja di Appen. Waktu itu tahunya baru Appen, belum tahu perusahaan lain yang sejenis.

Saya belajar dari membaca artikel-artikel blog dari para freelancer yang berbaik hati membagikan pengalamannya bekerja di Appen. Baru ngeh,  ooh ini to yang namanya bekerja remote? Belakangan baru tahu, bahwa ternyata banyak sekali peluang pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote,  tidak hanya crowdwork.

Pengertian Crowdwork, Crowdworker & Crowdsourcing

Crowdwork

Crowdwork berasal dari dua kata ‘crowd’ dan ‘work’. Secara harfiah, ‘crowd’ artinya kerumunan. Kita sering dengar kata crowded, untuk menyebutkan suatu kondisi yang sangat ramai.

Istilah ‘crowd’ untuk bisnis, dicetuskan pertama kali oleh Jeff Howe, ditahun 2006. ‘Crowd’ diartikan sebagai kumpulan manusia yang menjadi sumber daya  atau berpartisipasi dalam menjalankan proyek tertentu. Artinya meskipun tidak memiliki hubungan apapun dengan perusahaan, tetapi orang-orang ini bisa memberikan andil dalam pengerjaan sebuah proyek.

Konsep crowd sebenarnya tidak hanya digunakan dalam menjalankan proyek, tetapi juga bisa diterapkan di bidang pendanaan yang dikenal dengan istilah crowdfunding. Tapi ini diluar bahasan kita ya. Hanya tambahan saja untuk memperjelas.

Crowdworker

Akhiran ‘er’ pada verb diartikan sebagai ‘orangnya’. Jadi, crowdworker di sini bisa diartikan sebagai tenaga kerja yang berkontribusi mengerjakan sebuah proyek dalam sistem kerja crowdwork.

Crowdsourcing Company

Perusahaan  crowdsourcing adalah perusahaan yang menerapkan sistem crowdwork dalam menjalankan proyek-proyeknya. Kebanyakan mereka  adalah perusahaan berbasis teknologi yang menyiapkan data yang akurat untuk mendukung perusahaan-perusahaan inovatif yang bergerak di bidang artificial intelligent dan machine learning.

Mereka merekrut crowdworker dari berbagai negara dan menyediakan tool atau sistem kerja yang menghubungkan pekerja dengan perusahaan sehingga pekerja bisa bekerja dari rumah masing-masing.

Sampai disini mudah-mudahan teman-teman sudah ada gambaran tentang konsep bekerja secara crowdwork.

Perusahaan Crowdsourcing atau Crowdsourcing Company

Beberapa crowdsourcing company yang legit atau terbukti membayar pekerjanya antara lain:

Supahands

Perusahaan ini berlokasi di Malaysia. Supahands diluncurkan tahun 2014, dengan bidang kerja berfokus pada pengembangan data yang mendorong nilai strategis di perusahaan yang menjadi klien mereka.

Bidang kerjanya meliputi :

  • Image Annotation
  • Data Transcription
  • Tagging and Categorization

Suphands menjalankan proyek-proyek dari klien dengan merekrut agen, yang mereka namakan Supa Agent yang tersebar di berbagai Negara Asia maupun Eropa.

Appen

Appen berpusat di New South Wales, Australia. Sedangkan kantor cabangnya tersebar di beberapa  Negara, yaitu di China, Filipina, Inggris dan Nigeria. Sama halnya dengan Supahands, Appen juga merekrut crowdworker  dari berbagai negara untuk menjalankan proyek-proyeknya, yang disebut contractor.

Lionbridge

Lionbridge didirikan tahun 1996. Perusahaan berlogo kepala singa ini  berpusat di Massachussets, Amerika dan beroperasi di 26 negara. Salah satu cabangnya ada di Navi Mumbai, India.

Jenis pekerjaan yang ada di Lionbridge secara garis besar hampir serupa dengan Appen. Meskipun demikian masing-masing mempunyai karakteristik atau kekhasan sendiri-sendiri.

Clickworker

Ingin mencari proyek micro, coba kunjungi Clickworker. Perusahaan ini membayar independent contractor untuk mengerjakan proyek dari klien mereka. Sesuai nama perusahaannya, mereka menyebut independent contractor yang berkontribusi dengan sebutan ‘clickworkers’.

Sebenarnya nggak hanya 4 itu sih. Masih banyak perusahaan crowdsourcing yang menyediakan proyek-proyek crowdwork.  

Mungkin ada yang bertanya, bagi pemula apa yang harus disiapkan untuk melamar ke perusahaan-perusahaan diatas?

Cara daftar dan apa saja yang harus disiapkan, pernah saya ulas di posting an di blog saya tentang work from home.

Project-project crowdwork, kerjanya ngapain sih ?

Sebagai gambaran, berikut beberapa contoh proyek cowdwork yang pernah saya kerjakan antara lain sebagai berikut:

  • Memilah sentiment pasar terhadap produk atau brand tertentu

Sumber data berasal dari respon customer, atau cuitan customer di media sosial tentang sebuah brand. Perusahaan menyediakan tool untuk memilah, tugas para crowdworker untuk memilah sesuai guideline yang telah diberikan sebelumnya.

  • Memetakan pergerakan pengunjung di sebuah supermarket, untuk mendeteksi lokasi strategis penempatan mesin kasir otomatis. Ternyata untuk menempatkan mesin kasir saja sebuah perusahaan perlu melakukan riset, ya.. Kirain main feeling aja, hehe..

Dari beberapa proyek yang pernah saya kerjakan, proyek ini termasuk yang tingkat kesulitannya tinggi. Bayangin, dari ratusan foto pengunjung , pekerja harus mengidentifikasi mana orang yang sama. Tugas pekerja hanya sampai disitu, selanjutnya data yang sudah diidentifikasi akan diolah oleh ahlinya. Sudah bukan jobdesc para pekerja lagi.

  • Melakukan anotasi gambar sesuai guideline yang diberikan. Untuk apa datanya, entah.. saya juga tidak tahu, hehe…
  • Mencari relevansi antara produk klien dengan produk competitor
  • Melakukan rating atau menilai iklan yang muncul di media sosial
  • Melakukan test untuk mesin pencari pada sebuah aplikasi atau website.
  • Mengirim foto pada kurun waktu tertentu. Biasanya perusahaan meminta minimal 5 foto setiap tahunnya, selama 10 tahun. Lebih lama dan lebih banyak foto yang dikirim, makin banyak fee nya.
  • Mengirim video gerakan tertentu
  • dll

Itu hanya sebagian dari proyek crowdwork yang saya tahu. Masih banyak lagi yang lainnya, dengan beragam tingkat kesulitan dari yang mudah sampai level hokage.

Berapa fee pekerja crowdwork ?

Tidak ada patokan pasti untuk fee pekerja crowdwork. Ada yang ditetapkan per jam, ada juga yang dihitung per tugas (per task). Besarannya juga sangat variatif, biasanya mengikuti tingkat kesulitan dari pekerjaannya.

Selain itu, besaran fee yang diterima juga ditentukan sebanyak apa crowdworker mengalokasikan waktunya untuk menyelesaikan tugasnya. Semakin ‘rajin’ pundi-pundi dollar yang terkumpul bisa semakin banyak.

Sebagai gambaran, pendapatan saya dari crowdwork saat ini sekitar  USD 90-120/bulan. Bukan angka yang fantastis, tapi untuk hitungan stay at home mom dan hanya bekerja 1-2 jam per hari selain weekend, itu jumlah yang lumayan menurut saya.

Bagaimana, apakah tertarik untuk mencoba peruntungan sebagai crowdworker?


NOVRI Y. RISWANDI

Blogger, Freelancer, Craft n DIY Lover.

Email: diarynovri@gmail.com
Akun media sosial:

facebook.com/novriyanti13
twitter @diarynovri
instagram @diarynovri

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan tips menarik tentang kerja freelance dan kerja remote.

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on email
Share on whatsapp

57 komentar untuk “Menghasilkan Dolar Lewat Crowdwork”

  1. Mba Indri, aku coba2 ikut assesmen nya n lulus, terus disuruh submit government ID and payment method
    katanya 1-2 hari d email lg, tp sdh 2 minggu koq belum ada kabar y?

        1. Coba mba Nur langsung kontak mba Novry, beliau yang membuat artikel ini dan sudah terjun di Supa lama. Aku sendiri enggak telaten ngerjain crowdwork hehe

  2. mbak, saya juga daftar tapi kok nggak pernah kepanggil ya? saya cuma dapet microproject tapi ya begitulah, task nya aneh2. bagi tips nya dong mbak gimana bisa dapet task??

  3. Hii mba Novri, aku baru tahu lo mba kalo mba kerja di crowdwork. Mayan banget bisa nambah cuan ngandelin koneksi internet dari rumah. Terus apa ada patokan jam tertentu tiap harinya yang harus stand by?
    Penasaran sama cara kerjanya, susah ngga sih. Bisa jadi info menarik buat emak emak yang pengen nambah pemghasilan dollar.

    1. Hai mbak Fan, ketemu disini kita… Nggak ada patokan jam wajib stand by nya mba, yang penting tugas kelar… kerjanya susah susah gampang, hehe.. asal telaten pahami guideline insyaAllah bisa

  4. Mba akupun Stay athome mom dan tertarik banget mau ngikutin jejak mba jadi crowd worker, apalagi bayarannya dolar ya :). Langkah pertama yang harus dilakukan apa mba? Apakah ada persyaratan khusus ya untuk menjadi crowd worker ini? Jadi sistemnya sistem kontrak per project atau gimana mba?

  5. Aku kayaknya masih belum mudeng nih sama crowrdworker, masih ngambang, mungkin karena aku masih polis alias baru kali ini ketemu kata ini dan membaca informasinya. Next kataknya aku harus cari tahu lagi tentang crowdworker. Makasih mba sudah berbagi informasi.

  6. Mata saya langsung hijau nih baca tulisan dollar. Ini dolar Amerika Serikat. Cring! Hahaha. Tegiur nih. Kalau perolehan USD 90-120 dengan jam kerja 1-2 jam ya lumayan bangetlaaaah. Mau mau mauuu. Belajar dulu ah. Terima kasih sudah berbagi pengetahuan, Mbak Indri.

  7. Selama ini tahu remote working ya eaktu jadi penukis kontej. Karena dikerjakan dari rukah. Suami justru yang oernah remote working as web developer perusahaan US. Ssru sih.. feenya lumayan juga.

  8. Mbak Indri, kenapa ya saya selalu menemukan hal-hal baru kalau buka blognya mbak indri ini. Suka, iyalah! pengin?Buanget! tapi apa daya kekuatanku tidak, eh belum sanggup untuk ngerjakan itu, huhuhu. Kemarin diblog sebelumnya aja saya baru praktek lo mbak, eeeh ini ada lagi yang menggiurkan. Ditunggu ya mbak indri tulisan-tulisan lainnya aplagi yang berhubungan dengan mendaptkan cuan untuk IRT, ASYIIIIK

  9. Saya tahu tentang remote warking ini dari Mbak Novri juga. Udah nyoba dafatar beberapa perusahaan tapi belum ada yang nyantol. Belakangan ini sering dapata email tawaarn dari Appen cuma belum sempat buka-buka lagi. InsyaAllah jadi resolusi tahun depan nih kerja remote crowdwork gini, semoga berhasil kaya Mbak Novri.

  10. Saya tahu tentang remote warking ini dari Mbak Novri juga. Udah nyoba dafatar beberapa perusahaan tapi belum ada yang nyantol. Belakangan ini sering dapata email tawaarn dari Appen cuma belum sempat buka-buka lagi. InsyaAllah jadi resolusi tahun depan nih kerja remote crowdwork gini, semoga berhasil kaya Mbak Novri.

  11. bukan lumayan lagi atuh 90-120 dolar kalau kerjanya cuma diwiken dan cuma 1-2 jam. Terima kasih informasinya Mbak Indri dan Mbak Novri, aku penasaran syarat recruitmentnya apa sih mbak kalau kerja di crowdsourcing begini? Jadi pengen coba daftar ah.

    1. Mba Shafira. Koreksi sedikit yaa.. kerjanya selain weekend, hehehe. Karena jam kerjanya fleksibel biasanya saya ambil off di weekend, karena anak-anak dan suami juga libur tuh.. biar gak uplekan di lappy atau hp hehehe

    2. Hai mba Shafira..
      Kebalik atuh, kerjanya bukan di weekend, tapi selain weekend, hehe. Aliasnya saya atur waktunya di weekday aja supaya weekend gak terlalu khusyuk sama gadget.
      Ngga ada syarat khusus mba, kecuali fluent in English terutama written. Usia diatas 18 Th.
      Sukses buat mba Shafira ya

  12. bukan lumayan lagi atuh 90-120 dolar kalau kerjanya cuma diwiken dan cuma 1-2 jam. Terima kasih informasinya Mbak Indri dan Mbak Novri, aku penasaran syarat recruitmentnya apa sih mbak kalau kerja di crowdsourcing begini? Jadi pengen coba daftar ah.

  13. Menarik sekali nih apa yang ditulis Mba Novri. Masih penasaran dengan detail pekerjaan yang dilakukan, soalnya ga biasa mengerjakan hal itu heheee.. Mau juga ah digging tentang seluk beluk crowdwork yang ditulis di atas. Thanks untuk informasinya ya Mba Novri dan Mba Indri.

  14. Bekerja di rumah jadi kenyataan dan benar-benar menghasilkan saat ini. Tinggal bagaimana kita bisa mengupgrade diri agar mampu melakukan pekerjaan tersebut. Kalau aku, masih berusaha fokus blog dan influencer instagram saja. Bahasa inggris adalah kelemahan yang sebenarnya cukup mematikan potensi. Bekerja di perusahaan asing seperti di crowdwork ini contohnya, harus banget menguasai Bahasa Inggris.

  15. Waah asyik ya, bisa bener-bener kerja di rumah.
    Dulu saya selalu cari info+info beginian, pengin resign dan kerja di rumah aja gitu rencananya. Tapi sekarang sudah lupa rasa penginnya hehe… Sukses ya mbak, thanks for sharing.

  16. wah. ada foto akyuuu..
    thank you mba Indri untuk kesempatan guest post nya.. semoga informasi tentang crowdwork ini bermanfaat untuk pengunjung indriariadna dot com yaa.. sukses selalu

  17. Kenal mba Indri dan kawan-kawannya bikin saya makin tahu banyak tentang peluang kerja untuk freelancer. Setidaknya kalo pun bukan saya yang ambil, bisa saya arahkan ke anak-anak saya. Thnaks for sharing, mba Indri dan mba Novry 🙂

  18. Super duper bahagiaaa kalo mba Indri udah collabs dgn mba Novri.
    Kontennyaa siap2 mendulang cuan buat buibu di rumah wkwkwk
    Semogaaaa amal jariyah, pahala terus mengalirrr yak, karena mba2 udah “buka jalan” dgn berbagi artike kece ini.

    1. Hai mba Ima..
      Sebenarnya bukan bidang IT juga sih, jenis kerjaannya memang untuk kebutuhan pengembangan IT atau AI ( artificial inteligent ) tapi kontribusi yang diberikan sifatnya umum aja, bisa dikerjakan oleh siapa saja meski bukan dari latar belakang IT

  19. Laaahh, kayak kenal tuh yang paling bawah, siapa ya? hahahaa.
    Salut ya sama teman-teman yang menghasilkan dolar, saya baru sekali ngeblog dibayar dolar, setelahnya sering dapat tawaran tapi nggak sreg.

    Btw dengan pendapatan 90-120 dolar sebulan, udah lumayan banget tuh buat ibu bekerja di rumah ya 🙂

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

Free Ebook!

Cara Kerja Upwork Untuk Pemula