Fixed Rate vs Hourly Rate Upwork | Indri Ariadna

Top Social

Fixed Rate vs Hourly Rate Upwork

10/02/2017
Kali ini saya mau berbagi secuil informasi tentang fixed rate dan hourly rate di Upwork.

perbedaan fixed rate vs hourly rate upwork

Sistem pembayaran di Upwork terdiri dari 2 pilihan ini, fixed rate dan hourly rate.
Fixed rate adalah sistem pembayaran yang baru bisa di release apabila hasil kerja freelancer sudah di setujui oleh pemberi job. Fixed rate ini berdasarkan kesepakatan antara freelancer dan pemberi job, meskipun biasanya pemberi job sudah mempunyai budget tertentu.

Hourly rate adalah sistem pembayaran per jam. Misal freelancer dan pemberi job sepakat di $10/jam maka pembayaran akan di hitung berdasarkan hitungan berapa jam freelancer bekerja.
Sistem hourly rate menggunakan sistem tracking desktop alias penghitung waktu atau timer.
Pastikan untuk mendownload aplikasi tracktime desktop sebelum memulai mengerjakan project. Mudah kok, tinggal klik, download dan otomatis track time ini nanti terpasang di desktop kita.

Bagaimana kalau tidak memasang atau lupa menghidupkan tracker ? Pastinya kalian tidak akan gajian hohoho....
aplikasi track time desktop


Jadi, semua job yang saya ambil yang hourly rate akan otomatis tampil di aplikasi ini. Ini penampilannya :

time tracker aplikasi desktop


Seperti yang kalian lihat di atas, semua kontrak job yang hourly rate tampil semua. Tinggal pilih yang mana yang mau di kerjakan. Pilih satu kontrak, tulis deskripsi note, klik on, otomatis tracker-nya jalan sendiri menghitung waktu saat kita kerja dan juga mengambil beberapa screenshoot desktop.

Hasil pekerjaan bisa kita lihat di work diary, penampilannya seperti ini:

work diary upwork
Hasil screenshoot pekerjaan kita, bisa di edit di work diary ini, edit deskripsi atau kalau mau screen shoot-nya di delete juga bisa. Work diary ini, setiap hari senin akan di review oleh pemberi job sebelum pembayaran di release.

Nah asiknya kalau sistem hourly rate, pembayaran akan masuk ke rekening Upwork kita setiap minggu. Baru nanti bisa kita tarik ke rekening lokal atau paypall.

Tarikan ke rekening lokal akan di potong sejumlah fee transfer, dari Upwork sendiri akan di potong sejumlah $0.99 setiap kali kita melakukan tarikan. Dari rekening lokal (saya pakai BCA), setiap kali ada dana masuk dari Upwork akan terkena potongan 25.000 rupiah. Kalau bank lain saya tidak tau ya karena saya pakai BCA aja.

Yang amazing, transfer dana dari Upwork ke rekening BCA hanya berlangsung sekejap. Paling lama 10 menit setelah saya konfirmasi, dana sudah masuk ke rekening. Enggak butuh berhari-hari baru masuk, amazing dan saya sukak ^^

Maka dari itu, tiap hari rabu saya pasti nraktir keluarga, enggak harus sih ya, tapi biar suami dan anak juga ikutan seneng tiap minggu hehehe. Buat siapa lagi kalau bukan buat mereka. yaa...buat bantu suami bangun rumah juga sih hahaha....Amin.


Lalu bagaimana, pilih yang fixed rate atau hourly rate ?

Kalau saya pribadi sih lebih suka memilih yang hourly rate karena lebih fair aja. Kita sebagai freelancer di bayar berdasarkan berapa jam kita kerja, that's fair. Tapi terserah juga ya, mungkin ada yang beda pendapat dengan saya dan lebih suka memilh fixed rate. Gapapa juga.

Nah, sebagai perbandingan, ini plus minus dari masing-masing sistem pembayaran di Upwork.

Fixed rate
(+) dana dari pemberi job sudah harus di parkir di Upwork sebelum atau saat open kontrak. Dari sisi pembayaran, tentu saja sistem ini lebih aman karena sudah ada dana yang siap release atau siap di bayarkan.
(-) terkadang, bahkan sering, pemberi job tidak memberikan informasi detail tentang berapa banyak hal atau data atau job yang harus di kerjakan. Saya pernah kena juga nih, baca deh artikelnya : Tips Dapat $$$ Dari Upwork

Share pengalaman terbaru, baru aja 2 hari yang lalu, saya propose sebuah job untuk mencari database dengan budget $200. Saya tau, job ini tidak menyebutkan berapa banyak database yang di inginkan dengan budget tersebut, tapi saya pingin propose. Akhirnya saya melamar job tersebut.

Sehari kemudian, saya mendapat inbox dari pemilik job tersebutdan kemudian saya di tes mencari 4 database yang dia inginkan.
Saat saya mengirim sample, sekalian saya tanya, berapa banyak database yang dia inginkan dengan budget $200 tersebut. Baru dia bilang bahwa database yang di inginkan sejumlah 6500 database (ajegileeeee....)
Pada akhirnya saya menolak karena jauh banget dengan standar kalkulasi saya. Dia menawar juga sih, $200 untuk 3500 enggak jadi 6500 tapi masih saya tolak karena nanti bakalan jadi kerja bakti.
Jadi ya, dengan meminta maaf saya tolak deh job tersebut.

Hourly rate
(+) setiap minggu (hari rabu kalau saya) bisa di pastikan pembayaran akan masuk ke rekening Upwork. Terserah, bisa langsung di tarik ke rekening lokal atau di diemin dulu di Upwork enggak ada masalah.
(+) dengan sistem aplikasi track time, hasil pekerjaan kita setiap jam-nya akan terdata dan ter-record untuk kemudian di review oleh pemberi job. Kita ada bukti seumpama suatu saat si pemberi job melakukan arbitrase.

(-) terus terang saya belum menemukan minus-nya sih ^^

Nah, itu dia sekilas info tentang sistem pembayaran di Upwork, semoga bermanfaat.

Feel free to share, thanks.

Note :
Beberapa link yang bisa kalian baca, sumber dari blog Upwork :

https://www.upwork.com/blog/2006/07/hourly-rate-vs-fixed-bid-projects/
https://www.upwork.com/blog/2017/08/set-right-rate-grow-freelance-business/

Post Comment
Post a Comment

Please comment here :

Auto Post Signature