FAQ Upwork 101: Pertanyaan Tentang Upwork

FAQ Upwork 101: Pertanyaan Tentang Upwork

Halo freelancers….
Kali ini saya mau share tulisan tentang FAQ (frequently ask and questions) ala-ala Upwork.
Mungkin saja, pertanyaan yang ingin kamu tanyakan ada disini.
 
Saya membuat artikel ini berdasarkan pertanyaan (status) dari grup Upworker di FB, juga ada yang bertanya ke saya via japri.
 
Nah, supaya pertanyaannya tidak berulang, mendingan saya tulis disini agar semua orang yang membutuhkan bisa ikut membaca ya.
 
Langsung saja yaa…
 

FAQ UPWORK 101: PERTANYAAN TENTANG UPWORK

1. Bagusnya submit proposal per-hari itu berapa kali?

Dari pihak Upwork sendiri, sekarang ini memang terkesan membatasi freelancer men-submit proposal dengan cara no free connect alias gak ada support pemberian sembako ehh connect gratis lagi.
 
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, freelancer mendapat connect gratis sebanyak 60 connect per bulan. Yang mulai pertengahan tahun 2019, sudah tidak berlaku lagi.
 
Meskipun tidak ada aturan baku, berapa kali atau berapa banyak freelancer bisa mengirim proposal. Jangan terlalu banyak kirim proposal tanpa analisa job posting terlebih dulu.
Freelancer bisa kok mengirim proposal sebanyak-banyaknya per hari, sepanjang kuat beli connectnya. Ya ndak?
 
Kalau saya pribadi mah ogah bakar-bakar uang dollar terlalu banyak. Prinsip emak2 irit, dengan modal minimal, dapatkan hasil maksimal, sangat saya jaga hehehe…
 
Tapi kak, logikanya kan, semakin banyak submit proposal, semakin banyak kesempatan untuk di interview calon klien. Ya gak sih kak?
 
Hmmm….begini dek, gak juga sih karena Upwork cara berpikirnya mungkin beda sama kamu. Kamu mungkin harus sering baca-baca blognya Upwork deh.
 
Dengan cara membatasi penggunaan connect, Upwork berpikir, dengan mengirim kurang lebih 10 proposal saja tiap bulan, freelancer sudah bisa kok dapat minimal 1  job. Malah, saya baca di salah satu artikel di LinkedIn, banyak juga freelancer di Upwork yang jarang beli connect dan submit proposal. Tapi dapat job juga.
 
Kok bisa kak? Iya bisa, karena seringnya mereka lebih banyak mendapat job via invitation. Freelancer bule sihhh…bukan lokal macam kita.
 
FAQ upwork
 

2. Kalo proposal sudah diterima client & mau hire, selanjutnya apa yg harus saya lakukan?

Ini pertanyaannya agak rancu ya.
Setiap proposal yang kita kirim ke klien memang pada prinsipnya sudah masuk ke inbox-nya dia. Alias sudah ada di atas mejanya dia. Tinggal si klien ini mau gak buka dan baca proposal yang kita kirim. Atau mungkin malah, proposal yang kita kirim langsung dimasukkan ke kotak sampah? Who knows?
 
Kita tahunya hanya ada 2 kemungkinan. Tidak ada tanggapan apa-apa setelah kirim proposal, Atau klien mengundang kita untuk interview.
 
Sudah sampai tahap interview pun, status kita masih belum jelas kok. Karena masih ada tahapan lagi si klien mau memutuskan untuk meng-hire freelancer yang mana.
Atau malah memutuskan untuk tidak meng-hire siapa pun.
 
Kecuali, setelah interview klien mengirimkan penawaran atau offer, kita sudah selangkah mau menang. Istilahnya tinggal kita mau gak menerima S&K kontrak job yang ditawarkan oleh klien.
Kalau kita memang setuju dengan isi offer atau kontrak, tinggal accept dan job sudah ada di tangan.
 
Lalu harus ngapain lagi? Ya di kerjakan dong bambang job-nya….
Jangan hanya dilihatin doang kontraknya. Mau dapat duit kagak sih?
 

3. Kalo proposal sudah diterima, misal waktunya gak pas, apa bisa kita cancel?

Ini juga gak jelas ya pertanyaannya.
Maksudnya proposal sudah diterima klien?
Waktunya gak pas? Waktu apa ya?
Apakah waktu untuk interview? Atau waktu untuk menyelesaikan job? Atau waktu untuk memulai job?
Yang di cancel apa? Kontrak?
Atau mungkin, klien mengirimkan offer dan kita mau menolak begitu?
Bisa beda-beda persepsi ya kalau orang membaca pertanyaan seperti ini.
 
Saran saya, perbaiki cara komunikasi dan berbahasa kita ya.
Memakai bahasa ibu sendiri saja, masih membuat orang lain bingung untuk mengartikan apalagi kalau kita menggunakan bahasa asing. Udah pasti, lebih ruwet deh. Yakin, si klien mau menginterview atau meng-hire freelancer yang tata bahasanya gajebo?
 

4. Apakah bisa lihat contoh proposal yang sudah kakak buat?

Bisa, syarat dan ketentuan berlaku. Karena proposal yang saya buat bukan untuk konsumsi umum.
 

5. Pada saat verifikasi identitas melalui video call dengan agen Upwork, apa saja yang ditanyakan saat video call nya

Pada saat saya dulu melakukan verifikasi identitas, hanya di tanya 3 pertanyaan saja. Yang ternyata sekarang saya sudah lupa apa saja tuh pertanyaannya hahaha…
Tapi seingat saya mudah kok, enggak harus pakai jawaban panjang dan teori-teori alam semesta. Paling jawabannya hanya sekalimat udah cukup.
Kapan hari ada yang bilang, kalau cuman di tanya sekarang lagi ngerjain kontrak apa. Kliennya siapa.
 
Ada juga yang ditanya nama lengkapnya dan sekarang kliennya siapa. Ada juga yang ditanya alamat sesuai KTP dan klien terakhir siapa.
Jadi gak usah ketakutan mau ditanya macam-macam, karena ini sekedar pertanyaan verifikasi, bukan english lesson.
 

6. Kalau status proposal dari ‘active’, terus kemudian jadi ”archived” atau job is clossed, tapi saat saya liat job detail kalau client belum hire & invites sent, apakah kemungkinan proposal saya akan di offers? Soalnya beliau bilang nanti di kabarin saat di messages.

Kalau proposal sudah archived  atau terarsip secara otomatis, berarti job tersebut sudah expired atau kadaluwarsa. Sudah lewat batas waktu untuk ditampilkan di feed Upwork atau di mesin pencari job Upwork.

Bisa jadi, saat job tersebut expired, klien belum memutuskan untuk meng-hire freelancer. Bahkan sering juga, klien belum memutuskan untuk masuk ke tahap interview. Jadi, tidak usah terlalu berharap, kamu akan menerima offer atau kontrak. Just, move on.

Saat klien bilang nanti akan dikabari via message, itu hanya pemanis buatan biar kamu ndak terlalu kecewa.

7. Aku udah submit 40 an proposal tapi kok ga dapat notice buat interview atau yg lainnya

Berapapun banyaknya proposal yang disubmit, gak jaminan akan sebanyak itu juga interview yang akan kita terima. Makanya saya sering bilang, jangan semua job di kirimi proposal. Pilih yang paling sesuai dengan skill, ratenya sesuai, hire ratenya tinggi, spent amount-nya gede, juga yang gak kalah penting, klien belum mulai masuk ke tahap interview. Bonus kalau yang masukin proposal masih sedikit.

Karena bukan banyaknya proposal yang dikirim yang akan mendapat tanggapan interview tapi seberapa cerdas kita memilih job, meramu pitching dan menawarkan CTA (call to action) agar klien mau untuk setidaknya meng-interview kita.

8. Saya biasanya kalo submit proposal, selalu saya kasih URL profile LinkedIn di akhir proposal. Kalo seperti ini, kira2 boleh ga ya? Dan apakah aman buat akun saya?

Lalu gunanya apa Upwork kasih tempat buat kita naruh/nulis profile overview? Juga ada tempat buat kita naruh portfolio.

Kalau submit proposal sih biasanya portfolio tambahan saya attached (bentuk PDF) dan bukan berupa link. Karena logikanya, profile overview sudah ada, portfolio di halaman depan akun Upwork kita juga sudah ada.

9. Kak mau tanya nih gimana cara improve skill bahasa inggris dan apakah harus ahli banget atau hanya sekedar bisa bahasa inggrisnya?

Cara improve bahasa Inggris banyak banget. Dengan melatih pendengaran via berita dalam bahasa inggris semacam BBC. Atau dengerin lagu-lagu berbahasa Inggris. Ikut dan join conversation talk di grup FB Upwork tiap Rabu malam. Melatih kosa kata dengan cara banyak membaca artikel, blog atau novel dalam bahasa Inggris. Melihat dan mendengarkan percakapan di youtube dll. Mau kursus bahasa Inggris? Silahkan juga.

Apakah harus ahli banget? Kalau untuk menunjang penghasilan sebagai freelancer, why not? Kalau hanya sekedar cari kerja entry level yang penting bisa dapat dollar, yaa gak harus ahli banget. Tapi, konsekuensinya, saingan atau kompetitornya akan semakin banyak dari lokal Indonesia sendiri maupun dari tetangga-tetangga Asia. Dipastikan, level bahasa Inggris kita masih kalah jauh dengan orang Pinoy dan Thailand deh.

Mungkin nanti ada tambahan lagi tapi sementara ini dulu lah ya. Atau ada yang mau ditanyakan via komen, silahkan boleh juga.

Yang mau ikutan program zoom online bareng (free atau premium) bisa cek link-nya disini: PROGRAM

 
 

Indri

Virtual Assistant at Upwork | Blogger | Penulis Buku

Tinggalkan Balasan