Natasha Skin Care Palangkaraya

Terus
terang saja sebagai perempuan, senang2 saja nyalon sana nyalon sini tapi
semakin umur bertambah hampir ke kepala 4, belum juga menemukan skincare yang
cocok buat kulit muka yang lebarnya gak seberapa ini.

Terakhir
kali saya memakai Olay Regenerist Serum dan Moisturizer, untuk kulit saya yang
tipikal berminyak parah, minyaknya semakin bertambah tapi kelembaban kulit
tidak bertambah.

Flek-flek hitam juga tidak bisa menghilang.

Pada
akhirnya, walaupun agak ogah-ogahan manja, saya tidak ada pilihan lain,
daripada ganti-ganti merk skincare, baiklah saya mencoba setia, hehe

review krim natasha
via pexels

Baca juga : 8 Tips Cantik Buat Kamu

Pada
satu hari yang cerah dengan berbekal kartu kredit, saya memantapkan hati pergi
ke Natasha di Jtilik Riwut km 1. Setelah mendaftar dan menunggu, sambil di
ambil poto muka saya yang ancur saya duduk dengan H2C alias harap-harap
cemas. Pasti mehong bokkk apalagi melihat muka saya yang sangat butuh perawatan
seperti ini..

Tiba
saatnya saya di panggil untuk konsultasi dengan dokter, saya masuk dan duduk dengan
manis sambil mendengarkan pak dokter nya berbicara tentang muka saya yang
ternyata sangat berminyak, warna kulit nya tidak merata, banyak komedo dan
sedikit jerawat, flek-flek hitam, pori-pori besar, kusam dan kering walaupun
berminyak. Ya sudah lah saya pasrah saja memang demikian adanya ya kan, untuk
itulah mengapa kita butuh perawatan.

Saya
juga bertanya ke dokter, apakah produk Natasha ini menyebabkan ketergantungan
karena saya pernah baca di internet kok ada yang wajahnya bertambah parah
setelah berhenti pemakaian. Jawaban beliau masuk akal sih, begini nih “Bu, yang
namanya kulit kan butuh vitamin supaya bagus, kalau kemudian kulit masih butuh
vitamin tapi tidak di kasih ya malah hasilnya jelek “ begitu kira-kira
penangkapan saya. Ya bener juga sih, apalagi kulit2 cenderung tua ke kepala 4
seperti saya hahahaha…

Baca juga : Martha Tilaar Salon dan Spa Palangkaraya

Akhinya
pak dokter meresepkan beberapa produk yaitu facial wash, toner, cream pagi,
anti iritasi, tirai/sunblock dan cream malam. Kemudian saya tunggu lagi giliran
di panggil, sambil H2C abis berapa kira2 nya ini.

Setelah
di panggil mbak kasir, saya ke depan untuk membayar, semuanya habis Rp. 420.000
sambil ada mbak2 yang memberi tahu cara penggunaan cream2 nya.

Kata
si mbak nya, cream2 ini masa pemakaian alias habis nya sekitar 2 mingguan,
busyett dah berat di kantong amat ya tiap 2 minggu harus keluar uang Rp.
420.000 ribu aku pikir begitu.

Untunglah
pakai kartu kredit, tinggal gesek, urusan bayar nya mikir belakangan dah…

Tapi
ya begitulah bedanya skincare racikan dokter vs skincare drugstore, lebih
mantap yang racikan dokter, sekitaran seminggu sudah kelihatan lembab kulit
mukaku. Memang tidak memutihkan tapi mencerahkan. Kalau memutihkan malah
berbahaya, sapa tau malah mengandung merkuri ya kan.

Setelah
habis 1 paket itu, aku kembali berselingkuh dengan membeli skincare
drugstore merk LaTulipe. Ada Aha cream dan phyto placenta lotion. Untuk
sunblock nya aku beli skin aqua SPF 30 PA++

Ternyata
tidak ngefek sama sekali di wajah, malah wajahku bertambah hitam dan kusam.
Setelah merengek manja ke suami untuk balik ke Natasha lagi, akhirnya ridho pun
di dapat. Kali ini bawa uang tunai Rp. 400.000

Saat
ke Natasha yang kedua kali, dokternya buka yang pertama kali aku bertemu, kali
ini dokternyaperempuan, masih muda,
cantik, kulitnya alus kayak porselen, haha…

Biasalah
di tanya, mengapa kok sudah lama tidak kontrol bla bla bla… dan seperti biasa
saya juga ngeless untuk mencairkan suasana.

Akhirnya
di tulis lah resep berdasarkan kondisi muka saya saat itu, saya nggak tahu sih,
sama atau beda dengan resep yang pertama. Tapi yang pastinya, sunblock nya
pasti beda, karena yang terakhir ini saat di aplikasikan ke wajah terasa panas,
kayak ada mint nya.

Baca juga : Mau Tampil Perfect ?

Oiya
saya di resepkan facial wash, toner, cream pagi, sunblock, cream malam dengan
total harga Rp. 380.000, tidak sampai 400 ribu mungkin karena tidak pakai anti
iritasi. Anti iritasi dari resep pertama pun juga masih belum pernah saya pakai
sama sekali, lha wong muka saya ini muka badak, di templokin apa saja kayaknya
oke-oke saja hehe.

Cream2
ini bertahan hampir 2 bulan, saya pakai secukupnya saja yang penting rata.
Kalau anak saya bilang, wajah saya sekarang bersih, jerawat gak ada,walaupun
menurut saya sendiri, flek-flek hitam masih saja belum terhapus total dari hari
aku yg paling dalam
,tapi it’s better lah daripada yang dulu.

Saya
sudah order lagi 1 sunblock karena yang kemaren itu sudah habis, harganya Rp.
50.000 saya minta yang SPF nya 15 saja karena gak tahan panas nya kalau pakai
SPF yang lebih tinggi. Tadi barusan order lagi cream malam, tanpa konsultasi,
harganya Rp. 100.000

So far
so good sih, tidak ada keluhan berarti jadi ya saya teruskan saja memakai
skincare Natasha ini.

Kalau
untuk facial atau dermabrasi, dokter nya kok tidak menyarankan ya walaupun
semisal aku mau ambil facial juga bisa saja sih. Kalau aku sih mending pakai
cream2 nya saja dulu apalagi permasalahan wajah aku juga sudah lumayan membaik
tanpa facial. Hemat dikit napa ?? haha

Mungkin
review ini akan berlanjut lagi, who knows.. anyway thanks for reading ya…

krim-krim andalan natasha
krim-krim andalan

review natasha skin care
mata sipit mulut lebar ^^

Share Me!

5 Comments

  1. Clara Sonia
    Agustus 8, 2016 / 7:33 am

    Halo, saya Mrs Clara Sonia, pemberi pinjaman pinjaman swasta yang menawarkan pinjaman pada tingkat bunga hanya 2%. kami menawarkan, pinjaman pribadi, kredit mobil, modal usaha, pinjaman pribadi dll untuk individu dan perusahaan yang dalam kesulitan keuangan di bawah persyaratan pinjaman yang jelas dan dan dimengerti. hubungi kami hari ini melalui email sehingga kami dapat memberikan persyaratan pinjaman dan kondisi: (clarasonia49@gmail.com)

  2. Aldila Putu M.
    Februari 15, 2018 / 3:09 pm

    Sampai sekarang masih pakai natasha kak? Pingin coba tapi takut ketergantungan. Biasanya ga sampai lama cocoknya sama produk2 di klinik.

    • Indri Ariadna
      Februari 15, 2018 / 3:34 pm

      Sekarang nyoba pakai Sensatia, takutnya juga ketergantungan pakai krim dokter. Tapi sekarang jerawatan, gak tau karena stop Natasha atau gak cocok Sensatia 🙂

  3. Fanny Fristhika Nila
    April 22, 2018 / 3:57 am

    Umur mulai 35+ ke atas, memang mulai hati2 pilih skin care. Aku sih skr ini udh cocok ama produk skincare yg bukan resep dokter. Tapi aku juga dibantu ama vitamin kulit yg diminum mba. Jd ada support dari dalam juga utk mencegah aging 😀

    • Indri Ariadna
      April 22, 2018 / 8:22 am

      Wahhh..makanya kulit selalu kinclong mba Fanny nih. Sekarang aku pindah ke lain hati, pakai Erha hehe. Mba Fanny pasti skincare-nya mahal nih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *