Tips & Cara Gajian Dollar Dari Upwork, Kerja Dari Rumah

Artikel ini sudah di update per tanggal 30 Juni 2020.

Beberapa kali saya share di timeline FB tentang job dari Upwork yang saya terima. Pamer? Riya? Iya sih kayaknya hohoho…enggak, becanda, just kidding. Cuman ingin teman-teman tahu kalau bekerja freelance dari rumah itu mungkin dan sangat bisa di lakukan. Kalau tidak percaya, baca sampai selesai tips & cara gajian dollar dari Upwork.

Tentang Upwork

Upwork, formerly Elance-oDesk, is a global freelancing platform where businesses or individuals connect to conduct business. In 2015, Elance-oDesk was rebranded as Upwork. It is based in Santa Clara and San Francisco, California. The full name is Upwork Global Inc. Sumber : Wikipedia

Upwork mem-branding perusahaannya sebagai “the remote work leader for over 20 years.

Skala dan cakupan Upwork bukanlah freelance marketplace lokal semacam Sribulancer dan Projects.co.id tapi mencakup internasional freelance marketplace.

Kalau kamu registrasi dan di terima menjadi salah satu freelancer di Upwork, berarti keahlianmu di akui secara global bin internasional. Bangga? Harus….

Apakah Upwork cocok untuk freelancer pemula?

Level skill atau keahlian freelancer yang ada di Upwork terbagi menjadi 3 kategori level yaitu Entry level, Intermediate level dan Expert level. Apakah platform Upwork cocok untuk freelancer pemula?

Saya akan jawab, yes it is. Karena freelancer pemula bisa masuk ke kategori entry level. Meskipun, pasti akan lebih banyak kompetitornya dibandingkan dengan expert level.

Bagaimana cara atau sistem kerja Upwork?

Upwork ibarat kata adalah pasar, tempat orang jual beli jasa secara digital.

Klien adalah pembeli, dan freelancer adalah mangga. Ehh kok…mangga kak? Biar gampang aja ilustrasinya.

Pemilahan freelancer berdasarkan keahlian spesial.

Di bawah ini ilustrasi tentang mangga yang pernah saya share di grup FB Upworker Indonesia:

Semakin kesini, Upwork semakin ketat menyeleksi calon-calon freelancer yang ingin bergabung di pasarnya. Salah satu cara Upwork menyortir dan memilah freelancer adalah melalui specialized skill.

Freelancer dengan kemampuan atau skill general, silakan longok lagi ke atas semakin dituntut untuk lebih menspesialisasikan kemampuannya. Ibarat kata, antara dokter umum dan dokter spesialis, sekarang ini Upwork lebih memilih dokter-dokter spesialis daripada dokter umum.

Sistem bidding job berbayar

Upwork mulai memberlakukan sistem bidding berbayar di bulan Juli 2019. Kalau sebelum bulan/tahun tersebut freelancer yang free member masih menerima 60 connect (semacam token) per bulan untuk bidding job (melamar job) secara gratis. Setelah Juli 2019, tidak ada perbedaan antara free member dan freelancer plus. Semua freelancer harus membeli connects untuk bidding atau propose atau melamar job yang dia kehendaki.

Kok, semakin memberatkan freelancer ya?

Dari satu sisi, iya. Bisa jadi karena ada banyak freelancer yang curhat di berbagai media tentang hal ini. Bukan hanya freelancer lokal macam kita tapi juga freelancer global.

Tapi kalau dilihat dari sisi yang lain, ada beberapa kemungkinan mengapa Upwork menerapkan peraturan baru seperti ini. Ini sih opini saya pribadi ya.

  1. Supaya freelancer lebih selektif dan fokus propose job hanya di job posting yang sesuai dengan specialized skill dia. Ambil contoh saya aja deh. Dulu waktu masih dapat connect gratis, ga ada tuh pikiran “ah, sayang kalau connect-nya habis.” Pokoknya selama masih ada connect, hajar aja ga peduli itu nanti proposal bisa gol atau tidak.
  2. Secara tidak langsung, membantu klien untuk menerima “hanya” proposal yang sesuai dengan kriteria dan budget yang dia miliki. Mungkin klien akan menerima lebih sedikit proposal, tapi memang hanya benar-benar proposal yang qualified saja. Sehingga bisa mempercepat proses seleksi dan penerimaan job antar klien dan freelancer.
  3. Meskipun banyak freelancer yang mengeluhkan sistem bidding berbayar ini, sepertinya ada juga banyak freelancer yang tidak terpengaruh. Karena mereka tidak harus propose job dengan membeli connect tapi mereka menerima invitation dari klien. Tahu sendiri kan, invitation dari klien tidak akan menggunakan atau mengurangi saldo connect yang kita punyai.
  4. Secara halus Upwork menyortir antara freelancer yang benar-benar capable (yang menerima job via invitation), freelancer yang mau keluar modal dan freelancer yang tidak qualified. Kok? Freelancer yang benar-benar capable pastinya akan terus dipertahankan oleh Upwork karena mereka adalah juga sumber pendapatan komisi terbesar Upwork.
  5. Freelancer yang mau keluar modal untuk bidding, ada di grey area, antara mereka capable atau belum terbukti capable. Yeah,,, sepanjang mereka mau membeli connect, why not?
  6. Lalu yang terakhir, freelancer yang tidak qualified. Yang mungkin selama 3 bulan pertama tidak berhasil mendapatkan job, akunnya pasti akan langsung di suspend dan tidak bisa digunakan lagi. Buat apa mempertahankan freelancer yang tidak qualified, bikin penuh database aja kan. Make sense ehh??
how to get approved on upwork 1
Klik image dan tonton video

Sistem fee/komisi berjenjang

Upwork menarik fee atau komisi dari freelancer secara berjenjang.

Untuk total perolehan pendapatan per klien sampai dengan $500.00, komisi yang dipotong dari freelancer sebesar 20%

$500.01 sampai dengan $10.000.oo, komisi yang dipotong adalah 10%

Lebih dari $10.000.o1 potongan komisi sebesar 5%

Upwork fee

Sistem direct kontrak

Upwork juga membuka kesempatan bila ada freelancer yang mendapatkan klien di luar platform-nya. Upwork menyediakan rekening bersama sebagai sistem pembayaran dan juga sebagai mediator sengketa (bila mungkin terjadi di kemudian hari). Dengan fasilitas yang disediakan ini, Upwork menarik komisi sebesar 3.4% dari pendapatan freelancer.

Job-job yang ada di Upwork

Mungkin teman-teman yang belum bergabung di Upwork penasaran, ada job apa saja sih di Upwork. Kira-kira sesuai tidak dengan kemampuan dan skill-ku ya? Mau registrasi ke Upwork tapi masih bingung, apa iya bisa menjual service/skill di sana?

Ini nih saya kasih sedikit bocoran.

Kategori job di Upwork

Yang paling banyak kategori jobnya ternyata design & creative dan juga web developer.

Bagaimana?

Ada yang sesuai dengan skill dan kemampuanmu di sini?

Selain kemampuan dan keahlian spesial (specialized skill), freelancer juga dituntut untuk bisa membuat cover letter atau proposal dengan baik. Tujuannya hanya satu, biar dapat job hahaha….

Tidak ada yang penasaran ya, kok bisa masuk ke Upwork kak?

Yahhh….apalagi yang menjadi alasan selain membangun rumah itu butuh uang ? Hehehehe….

Sudah sejak tahun 2015 saya mendaftar sebagai freelancer di Upwork. Biasa….gara-gara kepepet butuh pendapatan lebih hahaha…

Di tambah juga, data internet yang berlimpah ruah sejak bulan Juli lalu, karena pasang wifi. Sayang kalau tidak di manfaatkan untuk mencari rejeki tambahan. Masak iya mau nonton drama korea non-stop? :))

Pas daftar di Upwork yaa sekedar daftar biasa aja, meskipun sambil ngarep banget juga bisa dapat job dari sana.

Tapi apa daya, setelah akun di approved, screening job-job yang ada, bikin nyali runtuh dan gak berani propose job. Why?

Kayaknya susah-susah semua pekerjaannya, gak ada yang sesuai dengan keahlian dan skill saya, pikir saya saat itu sih.

Setelah propose beberapa job dan gak ada tanggapan dari klien, Upwork saya tinggalkan begitu saja. Back to reality, mungkin saya belum cocok pegang uang dolar.

Tahun 2017  sekitaran bulan Mei-Juni, saya kembali melongok ke akun Upwork yang mangkrak sejak tahun lalu. Dengan lebih teliti saya scroll pelan-pelan job-job yang di tawarkan yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang saya punya. Well, ternyata searching job juga butuh kesabaran dan cara tertentu. Biar semua job yang tampil bisa sesuai dengan skill yang kita punya.

Dan yesss, akhirnya ada 1-2 job yang saya pikir bisa lah saya kerjakan. Meskipun nominalnya kecil.

Emang mengerjakan apa kak? Mencari kontak email, bahasa kerennya membuat database list building.

Pecah telor pertama di Upwork :

Kontrak pertama

Kontrak pertama yang saya dapat adalah mencari 1000 kontak email kemudian di lanjutkan dengan mengirim ke – 1000 email tersebut penawaran atau offering.

Harganya ? Fixed rate $ 5.00 untuk semua pekerjaan tersebut. Bukan $500.00 bukan $50.00 tapi beneran $5.00

Kok murah banget kak? Mungkin klien-nya kere kali ye…

Iya, saya juga gak kepikiran, yang saya pikirkan saat itu cuma, gimana caranya dapat job pertama di Upwork.

Hal-hal gak masuk akal kayak gini saya embat juga hahahah…

Pada akhirnya, setelah dapat 100 kontak email dan saya juga sudah mengirim email ke -100 database tersebut, saya menolak kontrak tersebut.

Capek bokkkk, biarlah gak dapat bayaran gapapa…buat pelajaran, jangan sembarangan ambil dan terima job.

Kontrak yang kedua

Saya masih juga oon bin bloon. Waktu itu ada yang butuh jasa untuk mengecek PPC (pay per click) keywords dan advertising landing page dia.

Dengan pede saya kasih harga $ 7 fixed rate, karena dia bilang hanya sekitar 20 halaman saja aja task-nya.

Ahh, palingan sehari dua hari juga selesai kalau cuma 20 data atau 20 lembar, pikir saya begitu.

Si klien ini juga sempat bertanya loh, ini $7 per jam atau bagaimana rate kamu ? Saya bilang $ 7 itu fixed rate sampai pekerjaan selesai.

Pada akhirnya, saya butuh hingga 2 minggu untuk menyelesaikan job ini. Lha gimana enggak ?

Memang sih hanya 20 halaman data, tapi tiap data terdiri dari ratusan hingga ribuan halaman yang harus saya copas satu-satu. Rasanya mau jedotin muka ke tembok abis itu nyiaram muka pakai kopi panas wkwkwk…

Beruntungnya, saat itu saya juga menerima job yang lain, yang lebih masuk akal ^^ jadi tidak terlalu stress-stress amat.

Setelah kejedot di 2 job itu, saya sudah bisa berpikir lebih jernih dalam melamar atau memilih job. Harusnya saya menghindari job yang model fixed rate begini kalau enggak tahu benar detail dan jumlah (berapa banyak) pekerjaannya. Maka dari itu, saya lebih memilih mencari job yang rate-nya per jam.

Sampai sekarang ini saya sudah mendapat 3 kontrak job yang rate-nya per jam. Yang 1 job sudah mau selesai, tinggal finishing, yang 1 job masih on going dan 1 job lagi baru akan mulai. Dari Thailand, Australia dan Amerika.

Pendapatan sudah berapa ? Pendapatan bersih setelah di potong fee Upwork, bayar membership , dari bulan Agustus kerja sampai bulan September (pertengahan) 2017 ini sudah dapat $350-an.

Mayan sih buat ibu rumah tangga kayak saya ^^

Setelah saya share beberapa update di FB, ada seorang teman FB yang tertarik juga untuk daftar di Upwork, tapi ternyata enggak dapat approval dari Upwork alias di tolak.

Saya juga baru tau kalau pakai approval segala, karena tahun kemarin pas saya daftar kayaknya enggak ada deh. Begitu registrasi, langsung oke saja. Atau memang pas kebetulan aja syarat2 registrasi sudah saya penuhi semua, kurang tahu juga. Pokoknya, langsung di terima aja gitu.

Registrasi dia enggak bisa di approve karena satu dan lain hal. Dan setelah dia mengirim screenshots profile review-nya, saya baru tahu….yahh pantesan aja di reject Upwork.

tips gajian dolar
cara supaya registrasi di terima Upwork

Pro tips supaya registrasi di approve Upwork

1. Bahasa

Untuk bisa submit dan mendapat job di Upwork, syarat yang harus di penuhi adalah bisa dan mengerti bahasa Inggris. Tidak keren-keren banget alias gak perlu expert level bahasa inggris-nya tidak apa-apa, saya juga conversational aja kok.

Yang penting jangan sampai copydari google translate lalu langsung di paste ke aplikasi registrasi.

“Tapi Indri, aku gak bisa bahasa inggris…gimana dong ?”

Yaaa,,, bagaimana yaaa…..harus belajar dulu, mau bagaimana lagi ? Senjata utama enggak ada, enggak bisa menyerang dong… No pain no gain.

Seperti mau belanja tapi gak ada alat pembayarannya. Kira-kira bagaimana?

2. Pitch/cover letter/proposal

Sejak pertama kali mencari job di Upwork, ada kali saya kirim 200 lamaran. Yang sayangnya, dari 200 tersebut, tidak ada yang tertarik untuk meng-interview saya.

Padahal interview bisa jadi tanda bahwa 80% job sudah akan kita terima.

Bayangkan, betapa susahnya hanya untuk mendapat 1 job saja dari 200 lamaran.

Buat kamu yang masih kirim 10 proposal dan belum dapat job, halo apa kabar? Lebih parah saya dong….^^

Pantang menyerah, saya melihat-lihat lagi pitching/lamaran yang sudah saya kirim dan yang ternyata, kalau saya ada di posisi klien juga tidak akan tertarik untuk meng-hire freelancer macam saya saat itu.

Kok …. ?

Iya, pitching saya sama sekali tidak menarik. Tidak ada contoh (portfolio) atau sample pekerjaan yang saya sertakan, tidak ada juga CTA (call to action) ajakan supaya mereka mau bertanya sesuatu atau mau meng-interview saya.

Pokoknya flat….datar…..tidak menarik…tidak profesional. Tidak heran kalau 2 bulan saya tidak mendapat job sama sekali.

So, kita harus membuat pitching yang menarik hati klien.

Menarik dalam arti, bisa memberikan alternatif solusi untuk problem yang dia hadapi sekarang.

Contoh : seorang klien mencari virtual assistant yang bisa membantu dia untuk research, list building, terima telpon, follow up email dll.

Si klien ini mempunyai problem. Bukan karena klien ini tidak bisa mengerjakan semuanya sendiri, biasanya si klien tidak mempunyai waktu yang cukup.

Jadi dia mencari virtual assistant agar dia bisa fokus ke bisnisnya dan bukan ke administrasi bisnisnya. Biasanya begitu.

Nah, problem ada, tinggal bagaimana cara kita akan membantu dia. Alias bagaimana cara dan step by step kita membantu meringankan atau menghilangkan problemnya.

Biasanya klien akan tertarik dengan pitching yang di sertai “cara bagaimana freelancer akan melakukan pekerjaan tersebut.”

Contoh di atas, kamu bisa mengirimkan portfolio saat kamu bekerja dengan klien sebelumnya yang meng-hired kamu sebagai virtual assistant juga. Nilai plus karena kamu sudah mempunyai pengalaman kan?

Sertakan juga step by step bagaimana kamu akan mengerjakan research (waktu yang di butuhkan, tools yang di pakai, dll).

Penjelasan secara logis seperti ini akan membuat klien bisa “berhitung” tentang waktu vs fee yang harus di bayarkan.

Jangan mengirim proposal atau pitching yang biasa bin general.

Contohnya : Hai klien, saya sangat tertarik dengan job yang kamu tawarkan. Saya bisa mengerjakannya. Tolong hire saya.

Maaf, tapi pitching proposal seperti itu sangatlah tidak cerdas dan cenderung goblok. Prosentase untuk di interview klien ? 0.0000000%. Buang-buang connect pula. Don’t show, tell.

3. Skill

Lihat lagi kategori job di atas ☝

Di Upwork, banyak sekali job yang membutuhkan bermacam-macam skill macam data entry, virtual assistant, translator, research, desain grafis, proof reading, content article, SEO, lead gen, customer service, dll. Banyak…..sekali.

Dan semua job-job tersebut selalu update loh, kalau kamu perhatikan, dalam 1 jam ada sekitar 2-20 job baru yang di tambahkan.

Kesempatan untuk mengirim proposal banyak, tapi jangan lupa juga untuk menyesuaikan dengan skill yang kamu punya.

Jangan sampai, yang di butuhkan adalah website developer, tapi proposal kamu berbicara tentang customer sevice. Kan jadinya jaka sembung makan permen. Ga nyambung mennnn……

Juga, hati-hati untuk mempergunakan connects/token, karena setiap bulan kita hanya mendapat 60 connects (free member).

Update per Juli 2019, free member sekarang tidak di berikan connect gratis lagi.

Walaupun keanggotaan-nya free tapi kalau ingin propose job harus beli connect dulu.

Menurut saya, Upwork maunya kita lebih selektif dalam memilih dan propose job.

4. Profile

freelance job at upwork

Buat yang penasaran bentuk profile saya di Upwork kayak gimana, silakan search dengan nama saya diatas ya. Pasti ketemu

Overview profile ibarat pintu masuk. Sebagai freelancer, kita perlu membuat pintu masuk yang bersih, lapang dan menyenangkan supaya tamu mau masuk ke rumah kita.

Profile bisa kita isi dengan latar belakang pekerjaan dan skill apa saja yang kita punya. Juga portfolio pekerjaan-pekerjaan yang pernah kita kerjakan sebelumnya harus di masukkan ke profile juga. Supaya lebih meyakinkan calon klien untuk meng-hire kita.

Bingung bagaimana cara membuat profile overview yang menarik?

Saran saya, steal + improvised aja hehe…kadang-kadang jalan pintas itu lebih baik daripada kesasar.

Juga, supaya lebih nendang, buat sebuah video tentang kamu, skill dan pengalaman kerja. Di Upwork bisa embed video atau link ke youtube channel kamu.

5. Rate card

Bukan hanya blogger yang harus pasang rate card, freelancer juga dong. Penting ini mah….

Hati-hati dalam memasang harga rate kita di profile. Saya juga awalnya tidak tahu sih, skill saya ini di hargai berapa per jam nya.

Cara supaya tahu rata-rata harga freelancer bagaimana ? Kita bisa masuk ke “search” box, explore semua freelancer yang mempunyai skill yang mirip/hampir sama/sama dan bandingkan dengan skill kita.

Normalnya sih, freelancer yang sudah mempunyai jam terbang tinggi, pasti akan memasang harga/rate yang lebih mahal daripada freelancer pemula. Itu wajar dan normal banget sih.

Jangan sampai, kita yang masih pemula, malah memasang harga yang sama dengan mereka. Tau diri dikit lah ya (maaf) ^^
Bukannya enggak boleh, boleh-boleh aja kalau di dukung portfolio dan pengalaman kerja yang memadai.

Yang menyedihkan, seringkali, banyak freelancer yang langsung ingin mendapat bayaran besar dan kemudian pasang harga atau rate setinggi-tingginya. Padahal skill dan pengalaman (portfolio) tidak mendukung.

Percayalah, sampai lebaran kuda gak akan ada yang tertarik meng-hire kita kalau modelnya begini.

6. Connects

Saat kita terdaftar sebagai freelancer di Upwork, kita mendapat “token”  atau istilah di Upwork “connects“.
Connects ini berjumlah 60 pcs untuk free member dan 70 pcs untuk paid member.

Update 22-5-2020. Per Juli 2019, free member sudah tidak mendapat connect gratis lagi.

Setiap kali kita melamar job, membutuhkan sedikitnya 2 connects (update 22-5-2020 rata-rata connect yang dibutuhkan untuk propose job adalah 4-6 connects).

Jadi rata-rata dalam sebulan kita bisa melamar 30 job. So, pergunakan connects ini dengan baik-baik dalam melamar job.

7. Screening Job

job screening
screening job

Kalau saya melamar job, seringnya memilih job yang pelamarnya masih sedikit, sekitar 10-15 pelamar maksimal.

Karena menurut saya, kalau pelamarnya sudah mencapai 50 orang bahkan lebih, susah bagi kita untuk mendapat kesempatan karena terlalu banyak saingan.

Meskipun, job yang pelamarnya lebih sedikit, tanggungan job-nya lebih sulit/susah tapi asalkan sesuai dengan rate yang di sepakati, tidak masalah kan ??

Semoga artikel ini bermanfaat ya. Kalau ada yang mau di tanyakan, silahkan tulis saja di kolom komen.

Terima kasih buat yang sudah mau share dan berbagi artikel ini.

FREE DOWNLOAD

opt-in-side-hustle-guide-to-upwork
Klik image ini dan download GRATIS Checklist

About the author

Indriyas W
Link Building Specialist, VA dan Blogger. Earning USD 10K+ di Upwork.
Dari kota Semarang ke Kota Palangkaraya. Hobi menulis, baking, baca novel dan jadi mommy cats.
Hubungi Indri via sosial media di bawah ini.

180 pemikiran pada “Tips & Cara Gajian Dollar Dari Upwork, Kerja Dari Rumah”

  1. hi, Mba Indri. Pembahasannya mencerahkan banget. oya, mba, untuk sistem pembayaran sendiri di Upwork bagaimana kah? bisa dengan local bank?

    thank in advance

    sukses selaluuuu

    Balas
  2. “Your profile is being reviewed. It must be approved before you can submit a proposal”. klo ini harus nunggu berapa lama biar profile nya diapprove, mbak?.

    Balas
  3. Izin bertanya kak indri, apakah diupwork bisa menggunakan akun bank yang bukan atas nama kita. Misalnya pakai akun bank atas nama orang tua?

    Balas
  4. Halo kak Indri. Terimakasih banyak karena tulisan kak Indri telah membantu saya berpikir, pokoknya sangat informatif sekali, salut banget! Saya masih ingin tanya satu hal kak, sebagai freelancer yang kerja di Upwork, kewajiban membayar PPh itu bagaimana ya jadinya?

    Terimakasih.

    Balas
  5. Wahhh website baguss banget, keren banget bisa bikin web kayak gini… Lengkap banget dari artikel, landing page, shopping, dsb. Komplit abis..

    Wahhh soal upwork ini pernah dengar desas-desusnya terkait bisa menghasilkan dollar, cuma masih belum cobaaa.. Solanya saya masih bingung gimana caranya konvert dollar ke rupiah.. huhu

    Balas
  6. Wahhh website baguss banget, keren banget bisa bikin web kayak gini… Lengkap banget dari artikel, landing page, shopping, dsb. Komplit abis..

    Wahhh soal upwork ini pernah dengar desas-desusnya terkait bisa menghasilkan dollar, cuma masih belum cobaaa.. Solanya saya masih bingung gimana caranya konvert dollar ke rupiah.. huhu

    Balas
  7. Mas kalau sana dah invite interview terus saya dah masukin lanjut active proposal itu untuk kontrak pekerjaan atau masuk tahap kerja itu kita harus nunggu ada kontrak dari sana? Atau dari kita yg mengajukan kontrak ke sana mas?

    Balas
  8. Artikel nya sangat mudah di cerna bagi pemula,,,,hanya saja bahasa inggris saya masih jauh dari kata sempurna,,,,,,belajar bahasa inggris dulu apa yah,,,,baru tengok lagi akun up work nya 😀 😀

    Balas
  9. Ijin bertanya, untuk Metode Pembayaran di akun saya tulisan “GET PAID” nya disabled, apakah bisa digunakan untuk transaksi misalnya menerima pembayaran dari klien? Terima kasih

    Balas
  10. Selamat pagi Mbak,
    Client sudah kirim kontrak, terus nyaman zoom , dia bilang masih mencari kandidat yg pas Saat zoom tsb, Bisakah Si klien end contract sebelum mulai kerja, Dan berpengaruh kah langsung dg akun saya? Kbtulan ini pecah telor saya mbak, Cuma nyendat nyendat proses nya ?

    Balas
    • Halo Merry,
      Bukannya kalau sudah kirim kontrak berarti sudah deal, kenapa client masih cari kandidat lain?
      Bisa aja sih si client end contract seperti freelancer juga bisa end contract.
      Kalau belum sama sekali dikerjain kemungkinan besar gak pengaruh di JSS.

      Balas
  11. Hi Mbak Indri,

    Salam kenal ya. Saya juga pejuang Upwork nih. 2 tahun yang lalu join Upwork karena menurut saya lebih guaranteed dan valuable dibanding dengan freelancer.com. Hanya mau sharing aja, pas awal-awal register di Upwork, aplikasi saya sempat di-reject Upwork sampai 3 kali. Saya bingung, kenapa susah banget sih joinnya gak seperti freelancer.com yang registrasi terus done. Masih bingung juga salahnya apa, atau ada yang kurang isi atau gimana. Pas di cek gak ada sih, tapi kalau gak salah ada form tentang sertifikasi gitu. Saya iseng aja pakai sertifikat bahasa Inggris yang saya dapat dari Duolingo + update portfolio (lebih ke self-project dan company job saya sih). Setelah submit, gak sampai 24 jam ternyata akun saya di approved! Senangnya bukan main. Dan memang, saya akui Upwork lebih well-organized daripada Freelancer.com (yang bahkan kita gak tau apakah si employer itu scammer atau bukan. haha).

    Setelahnya, langsung dapat free connects 10/20 connects gitu. Saya gunakan dengan hati-hati. Tapi tetap aja, udah apply sesuai specialization (sebagai customer service), tetap gak ada yang nyangkut. Melayang deh free connects saya. Hiks. Akhirnya, saya gak terlalu berharap dapat job di Upwork. Saya lebih konsen sama main job saya yang waktu itu jadi CS di sebuah website company.

    Setelah 2 tahun lebih akun Upwork saya tinggal, dikarena tuntutan biaya hidup akhirnya saya re-login lagi ke Upwork dan ternyata akun saya masih active. Sekarang, karena ada dana lebih jadi lebih sering isi connects setiap bulannya. Tapi tetap aja, belum ada yang nyangkut. Dari puluhan aplikasi, 1 pun belum ada yang pecah telor. Mohon doakan ya, Mbak, semoga saya bisa segera dapat first job saya di Upwork. Aamiin.

    Terima kasih!!!

    Balas
  12. Alo Kak, saya baru aja register upwork tapi ditolak, lalu saya perbaiki profile juga ditolak lagi… gimana cara agar bisa diterima ya Kak ? Mohon petunjuknya Kak 🙂

    Balas
    • Kalau registrasi, pastikan profile value sudah 100%, pemakaian grammar benar, semua form di isi, skill jangan yang generik ya usahakan special pakai telor skillnya 🙂

      Balas
  13. Mbak mau nnya dong saya dapat pkrjaan dri luar tpi pkek app upwork, nah jdi ada 2 pkerjaan yg 1 bisa yg satu lgi gak bisa invite saya knpa ya? Dan profile saya masih aja ditolak di upwork?

    Balas
  14. Halo mba izin bertanya, untuk newbie bagaimana cara kita membuat proposal ya? atau ada alternatif agar tetap dilirik client? mohon pencerahannya. Thanks

    Balas
    • Cara membuat proposal ada di blognya Upwork. Di artikel saya disini ada juga contohnya. Alternatif lain agar di lirik klien, bahasa inggris native,JSS 100%, pendapatan lebih dari $10K dan portfolio yang cetar.

      Balas
  15. Halo ka, kalau untuk Pelajar SMA seperti saya ini gak bisa selling service ya kak? soalnya education profilenya harus di level university… mohon tips nya kak

    Balas
  16. Salam kenal mbak Indri 🙂 Tanya nih, saya udah bikin profile seperti biasa. Lalu kan ada tawaran utk ‘Create a specialized profile’. Itu apakah memang lebih manjur utk dilirik sama calon klien atau gimana mbak? Terima kasih 😉

    Balas
    • Halo Fifi, specialized profile bisa diisi 2 macam skill. Menurut saya iya, lebih manjur karena pastinya klien mencari freelancer juga berdasarkan kata kunci atau spesialisasi tertentu sesuai job yang dia open.

      Balas
      • Terima kasih balasannya mbak.. Btw kalo sekiranya mau ngadain webinar lagi ttg Upwork, saya minat banget mbak. Serius. Saya telat tau info ttg free webinarnya, dan gedeg juga sama orang2 yg dikasih gratisan malah ngelunjak 🙁 Tetap semangat ya mbak 🙂

        Balas
  17. Mba indri terimakasih sudah berbagi. Ijin bertanya mba, untuk profil di upwork apakah harus menggunakan biodata asli? Apakah boleh menggunakan nama samaran? Saya juga berminat ebook nya mbak indri. Terimakasih Mbak

    Balas
    • Semua data dan identitas yang digunakan harus asli karena nanti berhubungan dengan verifikasi data (KTP, rekening bank, dll). Karena Upwork bukan pasar webtoon, hindari menggunakan nama samaran. Ebook bisa diperoleh dengan cara subscribe di form sidebar ya.

      Balas
  18. Bu.. apabila pekerjaan sudah selesai & client sudah membayar, tp client tidak juga mengklik
    “end contract”, klo kita sebagai freelancer yang mengklik “end contract” apakah ada dampak negatifnya?

    Terimakasih ?

    Balas
      • Sudah hampir sebulan tapi client belum end contract pdhl sudah selesai & sudah dibayar, tp client seperti ga aktif. Klo dari kita yang nge end contract nya apa ga akan knp2?

        Balas
        • Kalau saya baca dari blognya Upwork sih gak bakalan kenapa kenapa. Tapi banyak juga freelancer yg menyarankan supaya dibiarkan saja. Kalau pendapat saya pribadi, ditutup sendiri gapapa.

          Balas
  19. Bu, kontrak kerja sudah selesai, dan sudah ada bacaan “paid mount” dan “pending” di reports nya, kira2 untuk bisa available nya brp lama yah?

    Balas
    • Kalau ada bacaan “This contract is not yet eligible for feedbackYou will be able to leave feedback after the contract has been active for 30 days.” Itu gmn ya? Apa harus nunggu 30 hari dulu?

      Balas
  20. Shalom Bu Indri! artikelnya sungguh memberkati!

    Bu, sy mau tanya kl withdraws money dri upwork, ibu biasa lewat bank transfer atau paypal?

    Kl lewat bank Transfer kena fee lagi tdk? Dan rate yang di convert oleh upwork gimana bu apakah dgn rateny yang skrng?

    (Soalnya kalau pakai paypal itu rate dollar ke rupiahnya parah bgt potongnya.)

    GBU!

    Balas
    • Shalom Phoebe,
      Saya seringnya withdraw langsung ke BCA. Ada potongan 25.000 dari BCA nya. Kalau rate, tergantung kurs pada saat dana masuk ke bank BCA nya, jadi kurang lebih sama sih dengan kurs terakhir yang di estimasikan di Upwork.

      Balas
      • Thank you untk jawabanya bu!

        Brt kura yg di upwork dgn kurs yg di BCA mirip bgt ya bu? (Kalau paypal Perbedaan bisa smpai 4-5%)

        Balas
  21. mbak , boleh tanya, saya newbie di upwork, apakah jika nanti akun saya sudah terverifikasi dan sudah bisa terima job , utk saat ini tidak ada lagi connect free ya ? seandainya jika saya tidak beli connect dan memilih menunggu dengan harapan diinvite client,kira2 berapa % peluang diinvite oleh client (katakanlah freelancer yg capable misalkan), intinya dari sisi freelancer bebas fee ? dalam hal ini
    terima kasih ..

    Balas
    • Kalau baru registrasi dan di approved, dapat modal 20 connect. Setelah connect habis, gak dapat free connect lagi. Tentang peluang invitation, pertanyaan yang bagus, tapi sayangnya saya masih belum ada data jadi tidak bisa jawab.
      Saran saya,kalau mau hemat (tidak terlalu banyak beli connect), cari klien di luar Upwork, kemudian buat kontraknya di Upwork via direct contract.

      Balas
    • ndak, dari tahun 2016 sampai sekarang. kalau per bulan segitu gak bisa di kerjain sendiri tuh,harus buka agency hehe

      Balas
  22. Hai kak, Gue barusan dapat job pertama di upwork, client udah hubungi saya terkait kerjaan yang harus saya buat tapi setelah itu saya bingung gmana cara upload file kerjaanya, mohon infonya dong kak, Terimakasih

    Balas
  23. wah ternyata ada info mengenai Upwork. Terimakasih infonya mbak. saya pernah daftar dan di tolak terus sekitar 2017, baru setelah desember 2019 diterima, saya kira ga bakalan di terima lho, bagus juga sih alasanya upwork untuk membalance kan pekerja lepas dan pemberi kerja agar peluang pekerjaan lebih besar buat pencari kerja. sementara ini saya pakai freelancer. banyak scam sih. semoga dengan upwork lebih aman. terimakasih ulasanya mbak

    Balas

Tinggalkan komentar

Item added to cart.
0 items - Rp0.00