Investasiku Masa Depanku

Saya pernah membaca bahwa kita hidup dan di beri
kehidupan ini bukan hanya untuk membayar berbagai tagihan. Tagihan kartu
kredit, angsuran mobil, cicilan rumah, tagihan telepon, tagihan listrik,
tagihan internet bla..bla..bla..

harus bayar tagihan
ilustrasi tagihan

Walaupun pada kenyataannya memang sebagian besar dari kita
hidup dengan pola ‘terjebak’ membayar tagihan. Setiap hari bekerja,
meninggalkan anak di rumah, hanya untuk membayar tagihan. Kapan liburan dan
bersenang-senang nya?



Baca juga : Uang Receh dan Investasi Ala Ibu Rumah Tangga

Beruntung, saya seorang yang gemar membaca walaupun
tidak gemar menabung
. Terus terang, tidak ada pendidikan dari orang tua
saya yang berbicara tentang hari tua dan investasi. Padahal, kita semua akan
menua pada masanya. Pertanyaan nya….apakah kita sudah siap? Seperti pergi
piknik dan berlibur, masa depan dan masa pensiun pun membutuhkan biaya dan
persiapan yang terperinci.

Tentu saja kita tidak bisa menyesali atau memutar
kembali waktu pada saat kita sudah pensiun hanya karena ternyata kita salah
menghitung uang belanja bulanan kita yang ternyata tidak cukup.  Mau merepoti anak? Jangan, biarkan anak-anak
kita mengurus keluarga kecilnya dengan baik. Sebagai orang tua seharusnya kita
bisa membantu mereka bukan malah merepotkan.

Orang tua saya dulu pernah bilang, sekolah, kuliah,
kerja.. titik itu saja. Yang ternyata itu semua tidak cukup untuk mengartikan dan
membiayai masa depan saya.

Dan demikianlah, saya sekolah kemudian kuliah dan
kemudian bekerja. Tetapi ternyata hasil kerja saya tidak cukup bahkan untuk
menghidupi diri saya sendiri. Apalagi untuk membeli kendaraan atau rumah. Sehingga
saat itu saya tidak pernah bercita-cita yang ‘muluk’ untuk bisa menyisihkan
uang untuk membeli kendaraan atau mengambil kpr rumah misalnya.



Baca juga : Tips Investasi ala Ibu Rumah Tangga

Saya akui sekarang bahwa pemikiran saya saat itu
sangat salah dan keliru. Seandainya saja ada yang memberitahu dan mengarahkan
saya cara untuk mengelola keuangan saya yang tidak seberapa itu, pasti kehidupan
saya sekarang sudah lebih baik. 

Karena ternyata, berapapun besar gaji anda,
berapapun….tetaplah harus anda sisihkan untuk tabungan dan investasi. Tidak
perlu menunggu untuk mempunyai gaji yang cukup untuk memulai menabung dan
investasi. Mengapa ?

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa
depan, tentang kesehatan kita ataupun tentang keadaan keuangan kita. Yang bisa kita
lakukan adalah mempersiapkannya. Persiapan untuk hal-hal buruk dan hal-hal baik
yang mungkin terjadi.

Apakah anda menentukan arah hidup anda sepert air
mengalir? Sebaiknya jangan karena air selalu mengalir ke aliran yang lebih
rendah. Dan anda harus lebih dari itu. Anda harus menetapkan cita-cita dan
tujuan hidup.



Baca juga : 1 Juta Rupiah Per Bulan Demi Liburan Impian

Setelah saya menikah, bertahun-tahun kemudian barulah
saya tahu apa tujuan pernikahan kami dan apa saja cita-cita dan impian saya. Beberapa
di antaranya adalah :

  1. Saya ingin anak-anak saya bersekolah dengan baik,
    setinggi apapun mereka ingin meneruskan sekolah dan di mana pun. Bahkan saya
    ingin mereka nantinya mengambil kuliah di luar negeri.
  2. Saya ingin kami punya beberapa kos-kosan atau barak dan beberapa ruko yang bisa di sewa kan baik per bulan ataupun per tahun sebagai passive income
    di hari tua.
  3. Saya ingin suatu saat nanti toko ban kami mempunyai
    cabang di semua propinsi di Indonesia.
  4. Saya ingin setiap tahun kami bisa mengambil liburan
    bersama-sama.
  5. Saya ingin 10 tahun lagi kami mempunyai uang 1 M
  6. 10 atau 15 tahun lagi  kami ingin mempunyai kafe untuk berjualan
    kopi. Karena saya dan suami sangat hobi ngopi.

Apakah terdengar terlalu tinggi dan muluk? Bagi saya
tidak apabila kita sudah mempunyai blue print atau rencana atas apa yang akan
kita lakukan untuk bisa mencapai tujuan itu.

Anda pasti bertanya, memangnya saya sudah melakukan
apa…? 


Baiklah beberapa hal ini sudah kami lakukan :

  1. Kami sudah berinvestasi reksadana sejak 2 tahun yang
    lalu. Per bulan kami sisihkan dana 1 juta rupiah secara teratur. Dana ini di
    investasikan pada skema reksadana saham.
  2. Untuk sekolah anak, kami membuka investasi khusus
    untuk pendidikan. Dana ini di investasikan dengan skema 4 tahun reksadana saham
    dan kemudian 3 tahun berikutnya masuk ke reksadana pendapatan tetap.
  3. LM [ logam mulia]
  4. Dana cadangan untuk pulang ke Jawa setahun sekali yang
    bisa juga di pakai untuk dana liburan.

Memang masih banyak yang harus kami lakukan, tetapi
yang paling penting adalah  kami sudah
tahu tujuan keuangan kami untuk 10 tahun ke depan.

Filsafat paling mendasar dari investasi adalah jangan
menaruh semua telur dalam 1 keranjang.

Yang artinya, jangan menginvestasikan semua uang anda
hanya pada 1 instrumen produk investasi saja. Diversifikasi kan pada beberapa instrument investasi seperti investasi reksadana [saham, pendapatan tetap, campuran dll], logam mulia, property,
deposito, dll.

Sehingga apabila terjadi penurunan kinerja pada 1 instrumen
investasi, kita masih bisa mengandalkan instrument investasi yang lain.
Sesederhana itu.

Mungkin ada sebagian dari anda yang belum pernah mendengar tentang reksadana? Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi (UU No 8 Th 1995 Pasal 1 angka 27 tentang Pasar Modal) — saya kutip dari website Danareksa Investment Management.

Untuk membantu anda merencanakan tujuan keuangan secara bijak, Danareksa Investment Management mempunyai satu program investasi terbaik yang sangat menarik yaitu “Program Investasiku Masa Depanku”

Program Investasiku Masa Depanku membantu Anda mewujudkan kebutuhan-kebutuhan masa depan Anda. Dana Pensiun, Dana Pendidikan, Dana Ibadah, dll

Dengan program investasi bulanan yang sangat terjangkau dan murah yaitu mulai 200.000 rupiah saja per bulan. Dan di bawah ini beberapa jenis reksadana yang bisa anda pilih :

danareksa investment management
sumber : danareksa investment management

Khusus untuk program Investasiku Masa Depanku, anda tidak bisa mencairkan reksa dana anda sebelum jangka waktu 2 tahun.

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi link berikut ini : http://reksadana.danareksaonline.com/produk/program-investasiku-masa-depanku.aspx

Semua bisa anda lakukan secara online, mulai dari melakukan pendaftaran, pemilihan jenis reksadana dan pembelian unit reksadana. Tidak menghabiskan waktu anda dan semua bisa anda lakukan dengan ujung jari anda. Mudah bukan ?

Baca juga : Impian Kami Tercapai, Punya Rumah Sendiri

Tetapkan saja tujuan anda lebih dulu, 5 tahun atau 10
tahun ke depan dan apa saja kebutuhan dan cita-cita anda. Kemudian anda bisa menghitung dengan mudah menggunakan simulasi investasi di sini : http://reksadana.danareksaonline.com/edukasi/mulai-investasi/investasi-masa-depan.aspx

Akan langsung anda dapatkan berapa jumlah rupiah yang anda harus sisihkan untuk mencapai tujuan itu. Dan silahkan langsung menghubungi PT. Danareksa Investment Management di sini sebagai salah satu pengelola Investasi Indonesia yang terbaik.

Jangan lupa, setiap instrument investasi pasti
mempunyai resiko. Persiapkan diri anda dengan baik
sehingga bisa meminimalisir resiko yang mungkin dapat timbul di kemudian hari.  

jenis reksadana terbuka
sumber : danareksa investment management

 Ayo, mulai berinvestasi sekarang…..

Artikel ini saya ikutkan dalam blogger writing competition yang di selenggarakan oleh PT. Danareksa Investment Management.

Silahkan share apabila bermanfaat. Terima kasih..

Follow:
Share Me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube

YouTube widget in section "Footer Full Width": Setup not complete. Please check the widget options.