Tidak Lolos Upwork ? 5 Perusahaan Marketplace Outsource Ini Bisa Kamu Coba

Hai teman-teman, apa kabar ? Sudah agak lama tidak update blog karena keteteran dengan pekerjaan freelance di Upwork. Puji syukur pada Tuhan.

Bekerja dengan orang-orang dari luar negeri (baca = bule) yang saya dapat dari kontrak Upwork memang benar-benar bermanfaat…. banget.
Selain uang, banyak pelajaran, aplikasi dan informasi yang benar-benar fresh yang tidak saya dapatkan dari tempat lain.

freelance-marketplace

 

Seneng banget kerja di Upwork, bisa di kerjakan di rumah, bisa juga di sambi nonton drama korea dan ngopi beberapa kali hehe.

Sedari bulan September tahun 2017 kemarin sampai dengan awal bulan Januari 2018 ini saya sudah menghasilkan sekitar USD 1.700,- an
Kalau di kurs rupiah sekitar Rp. 21 juta-an (1 $ = 12.700)

Buat saya pribadi, mayan banget ya karena ini benar-benar kerja dari rumah. Beberapa klien yang saya pegang ganti-ganti terus sih (namanya aja kontrak), ada 1 yang ibarat kata langganan karena dari klien ini saja saya dapat 7 kontrak. Meskipun kontraknya sudah selesai sekarang ini. Perusahaan digital agency dari Australia, Digital Rhinos. Klien dari Australia ini adalah klien perusahaan pertama saya, sebelumnya saya dapat job kontrak dari perorangan.

Artikel menarik : Perbedaan Kontrak Fixed Rate vs Hourly Rate Upwork

Dari Digital Rhinos saya belajar banyak tentang guest posting dan outreach, juga mencari database prospect blogger/websites. Saya juga belajar tentang Buzzstream dari Digital Rhinos. Enaknya lagi, karena menggunakan akun dia. Akun berbayar yang pastinya mehong harga langganan per bulannya.

Ebook The Ultimate Guide of Upwork

Pengalaman bekerja dari Digital Rhinos benar-benar bisa di banggakan karena kontraknya banyak, file job-nya bisa di jadikan portfolio untuk melamar job-job yang lain.

Yang namanya perusahaan, apalagi dari Australia, urusan gaji per jam dia gak pernah nawar. Saya minta per jam $ 8 ayokkk lalu saya naik ke $ 10 per jam juga ayok saja, gak protes. Dari Digital Rhinos ini saya sudah menghasilkan lebih dari $ 500,-

Nah, kebijaksanaan dari Upwork, dari penghasilan yang di terima freelancer, akan di potong 20% sebagai fee/komisi Upwork. Tapi, kalau kita sudah menghasilkan $ 500 atau lebih dari 1 atau lebih klien, potongan fee bukan 20% tapi hanya 10% saja. Good kan ?

Dulu pernah ada yang komentar di salah satu postingan saya tentang Upwork. Beliau berkata, fee-nya Upwork kegedean, 20% dari yang di terima freelancer, katanya.
Kalau saya pribadi, 20% itu wajar kok, karena kita menggunakan jasa Upwork untuk menghasilkan $$$, masa iya kita mau serakah 100% di makan sendiri. Lha memangnya Upwork gak butuh bayar pegawai apa ? Just for your information, gaji karyawannya Upwork itu per jam-nya $ 55
Itu setara dengan Rp. 600.000-an per jam kalau di rupiahkan. Tapi mereka profesional, membantu para freelancer dan klien yang kesulitan.
Saya saja, berulangkali chat dengan agen-agen/karyawan Upwork ini, dan memang mereka membantu banget untuk semua info yang saya butuhkan.

Apalagi, kebijakan fee Upwork ini berjenjang, tidak flat sebesar 20%. Seperti yang saya katakan di atas, apabila kita sudah menghasilkan $500, fee hanya akan di potong 10% dan kalau saya tidak salah (sudah lama bacanya), bila sudah sampai $1000 per klien, hanya akan di potong 5% saja untuk fee.

Artikel menarik : Tips Dapat Dolar dari Upwork

Oke lanjut…………..klien yang baru saja saya pegang job-nya mulai bulan Desembar kemarin adalah perusahaan startup dari Amerika, Squadhelp. Sudah tahu rate saya $ 10 per jam, ehhh di tawar $ 6 per jam dengan alasan kontraknya jangka panjang, sekitaran 6 bulan. Deal-nya di $ 8 per jam.

Dari Squadhelp, saya banyak belajar tentang perusahaan startup dan menginspirasi saya untuk membuat artikel ini.

Saya akui dan saya bersyukur, selain mengumpulkan pundi-pundi $$$ dari Upwork, saya juga bertambah pengalaman dan pembelajaran, banyak banget, dari perusahaan-perusahaan yang meng-hire saya.

perusahaan outsource selain upwork

 

Saya juga baru tau, baru tau, kalau kita bisa menggunakan VPN tanpa harus memasukkan user name password asalkan kita menggunakan Opera. VPN-nya bisa ganti-ganti lokasi (UK, Amerika, dll)  tinggal klak klik doang. VPN ini membantu banget saat saya harus mengisi contact form secara online. Karena kalau menggunakan Chrome atau Browser, akan ketahuan banget kalau IP address saya berasal dari indonesia. Padahal saya mengirim email atau mengisi contact form atas nama klien yang beralamat di Amerika. Maka jadilah saya memakai Opera yang free VPN. Ini keunggulan Opera di bandingkan yang lain.

Juga, dari Opera, kita bisa menggunakan snapshoot (Chrome juga ada ^^ ), WA dan messenger langsung dari desktop. Itulah beberapa kelebihan Opera di banding Chrome, Mozilla atau Browser menurut saya. Nah kalau kalian pakai apa ?

Dari beberapa artikel yang saya tulis tentang Upwork, ternyata banyak juga teman-teman yang merespon dengan mengirim email, messenger, WA dan juga komen di postingan artikel tersebut. Terimakasih banyak atas apresiasinya. Semoga semua jawaban yang sudah saya berikan bisa membantu teman-teman semua ^^

Dari beberapa teman-teman tersebut, ada yang sudah di approve Upwork dan ada juga yang tidak bisa lolos. Entah kenapa sepertinya saat ini Upwork semakin selektif memilih freelancer. Mungkin untuk meningkatkan mutu freelancer juga. Semakin baik mutu para freelancer, tentunya akan semakin banyak klien yang menggunakan jasa Upwork. Ini menurut saya sih ^^

Nah, untuk teman-teman yang tidak bisa lolos di Upwork, jangan menyerah dan jangan berkecil hati. Tempatnya freelancer online dan marketplace outsource bukan hanya di Upwork. Ada beberapa perusahaan startup lain yang juga menghubungkan dan menjembatani antara freelancer dan pemberi kerja. Kerennya, marketplace outsourcing.

Artikel menarik : Hati-hati Scam di Freelancer.com

Ada 5 marketplace yang saya infokan di sini. Ada beberapa yang sudah saya coba registrasi seperti Fiverr dan 99designs. Tapi belum menghasilkan $$$ jadi jangan di tanya hasilnya berapa haha….

Coba langsung aja deh, nanti teman-teman kasih tau saya, yang berhasil lolos masuk ke 5 marketplace ini ^^

1. Toptal

Kalau warna warni desktop Upwork banyak ijo-ijonya, di Toptal ini warna site-nya perpaduan biru-hijau.

Toptal is an exclusive network of the top freelance software developers, designers, and finance experts in the world. Top companies rely on Toptal freelancers for their most important projects.

Lalu, saya coba klik tombol “apply as freelancer” saya harus mengisi formulir nama, email, skype dll. dan harus memilih apakah saya freelancer developer, designer atau financial expert.

Karena skill saya tidak ada di kategori ketiga-tiganya, maka saya cancel hahaha….
Menurut saya, Toptal memang segmentasinya khusus untuk freelancer yang ahli atau expert di 3 bidang tadi. Kalau teman-teman ada keahlian sebagai developer, designer dan financial expert, bisa banget nih apply sebagai freelancer di sini.

Beberapa perusahaan besar yang outsource freelancer di Toptal diantaranya : Airbnb, Zendesk, JP Morgan, Designkitchen, Axel springer, Fusionlab.

2. Hidden Founders

Hidden Founders is a group of developers, product hackers, and startup enthusiasts, who build your Tech Product on a bootstrap-friendly payment plan

Secara garis besar, hidden founder ini menyediakan ahli-ahli di bidang developer, product hacker dan juga para startup pemula. Silahkan cuzz langsung ke website-nya.

3. 99designs 

Teman-teman bisa memilih beberapa kategori di antara nya : logo & identity, web & app design, business & advertising, clothing & merchandise, art & illustration, packaging & label, book & magazine.

99designs ini cocok banget buat teman-teman yang hobi gambar pakai Corel atau Photoshop. Nah, sebelum bisa mulai kerja, harus register dulu ya. Setelah register, konfirmasi email kemudian kita dapat link profile. Contohnya link profil saya ini.

Di sini, registrasinya tidak seketat di Upwork, karena saat saya registrasi langsung di terima tanpa masalah.  Setelah registrasi, harus melengkapi info profil dulu. Di sini, ada beberapa cara untuk menghasilkan $$$

Yang pertama, seperti di Upwork, job bisa kita dapatkan $$$ untuk per project. Bedanya dengan di upwork, di 99desiigns ini, freelancer yang harus men-invite klien. ^^
Yang kedua, ikutan kontes. Macam kontesnya bisa di lihat di sini : kontes
Yang menang dapat $$$, mayan ya hadiahnya ^^

Untuk harga/rate freelancer sudah di tentukan dari 99designs, contohnya seperti di bawah ini :

Harga job untuk logo design, berbeda-beda dari yang bronze sampai platinum. berarti, semakin expert dan “gila” si freelancer, semakin kaya dia ^^^ sayangnya saya gak bisa buka harga untuk yang lain, hanya logo design ini saja.
tapi bagaimana tata cara pembayaran dan transfernya, saya kurang tau. Silahkan di eksplore yaa..

Dan juga, harus hati-hati ya, jangan sampai design yang kamu buat meng-copy atau nyonto atau plagiat milik orang lain. sanksi-nya berat pastinya. sanksi dunia akhirat ^^

Artikel menarik : Cara Menjadi Lebih Produktif

3. Folyo

Folyo connects startups with trustworthy design and development firms over email.

Folyo ini menurut saya terlalu tertutup. cara kerjanya seperti ini :

  • apabila klien mempunyai project baru, klien kirim email ke folyo di lengkapi dengan estimasi budget dan waktu pengerjaan.
  • folyo akan melihat dan meriview apakah bisa membantu
  • apabila folyo bisa membantu, folyo akan mengirimkan email newsletter ke lebih daripada 2500 freelancer (mungkin termasuk kamu ??)
  • proposal kemudian akan di kirimkan ke klien via email

Beberapa fakta tentang Folyo :

  • dia sudah bekerja sama dengan dropbox, square, airbnb, dan masih banyak lagi
  • setiap porftolio para freelancer akan di print dan di cek atu-atu

Tapi bagaimana caranya si freelancer terpilih, nahhh ini saya tidak tau.

Terus terang agak gak mudeng juga kenapa harus berliku-liku gitu jalannya. Kenapa gak macam Upwork yang di jembreng semua pekerjaan dan klien bebas memilih freelancer di aplikasi Upwork langsung. Toh Upwork juga dapat fee mulai dari 5% – 20%. Fair gitu loh.

Tapi ya gakpapa terserah perusahaan masing-masing sih ya. Silahkan taman-teman kalau mau daftar di folyo.

4. Gigster

Gigster is a smart development service combining top developers and designers with artificial intelligence

Beberapa perusahaan yang sudah pernah bekerjasama antara lain : masahable, HP, forbes, prudential, ebay dll.

5. Fiverr

Sama seperti Upwork, Fiverr juga marketplace yang mempertemukan klien dan freelancer. Ada banyak kategori job yang ada di Fiverr di antaranya : digital marketing, graphics & design, writing & translation.

Sebelum bisa bergabung, silahkan registrasi lebih dulu. saya sudah coba join di Fiverr, cuman sampai sekarang belum juga dapat job hehehe…

Jadi, setelah mempunyai akun di Fiverr, kita harus membuat gigs lebih dahulu. Mungkin istilah awam-nya adalah menawarkan skill gitu.

Kalau masih bingung, bagaimana cara membuatnya atau bagaimana nanti tampilan gigs kita, bisa mencontek punya teman di categoris. Misalnya mau membuat gigs tentang virtual assistant, banyak contohnya di sini.

Tinggal mencocokkan saja skill dan keahlian kita.

Nahhh, bagaimana ? Mau cobain yang mana nih ?

Seperti yang saya bilang, bukan hanya di Upwork kok kita bisa menghasilkan $$$, di tempat lain juga ada kan ?

Kalau sudah berhasil registrasi dan dapat job, jangan lupa sharing ya…^^

Di bawah ini kamu bisa subscribe dan mendapatkan mini e-book gratis tentang “Tips Dapat $$$ dari Upwork”.

Caranya mudah, isi form-nya dan kamu bisa langsung download mini e-book nya. Mudah kan ??

Happy freelancing!

xoxo

 

Share Me!

15 Comments

  1. tia putri
    Februari 26, 2019 / 12:53 am

    gara2 fb saya lgsg cuss ke blog mba nih, lagi cari2 sampingan biar blog ada peningkatan level, hehe. thx for all the info about freelancer ya mbaa

    • Indri Ariadna
      Februari 26, 2019 / 4:15 am

      Hai Tia, makasih ya sudah berkunjung. Semoga bermanfaat dan segera jadi freelancer handal ^^

  2. zikry
    Maret 4, 2019 / 11:40 pm

    di local platform udah tembus, tapi di upwork belom pecah telor…masih terus mencoba, maklum masih newbie…
    Thank’s mba buat infonya, menginspirasi sekali…..

    • indriariadna
      Penulis
      Maret 4, 2019 / 11:43 pm

      Hai Zikry, makasih sudah mampir. Mau pecah telor di Upwork, subscribe dulu entar aku kirimi artikel tentang caranya (gratis kok) langsung ke inbox kamu. DI tunggu ya ^^

      • Zikry Syuhada
        Juli 18, 2019 / 11:55 am

        Udah lama sampe lupa mampir lagi 😊😊
        3 hari setelah komen di blog mba Indri, langsung pecah telornya mba…Alhamdulillah dr awal kontrak fixed-price berlanjut ke hourly, plus project2 lain yg terus berlanjut.
        Terima kasih ya mba artikelnya sudah menginspirasi, dan ini juga mememotivasi saya.

  3. April 10, 2019 / 12:08 pm

    Error ya ps mau krim recapcha no valit tulisanya…

    • indriariadna
      Penulis
      April 10, 2019 / 12:11 pm

      halo mas Wawan, yang gak valid tulisan yang mana ya?

  4. Zikry Syuhada
    Juli 18, 2019 / 11:56 am

    Udah lama sampe lupa mampir lagi 😊😊
    3 hari setelah komen di blog mba Indri, langsung pecah telornya mba…Alhamdulillah dr awal kontrak fixed-price berlanjut ke hourly, plus project2 lain yg terus berlanjut.
    Terima kasih ya mba artikelnya sudah menginspirasi, dan ini juga mememotivasi saya.

    • indriariadna
      Penulis
      Juli 18, 2019 / 1:51 pm

      wah selamat ya Zikry. saya ikut senang kamu sudah pecah telor di Upwork πŸ™‚

  5. Risma
    September 1, 2019 / 9:41 pm

    Hi mba. Saya sudah coba register Upwork, baru sekali sih, terus ditolak. Tapi saya penasaran alasan spesifik nya kenapa saya ditolak. Apakah salah satunya karena saya cantumkan saya masih bekerja full time kantoran? Atau memang karena skills saya terlihat biasa dan cetek? πŸ˜€

    Kasih saran dong mba, skills apa yang biasanya diliat sama Upwork?

    Thanks

    • indriariadna
      Penulis
      September 2, 2019 / 11:08 am

      halo mbak Risma. kalao mau tahu alasan spesifik di tolak, bisa kirim email ke Upwork. Semua skill di butuhkan di Upwork tapi sekarang memang lebih ke specialized skill sih.

  6. galuh
    Oktober 3, 2019 / 12:54 pm

    Halo mbak..terima kasih tulisannya membantu banget. Saya lagi cari tahu tentang Up Work dan dipertemukan dengan tulisan mbak ini. Saya tertarik buat mendaftar di Up Work, kalau misal kita mendaftar beberapa pekerjaan yang sama sekali tdk berhubungan bs gak ya? Misal saya ingin ambil pekerjaan transcript dan creative design?

    Terima Kasih πŸ™‚

    • indriariadna
      Penulis
      Oktober 7, 2019 / 12:19 pm

      kalau sekarang lebih ke specialized ya, jadi spesialis di skill apa, propose job yang berhubungan dengan skill-nya

  7. Ratna
    Oktober 13, 2019 / 10:24 am

    Halo Mbak Indri

    aku hari ini barua aja register di upwork,masi nunggu approval. mohon bimbingannya. aku uda baca baca beberapa artikel mbak sii hehe 😁

  8. She
    Oktober 20, 2019 / 10:54 pm

    Malam Mbak , kenalkan saya She, aku awam banged ttg freelancer, artikel nya banyk banged nambah pengalaman saya bt masuk ke dunia freelancer, saya juga penasaran portofolio seorg freelancer seperti apa yah, ada contoh hasilnya tdk, hehehe maklum aku buta , td sore input portofolio tp gak tau seperti apa , soalnya belom pernah punya , thx sebelumnya πŸ™πŸΌπŸ˜

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *