#BahagiadiRumah ::Keluarga Adalah yang Utama::

Novaversary 28 tahun


Halo Nova, selamat NOVAVERSARY
..selamat ulang tahun yang ke-28. Anyway saya lebih tua 10 tahun dari mu [terus kenapa??] haha

Senang sekali Nova
memberi kesempatan untuk berbagi cerita tentang #BahagiadiRumah

Saya seorang ibu rumah
tangga dan sudah 2 tahun ini benar-benar menjadi ibu rumah tangga sejati, karena
tidak bekerja di luar. Sebelum menikah sampai dengan setelah memiliki anak,
saya masih enjoy menikmati pekerjaan di luar rumah. Kurang lebih 10 tahun saya
bekerja di beberapa perusahaan berbeda walaupun di bidang yang sama yaitu
sebagai Sales Export untuk teak furniture. Walaupun saat itu mengurus pekerjaan
dan rumah tangga bukan hal yang mudah ya. Capek di badan dan perasaan [halah..]

Hingga saat anak saya
kelas 3 SD, suami saya pindah usaha dari kota Semarang ke Palangkaraya,
Kalimantan Tengah.

Anak saya, setelah berpisah
sementara dengan bapaknya [pulang 3 bulan sekali], saya amati perilaku dan
attitude nya banyak berubah. Tambah bengal, susah di ajak omong, lebih senang
bermain ke luar rumah. Di sekolah juga bermasalah karena saya juga seringkali
di panggil gurunya ke sekolah. Yang sangat berubah dari anak saya adalah
tatapan matanya. Seperti terluka,,, mungkin karena selama ini tidak pernah
berpisah dari bapaknya [apalagi anak laki-laki] dan saya ibunya juga bekerja di
luar, mungkin dia merasa terabaikan.

Walau bagaimana pun
saya cinta dengan pekerjaan saya, tetap saya memilih keluarga terutama anak
saya. Saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan dan menjadi full time mommy.

Apakah saya menyesal?
Tentu saja tidak. Saya menyerahkan seluruh tanggung jawab finansial ke suami
sementara saya menjaga anak. Sebagai anak laki-laki dan sedang bertumbuh remaja,
mudah sekali dia terkena godaan beberapa teman nya yang kurang baik terutama
dalam hal pergaulan. Walaupun saya sudah berusaha semampu saya sebagai ibunya
untuk membentengi dan mengingatkan dia, ternyata saya masih kalah juga dengan
lingkungan kami yang kurang kondusif.

Akhir nya kami
memutuskan untuk pindah ke Kalimantan mengikuti bapaknya. Anak saya tentu saja
tidak mau pindah, tapi saya bilang harus. Bagaimanapun dia lahir dan tumbuh
besar di Semarang dan dia harus meninggalkan semua teman-teman dan keluarga,
pasti berat. Saya juga sebenarnya sedih, harus berpisah dengan keluarga besar
di Semarang. Tetapi, sekali lagi demi masa depan anak, biarlah kami sementara
berpisah dengan keluarga besar. Saat itu saya nekat karena belum pernah
sekalipun menginjakkan kaki di Kalimantan. Hanya iman dan kemauan sehingga saya
mantap membawa beberapa koper untuk pindah ke Kalimantan.

Puji Tuhan, sudah 2
tahun keluarga kecil kami tinggal di Kalimantan, pulau di seberang lautan. Saya
melihat anak saya “utuh” lagi karena ada bapak dan ibunya di rumah. Dan dia
sama sekali tidak pernah absen sekolah, hal yang dulu di Semarang sungguh lah
berbeda. Dulu waktu di Semarang sepertinya dia malas-malasan ber-sekolah,
sering membolos dengan alasan perut sakit, dan lain sebagainya. Padahal kami
memasukkan dia ke SD swasta yang terbaik, mahal pula SPP nya per bulan.

Sekarang dia sangat
berbeda, sekarang rajin sekali, anak saya sudah kelas 1 SMP, bahkan jam 6 pagi
sudah berangkat, di antar saya, ibunya tentu saja. 

#BahagiadiRumah bagi
saya, salah satunya adalah menyiapkan anak pergi ke sekolah. Menyiapkan sarapan
atau bekal, mengantarkan ke sekolah [walaupun ada angkutan umum], kemudian
menjemput saat pulang sekolah. Setelah anak pulang sekolah, melihat dia ganti
baju dan makan siang, ahh nikmat nya. Sekarang anak saya juga lebih terbuka
dalam hal berkomunikasi, intinya dia banyak bercerita tentang teman-temannya,
gurunya, bahkan perasaan nya. Dia kembali mempercayai saya sebagai ibunya. 

anakku sudah besar

bahagia

#BahagiadiRumah itu
kalau bareng-bareng ngopi dengan suami. Satu mug/gelas berdua, istilahnya
berbagi kopi. Tidak perlu ngopi di tempat yang mahal [thank God belum ada
tempat ngopi mahal di sini] maklum kota kecil. Apalagi kalau pagi hari, setelah
ngantar anak kemudian mampir beli roti gambung [fresh from the oven] dan
membuat kopi untuk di nikmati berdua. Nikmat sekali…

#BahagiadiRumah bagi
saya juga punya banyak waktu luang untuk menyalurkan hobby, salah satunya
nge-blog dan ikut kompetisi blog Novaversary seperti ini. Walaupun masih
amatir, tetapi saya tetap memberanikan diri mengikuti kompetisi ini. Dengan harapan, semoga menang.

saya dan suami

Selain ngeblog, saya
juga hobby memasak dan mencoba berbagai resep baru. Dulu memang selalu
mengandalkan tabloid dan buku resep, tetapi sekarang lebih mengandalkan resep
online seperti di tabloidnova karena lebih praktis dan hemat kertas,
tentu saja hemat uang. Memang tidak selalu sukses dalam hal rasa, tetapi saya
punya tester yang setia, suami saya haha…walau tidak enak pun masakan saya
tetapi tetap di makan. Salut deh..

Sementara saya, suka
memasak tetapi lebih suka jajan alias lebih suka masakan orang lain. Tetapi
sekarang saya mengurangi jajan di luar, gara-gara terlalu banyak jajan gorengan
dan jajan di kaki lima, mungkin karena terlalu banyak MSG, badan saya jadi
kurang fit.

#BahagiadiRumah itu adalah
setiap malam, nonton TV bersama, acara favorit terutama yang ada unsur komedi.
Kemudian terpingkal-pingkal dan terbahak bersama,,ehh jadi tersenyum sendiri.

#BahagiadiRumah itu
setiap saat saya bisa nonton drama korea favorit di TV. Ya walaupun bisa beli
ataupun menyewa kaset nya, tapi tetep saya pilih yang sedang tayang di TV. Ada
harap-harap cemas menunggu episode selanjutnya, beda kalau saya nyetel sendiri,
pasti langsung setel sampai episode akhir. Saya orangnya tidak sabaran [jangan
bilang sapa-sapa ya].

Sekarang setiap hari
saya bisa memandang dengan puas kepada suami dan anak saya. Tentu saja saya
benar-benar senang semua hal bisa menjadi lebih baik sekarang dan tentu saya
lebih #BahagiadiRumah

Terima kasih NOVAVERSARY sudah di beri kesempatan untuk berbagi cerita.

Salam dari
Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

jembatan dan sungai kahayan, palangkaraya, photo pribadi

 

saat masih di semarang @sekatul

Follow:
Share Me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube

YouTube widget in section "Footer Full Width": Setup not complete. Please check the widget options.