7 Aktivitas Liburan Bersama Anak

Libur telah tiba, libur telah tiba, hore, hore, hore.....

Sepertinya ini lagu jaman saya masih kecil deh ^^  Lupa siapa penyanyinya.

Bulan ini anak saya (semoga) lulus SMP dan siap-siap harus mendaftar ke SMA. Perpisahan kelas di adakan bulan lalu di Gedung Dharma Wanita Palangkaraya.

Gedungnya lumayan besar dan cukup bagus. Ada panggung, AC portable, kipas angin dan dekorasinya lumayan. Ini kedua kalinya saya datang dan melihat perpisahan kelas.

Yang pertama, sebagai anggota komite sekolah (meski nggak pernah berpartisipasi blasss), di undang untuk hadir di acara perpisahan kelas 2 tahun lalu. Dan ternyata salah kostum.
Enggak, saya gak pulang kok, tetep pede aja duduk dan melihat berbagai pertunjukan dan menerima nasi kotak meski salah kostum ^^
Gimana gak salah kostum, semua pakai kebaya, saya pakai celana jeans hahaa..

Perpisahan kelas saat itu, kelihatan banget hebohnya. Heboh di kostum para emak-emak yang anaknya lulus dan juga anak-anaknya (terutama murid perempuan) yang juga dandan heboh.
Hampir sebagian besar emak-emak memakai setelan batik khas kalimantan, rambut di sanggul, full make up dan selop berhak tinggi. Cantik-cantik banget macam ibu pejabat.

Anak-anak perempuan juga gak mau kalah, banyak yang memakai gaun pesta (meski acara siang hari bolong) dengan model gaun panjang, rambut di keriting ikal, full make up dan sepatu hak tinggi.
Heran juga, kenapa anak SMP sudah suka banget menarik perhatian. Pubertas kali yaa.

Terus terang, lebih suka melihat anak-anak SMP yang memakai pakaian imut dan lucu, mungkin hanya bedak padat dan sedikit polesan lipgloss serta memakai sepatu sneaker. Lebih alami dan natural dan berbau anak muda. Tapi ya terserah ya, saya kan cuma jadi juri dalam hati haha....

Nah, yang kedua kalinya, ikut menghadiri perpisahan kelas anak sendiri. Buat anak-anak yang ikut perpisahan, ada dress code-nya. Perempuan memakai dress code merah, yang laki-laki menggunakan jas atau blazer.

Jas atau blaszr ini yang bikin repot. Kalau tinggal di Semarang sih gak ada masalah ya, banyak toko dan mall yang pastinya menyediakan jas dengan berbagai ukuran.

Di sini ? Ada sih di Matahari dept store, bagus-bagus jasnya, harga Rp 850.000 ke atas tapi ukurannya dewasa semua, gak ada yang seukuran anak saya ^^

Mau jahit sendiri ? Bisa banget karena banyak penjahit di sini. Ongkosnya Rp1.5 juta entah sudah termasuk kain atau belum saya kurang tahu. Ada teman anak saya yang menjahitkan jas-nya di harga sekian. Saya juga sempat bertanya ke tetangga tukang jahit, ternyata juga harganya sekian. Hela napas huffftttt.....
Kalau mau nikahan sih gapapa jahit jas sendiri 2 juta rupiah sekalipun. Tapi kalau cuma untuk perpisahan kelas ? Sori Nak, ibuk tak kuase ^^

Mau beli online tapi takut kecewa kalau ternyata ukuran gak pas atau malah kainnya tipis. Berabe.

Hasil doa ibu, beberapa hari jelang hari H perpisahan, baru dapat deh si blazer. Di mana dapatnya ? Pasti gak kepikiran deh. Di toko awul-awul alias toko pakaian bekas. Masih bagus banget jasnya, gak ada cacat. Ukurannya juga pas banget. Harga ? Rp 75.000 dan saya tawar di harga Rp 70.000 lalu langsung bayar. Bersyukur sekali, lega banget ^^  Anak senang, ibu juga senang. Bye-bye jas harga 1.5 juta.....

Hari H perpisahan, saya agak telat datang. Pakai kebaya ? Enggak. Saya pakai pakaian kebesaran, celana jeans hitam, kemeja biru dan sepatu sneaker merah hahaha.

Saya lihat emak-emak yang datang juga enggak seheboh yang dulu. Malah sebagian besar enggak dandan dan hanya memakai pakaian biasa saja. Gak ada yang pakai sanggul apalagi kebaya, kecuali ibu-ibu guru. Kok bisa beda banget ya dengan yang dulu? Entahlah.

Anak saya kebagian jatah jadi MC bareng 2 temannya. Sseperti biasa, ada banyak kata sambutan (yang gak penting), pertunjukan bakat oleh murid-murid macam dance, tari daerah, band dll.

Ada acara tangis-tangisan segala, baik murid laki maupun perempuan, banyak yang nangis sampai matanya merah kayak vampire.
Saya jadi berpikir, betapa indah persahabatan mereka. Beda banget sama saya dulu saat SMP, perpisahan gak ada perasaan sedih atau apa. Pisah ya pisah saja ngapain sedih hehe...Dasar memang dulu enggak punya banyak teman.

Nah buat para orang tua, ada baiknya mempersiapkan beberapa aktivitas yang bisa di kerjakan anak saat libur sekolah. Biasanya anak-anak mudah sekali bosan, apalagi kalau tidak ada teman di rumah. Kalau di sekolah dia bisa aktif bergerak dan banyak bermain dengan teman-temannya. Bisa jadi saat di rumah dia mudah bad mood karena bosan.

Terutama buat yang anak-anaknya masih PG,TK maupun SD. Kalau sudah remaja seperti anak saya, lebih mudah sih karena biasanya di main ke rumah temannya. Ngapain ? Ngegame ^^

Nah, ini ada beberapa ide yang bisa ibuk sontek supaya anak lebih nyaman dan kerasan di rumah :

1. Baking
Suka membuat kue dan roti bolu ? Mengapa tidak mencoba membuat kukis lucu atau bolu sederhana yang bisa di buat bersama anak ?

Dengan bekerja sama di dapur, anak akan merasa di butuhkan. Tentunya dia juga pasti senang karena ada kegiatan dan bisa membantu ibunya di dapur.

Pilih resep bolu atau kue yang mudah dan simpel, serta anti gagal. Gak mau kan anak menangis gara-gara rotinya gosong atau malah tidak berbentuk ^^

Beberapa kue atau bolu yang bisa di buat bersama anak antara lain ;


  • Pancake

via pexels
Pancake biasanya menggunakan bahan-bahan sederhana seperti telur, susu dan tepung terigu. Menghias pancake juga pasti akan menyenangkan anak. Dan, hasil baking bisa di nikmati seluruh keluarga. Bukan tidak mungkin, anak akan terinspirasi menjadi chef kan ?

  • Cupcake

via pexels
Cupcake juga tidak membutuhkan bahan-bahan yang rumit. Cukup telur, gula, tepung terigu. Dan harus di mixer supaya tercampur rata.

Gunakan standing mixer ya Bu, karena kalau memakai hand mixer, anak akan mudah lelah. Bantu anak dalam menakar dan menimbang bahan, mengatur panas oven dan hias cupcake bersama-sama.

  • Puding

via pexels
Banyak sekali tepung puding instan di pasaran. Tetap saja, meracik sendiri resep puding pasti lebih nikmat rasanya. Apalagi membuat puding bersama anak-anak.

Beberapa resep puding simpel dan sederhana adalah puding susu dan puding cokelat dan puding roti.

Baca juga : Cara Membuat Nugget Mi
  • Menghias Biskuit

via pexels
Membuat biskuit memang tidak mudah untuk anak-anak. Lain halnya kalau menghias biskuit. Pasti anak-anak akan suka karena bisa berkreasi dengan bebas. Jadi libatkan anak-anak hanya saat biskuit sudah jadi dan sudah dingin, serta sudah saatnya di hias.

2. Rumah nenek
Rumah kakek dan nenek seringkali membuat kita anak-anak dan cucunya kangen. Kapan lagi bisa berkunjung ke rumah nenek dan bisa menginap sepuasnya ?

Terutama untuk ibu bekerja, pasti hal ini akan sangat membantu sekali. Anak-anak tidak merasa bosan, kakek neneknya juga pastinya senang cucunya berkunjung dan menginap.

Jangan lupa untuk memepersiapkan segala keperluan anak macam pakaian, toiletries, mainan, cemilan kesukaan dan obat-obatan.

3. Go on a date

via pexels

Punya anak perempuan ? Minta ayahnya untuk mengajak dia "kencan"
Beri dia undangan imut dan lucu untuk berkencan dengan ayahnya. Jangan lupa untuk menulis tanggal kencan dan mempersiapkan bajunya ya ^^

Hari H, ajak anak ke restoran yang dia sukai, menonton film, membeli buku/mainan. Pokoknya hari itu harus menjadi hari kencan terbaik buat anak perempuan kita.

4. Berenang

via pexels

Anak-anak suka sekali bermain air. Mumpung liburan dan anak-anak punya banyak waktu, daftarkan mereka untuk mengikuti kelas renang.

Baca juga : Susur Sungai Kahayan

Renang, selain untuk mengisi liburan juga memberi manfaat positif buat anak, antara lain, kepercayaan diri yang meningkat dan bertambahnya tinggi badan.

5. Treatment

via twenty20.com

Melakukan perawatan di rumah juga bisa di lakukan bersama anak-anak. Terutama untuk mengisi liburan. Bahkan, perawatan di rumah biayanya jauh lebih murah daripada melakukan perawatan di salon loh. Apalagi kalau kita melakukan perawatan seminggu 3x.
Anak-anak akan senang bermain dengan masker, kuas, relax membaca buku sambil menunggu maker mengering.

Baca juga : Martha Tilaar Spa & Salon Palangkaraya

Tapi sekali-kali ke salon mengajak anak-anak untuk sekedar crembath, atau full spa juga pasti akan membuatnya senang.

6. Bersepeda

via pexels
Karena terbiasa bangun pagi untuk bersekolah, banyak anak-anak yang meskipun sudah liburan, tetep bangunnya pagi terus. Kecuali anak saya hahaha....

Udara pagi yang bersih paling cocok untuk bersepeda santai bersama anak-anak. Sekalian memperkenalkan lingkungan sekitar seperti rumah RT/RW, tempat ibadah, mart dll.

7. Pasar tradisional

via pexels
Pasar tradisional merupakan salah satu tempat yang cocok untuk mengajarkan anak keterampilan memilih produk yang baik dan membandingkan harga.

Mengajarkan menawar harga juga bisa di lakukan di pasar tradisional. Asal jangan pelit-pelit nawarnya ya buk ^^

Juga, banyak kuliner serta makanan lokal yang bisa di coba di pasar tradisional. Jadi, tidak ada salahnya mengisi liburan anak dengan membawanya berjalan-jalan di pasar tradisional.

Nah, sederhana dan bisa di coba semua kan ?

Yang mana nih yang jadi pilihan ibuk, atau punya kegiatan lain yang asyik ? Share yuk.


No comments

Please comment here :