Top Social

Kegiatan Tanoto Foundation Mengubah Penebang Kayu Liar Menjadi Pengusaha

12/13/2016

tanoto foundation mengubah penebang kayu liar menjadi pengusaha
Tanoto Foundation

Menjadi dokter, insinyur, pilot, presiden, adalah deretan cita-cita yang seringkali diinginkan anak-anak ketika mereka ditanya ingin menjadi apa saat dewasa nanti. Menjadi penebang kayu liar jelas bukan profesi pilihan utama bagi seseorang.



Bahkan seorang penebang kayu liar pun merasa bahwa pekerjaannya penuh risiko karena melanggar hukum dan merusak alam. Apa daya, mereka juga merasa terpaksa melakukannya karena tidak punya pilihan lain untuk menyambung hidup.

Seperti kisah Basril. Ia hanya tahu pekerjaan sebagai pembalak kayu ilegal karena tak ada keterampilan lain yang dimiliki. Namun, berkat dukungan Tanoto Foundation, Basril kini mampu memiliki profesi baru sebagai pengusaha.

Sebelumnya Basril terancam menjadi penggangguran. Gara-garanya hutan yang menjadi area operasinya di sepanjang Sungai Pelalawan di Riau menjadi lahan konsesi salah satu perusahaan Sukanto Tanoto. Artinya, ia tidak bisa lagi menebang pohon untuk mengambil kayunya sesuka hati di sana.

Beruntung, Basril mau mendengarkan saran dari seorang manajer perusahaan Sukanto Tanoto. Ia diminta menemui pihak yang berwenang di areanya untuk mencari kesempatan sebagai mitra.

Upaya Basril berhasil. Ia pun diarahkan untuk bergabung dengan Program Pengembangan UKM lokal. Di sana ia mendapat pendampingan dan pelatihan sebagai bagian dari kegiatan dari Tanoto Foundation untuk memperoleh keterampilan baru.

Basril akhirnya mendirikan CV Bina Terusan pada tahun 2002 untuk menjadi mitra perusahaan Sukanto Tanoto.  Ia menjalankan usaha dengan memberi jasa pengelolaan panen kelapa sawit, kanal bridging, dan pemeliharaan kanal. Basril pun dibantu dengan peminjaman satu eskavator untuk menjalankan perusahaannya.


Perusahaan Basril akhirnya berkembang dengan baik. Hingga kini, usahanya sudah mampu mempekerjakan 75 orang karyawan untuk memberikan pelayanan kepada perusahaan Sukanto Tanoto di Pelalawan. Bukan hanya itu, Basril kini sudah mengelola sepuluh eskavator dari sebelumnya hanya mendapat satu dari hasil pinjaman.

Masa depan bisnis Basril juga terlihat cerah. Ia baru saja mendapat pinjaman dana Rp3,8 miliar untuk memperbesar usahanya. Tak aneh, Basril yang merasa terbantu oleh kegiatan Tanoto Foundation merasa perlu mengucapkan terima kasih.

“Saya percaya bahwa program ini telah mengubah saya menjadi lebih baik. Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya bahwa saya, Basril, dengan beberapa tahun pengalaman dalam penebangan liar, akan menjadi seorang pengusaha yang cukup sukses di Pangkalan Kerinci,” ucap Basril.

Tanoto Foundation memang aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti yang dirasakan oleh Basril. Yayasan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto ini menjadikannya sebagai salah satu cara ampuh untuk menghapus kemiskinan dari Indonesia.

Selain memberdayakan masyarakat, kegiatan Tanoto Foundation yang berfokus pada bidang pendidikan dan peningkatan kualitas hidup selalu diyakini oleh keluarga Sukanto Tanoto mampu menjadi solusi dalam memutus rantai kemiskinan.

4 komentar on "Kegiatan Tanoto Foundation Mengubah Penebang Kayu Liar Menjadi Pengusaha"
  1. wah, ternyata banyak ya program dari tanoto foundation. saya tahunya dulu cuma beasiswa aja, soalnya pas kuliah dulu ada beasiswa dari tanoto foundation, hehe

    BalasHapus
  2. Memperluas cakupan supaya dapat membantu lebih banyak orang ^^

    BalasHapus
  3. bagus yaaaa CSR nya, bisa memberdayakan orang-orang yang sebenarnya butuh keterampilan

    BalasHapus
  4. hai Agi, iya kreatif banget

    BalasHapus

Please comment here :

Auto Post Signature