Broken Link dan Pengaruhnya Terhadap SEO

broken link dan seo

 

Hai teman-teman,

Apa kabar? Masih setia ngeblog? ^^

Beberapa waktu lalu, ada teman-teman yang bertanya di FB Grup Berani Ngeblog, tentang cara mengecek broken link. Ehh bukan, cara mengeceknya sudah bisa, tapi cara me-replace atau memperbaiki link yang rusak yang masih bingung katanya.

Artikel menarik : 9 Tips Merawat Blog

Mungkin ada juga teman-teman yang lain yang belum terlalu paham tentang broken link, juga pengaruh broken link terhadap SEO, semoga artikel ini bisa memberi sedikit pencerahan hehe.

Oke, mulai dari definisi atau arti dari broken link dulu ya..

Apakah broken link itu?

Broken link adalah suatu link yang ada/terdapat di suatu halaman website atau blog, yang tidak lagi berfungsi.

Mungkin banyak dari teman-teman yang sering jengkel ya karena broken link yang ada di blog sampai ratusan dan bikin mata juling.

Broken link terjadi karena beberapa sebab, yang sebagian besar sebab tersebut adalah karena kelalaian kita sebagai pemilik blog.

Penyebab, mengapa bisa terjadi broken link :

  • Pemilik blog tidak memasukkan URL link dengan benar.

Contoh :

Link tujuan seharusnya menuju ke artikel ini : https://www.indriariadna.com/2017/09/tips-dapat-dollar-dari-upwork.html

Tapi karena typo atau copy paste yang kurang tepat, misalnya, URL link menuju ke : https://www.indriariadna.com/2017/09/tips-dapat-dari-upwork.html

Coba deh kalian cek, kalau di blog saya, ini yang keluar di layar “SORRY, WE CAN’T FIND THAT PAGE!”

Link atau halaman artikel yang di tuju tidak ada. Itu karena saya memasukkan link atau alamat URL yang salah.

  • URL link tujuan terhapus (sengaja atau tidak sengaja) oleh pemilik blog. Biasanya terjadi saat sedang mengedit artikel dan atau mengedit permalink.

  • URL link benar-benar di hapus untuk selamanya.

  • Pengguna atau pengunjung blog menggunakan software tertentu yang memblokir URL tujuan.

  • Pemilik blog sengaja menyembunyikan URL link.

Ternyata ada banyak ya penyebab terjadinya broken link.

Menurut pengalaman saya nih, broken link muncul karena saya mengedit artikel dan permalink yang sudah pernah tayang atau publish. Padahal artikel dengan permalink lama yang sudah tayang tersebut, sudah saya tautkan ke beberapa artikel lainnya. Dan…karena lupa, artikel mana saja yang ada tautan permalink lama, jadinya broken link deh. Hahah

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara mengetahui dan mengecek broken link?

Tergantung dari platform blog yang kalian pakai, cara mengetahui dan mengecek broken link bisa menggunakan beberapa cara. Ada juga beberapa ekstension Chrome yang bisa di instal dan di pasang di bar.

1. Platform WordPress

Kalau kalian menggunakan platform wordpress, bisa langsung install plugin Broken Link Checker. Saya pakai plugin ini karena sangat memudahkan untuk mengecek broken link yang muncul.

Jadi sewaktu-waktu ada terdeteksi broken link, saya mendapat notifikasi via wp-admin dan email, seperti di bawah ini

 

broken-link

 

Jadi, tidak harus menggunakan aplikasi online untuk mengecek broken link. Juga, broken link yang muncul bisa terdeteksi satu-satu (karena otomatis) dan tidak langsung ratusan seperti saat menggunakan aplikasi broken link checker (manual).

2. Platform Blogspot

Kalau kamu menggunakan platform blogspot, harus mengecek secara manual. Mungkin ada coding tertentu, saya kurang tahu ya. Karena dulu waktu masih memakai platform blogspot, saya mengeceknya manual.

Sering kan, kita lupa sudah berapa lama gak cek broken link, begitu kita masukkan alamat blog, tau-tau langsung muncul ratusan broken link. Bikin sebel..

Untuk mengecek broken link secara manual dan menggunakan aplikasi online, kamu bisa menggunakan aplikasi di bawah ini :

Broken Link Check

Dead Link Checker

Small SEO Tools

Dan masih banyak lagi aplikasi lainnya. Gratis.

3. Pengguna Chrome

Buat pengguna Google Chrome, kalian bisa instal ekstension “Check My Links”.

Begitu ekstension ini di pasang, akan secara otomatis mendeteksi link-link mana saja yang aktid fan tidak. Contoh di bawah ini :

check-my-links

check-my-links

Cara menggunakan aplikasi online broken link checker :

1. Buka https://www.brokenlinkcheck.com/

cara-mengecek-broken-link

2. Masukkan alamat URL blog

3. Masukkan security code, klik find broken link

4. Hasil pengecekan broken link keluar

broken-link-check

Beruntung, tidak banyak broken link yang ada di blog saya 🙂

Lalu kalau broken linknya sudah terdeteksi dan di temukan, harus bagaimana dan apa yang harus di lakukan?

Kalau memang terdeteksi ada terdapat broken link, untuk memperbaikinya, segera ganti URL yang rusak/mati dengan URL tujuan/artikel yang masih aktif.

Memangnya, apakah menjadi satu keharusan kita harus mengganti URL yang broken? Kalau kamu peduli dengan SEO, ya, kamu harus mengganti dan memperbaiki broken link.

Apakah ada hubungan antara broken link SEO ?

Ada dude…

seo-factors-rank

 

Saya suka membaca blog Leanne karena dia banyak membahas berbagai hal yang berhubungan dengan SEO dengan cara yang sederhana dan gak rumit.

Apakah blogger harus belajar dan mengetahui tentang SEO ?

Menurut saya sih harus. Entah kalau Mas Anang 🙂

Secara sederhana, SEO (search engine optimization) adalah cara-cara yang kita lakukan untuk mengoptimasi blog atau website yang kita punya supaya bisa nangkring cantik di halaman utama Google.

Apakah berada di halaman pertama Google ada manfaatnya?

Buuuuanyak manfaatnya, kalau artikel dari blogmu bisa berada di halaman pertama pencarian mesin pencari, katakanlah Google, salah satu manfaat buat kamu adalah masuknya traffic pengunjung secara organik ke blog dan artikelmu.

Ingat, traffic berbanding lurus dengan penghasilan dari blog ^^

SEO = search engine optimization, menurut Leanne, mempunyai 4 pilar yang bisa di optimasi yang terdiri dari Content, Authority, Technical dan Experience. Untuk lebih jelasnya kamu bisa baca artikelnya langsung di sini : SEO Made Simple

Apakah broken link mempengaruhi SEO?

Yes, broken link akan mempengaruhi SEO secara teknikal.

Kalau kamu lihat dari bagan SEO Leanne di atas, technical SEO berhubungan dengan internal link (makanya saya sering banget memperingatkan teman-teman blogger untuk menambahkan internal link yang cukup di setiap artikel), indeksing, crawl (perayapan) dan broken link.

Secara teknikal, broken link akan sangat mempengaruhi SEO.

Contoh : ada seseorang yang mengetikkan dan mencari keyword (kata kunci) tertentu dan muncullah salah satu artikelmu di halaman Google. Kemudian orang ini mengklik tautan yang menuju ke salah satu artikelmu dan….BANG…404— sorry we can’t open that page — atau bahasa-bahasa broken link lainnya yang muncul.

Kira-kira apa yang akan di lakukan orang ini ? Yesss kamu betul, langsung kabur ke tautan lain yang tautannya gak broken.

Artikel menarik : 5 Cara Menjadi Blogger Sukses

Pastinya, kamu akan rugi dong, pengunjung sudah mengarahkan tautan ke artikel blog kamu tapi kemudian langsung kabur. Tidak ada waktu membaca artikel yang kamu buat. Bounce rate tinggi.

Sedangkan, mesin pencari melihat link dan tautan sebagai tanda berkualitas tidaknya suatu website atau blog. Nah kalau si om robot ini mebaca perilaku pengunjung blogmu yang klik lalu lari tanpa melakukan apa-apa (tidak ada interaksi) di blog atau artikelmu, Google bisa memberikan penilaian bahwa artikel dan blogmu itu kurang atau tidak berkualitas.

Sampai sini paham ya…?

 

broken link dans eo

 

Link dari luar yang menuju ke blog atau artikelmu dan juga internal link, bisa sangat mempengaruhi peringkat websitemu di hasil mesin pencari. Oleh karena hal ini, penting untuk selalu mengecek dan mengupdate broken link di blog secara berkala.

Membersihkan broken link bisa memperbaiki konteks blog, meningkatkan pengalaman pengguna, dan membuat konten di dalam blogmu lebih mudah untuk di cari dan ditemukan oleh pengunjung blog dan juga mesin pencari. Penting banget ya ternyata….

Kesimpulan :

Sebagai blogger, penting supaya blog tetap uptodate. Salah satunya, mengecek broken link secara berkala. Bila memang terdapat broken link, segera ganti dengan link-link artikel yang masih aktif.

Broken link sangat berpengaruh terhadap SEO, berpengaruh terhadap traffic blog, dan berpengaruh terhadap kredibilitas blog di mata Google.

Banyak cara untuk mengecek broken link, tinggl pilih mana yang cocok, menggunakan aplikasi online untuk mengecek broken link, install plugin di WordPress atau memasang ekstension di Chrome bar.

Ada pertanyaan ? Silahkan langsung cuzz di kolom komen ya ^^

Saya akan berterima kasih kalau kalian mau membagikan artikel ini 🙂

xoxo

Share Me!

8 Comments

  1. Mei 2, 2019 / 9:55 pm

    thankyou so much infonya kak! jujur aku banyak broken link di blogku. dan baru ngeh ternyata ngaruh ke SEO. semoga aku gak malas memperbaiki broken link ku yaah :”)

    • indriariadna
      Penulis
      Mei 2, 2019 / 11:18 pm

      Fighting broken link !!

  2. Mei 7, 2019 / 4:56 am

    Broken link saya ada 3 ribuan lebih dari G+ yang sudah RIP. Itupun sudah dibantu hapus sekitar 1500an oleh teman yang buka jasa penghapusan broken link. Parah banget ya blog ku…😂

    • indriariadna
      Penulis
      Mei 7, 2019 / 7:12 am

      loh lha kok banyak buangeet sampe ribuan…wow banget

  3. Mei 7, 2019 / 9:55 am

    Saya jupa pake plugin Broken Link Checker, mba. So far sangat membantuku karena langsung masuk notifikasi ke email. Selanjutnya tinggal melakukan aksi “unlink” misalnya.

    • indriariadna
      Penulis
      Mei 7, 2019 / 9:57 am

      yupp betul sekali mbak, gak perlu susah payah replace link

  4. Mei 16, 2019 / 10:37 am

    Alhamdulillah ga ada broken link di blog setelah saya cek di Broken Link Check dan Small SEO Tools. Thanks dah diingatkan, Signora Indri.

    • indriariadna
      Penulis
      Mei 16, 2019 / 10:38 am

      hehehe sama-sama pakde Hadi 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *