11/07/2016

Semua Berawal dari Bobo





Pertama kali mengenal bacaan (majalah anak-anak) saat saya SD kelas 3. Ibu saya berlangganan majalah Bobo untuk saya kala itu yang terbit setiap minggu sekali.

Setiap melihat tukang majalah datang membawa Bobo terbaru, senangnya minta ampun. Melihat dan membaca berbagai cerita bergambar di majalah anak tersebut. 
Benar-benar amazing....




Favorit saya adalah cerita tentang Oki dan Nirmala, lalu Bona dan RongRong, keluarga Bobo pokoknya semua cerita dan gambar yang ada di majalah tersebut saya sukak banget ^_^

Setelah saya SMP, langganan majalah Bobo pun berakhir sudah. Saya mulai membeli sendiri majalah remaja dari uang saku saya dan membeli Aneka, Kawanku dan majalah Gadis.

Selain itu saya juga senang membaca serial Kho Ping Hoo karena di kampung sebelah ada yang menyewakan berbagai macam buku dan novel termasuk cerita silat ini. Lupa berapa dulu harga sewanya. Yang bikin sedih, saat ingin meneruskan membaca episode XX (misal) ternyata bukunya tidak ada. Mungkin karena sedang di pinjam orang lain atau memang pemilik persewaan tidak mempunyai episode tersebut atau bahkan hilang.

Meskipun masih SMP saya sudah membaca Motinggo Busye, Freddy S (ya ya saya tahu belum waktunya saya membaca novel mereka) dan dari perpustakaan sekolah saya suka meminjam buku serial 5 Sekawan, Agatha Christie, NH Dini.

Lulus SMP dan masuk ke SMA saya lebih gila lagi membaca buku karena koleksi di perpustakaan sekolah lumayan banyak. Mulai dari Gone with The Wind yang membuat saya membayangkan nona-nona cantik bergaun lebar dengan topi berpita dan keadaan situasi yang tergambar jelas di novel tersebut.

Saya sangat menyukai membaca karena membaca menyelamatkan saya dari  keharusan berinteraksi dengan teman saat itu. Entah mengapa semasa remaja saya sangat tidak percaya diri, merasa sangat jelek dan tidak sepadan dengan semua teman-teman saya. Sahabat dan teman dekat pun hanya 1 atau 2 orang karena saya cenderung pendiam dan tida banyak omong.


"Buku menyelamatkan krisis identitas saya waktu itu "


Loncat ke beberapa tahun kemudian, entah mengapa saya menyukai dunia perkayuan dan sales. Sedangkan sifat saya sebelumnya cenderung introvert. Tetapi saya juga tidak tahu saat berinteraksi dengan customers saya menjadi sangat suka berbicara dan percaya diri sekali.

Mentor saya saat itu seorang wirausaha sukses, Bp Adi Nugroho nama beliau. Orang Kudus asli tetapi memiliki pemikiran yang benar-benar out of the box. Saya yang setiap hari berinteraksi dengan beliau terkadang tidak bisa menebak kemana arah pikiran dan ide beliau selanjutnya.

Mentor saya ini gemar membaca, bahkan di lantai 2 rumah beliau di buat sebuah ruangan seperti perpustakaan mini dan semua buku koleksi beliau tertata dengan rapi di sana.
Beliau selalu berkata, "Beli buku, usahakan membaca minimal 1 buku setiap bulan"
Akhirnya setiap bulan saya membeli beberapa buku, terutama buku tentang marketing dan sales, tentang psikologi dan tentang keagamaan.
Seringkali ikut mendaftar seminar juga seperti seminarnya Pak Tanadi Santosa bahkan Pak Mario Teguh meskipun harus merogoh kocek agak dalam.

Semua buku-buku yang saya beli itu sempat membuat kening suami saya berkerut hahaha. Iya, suami saya tidak suka membaca dan saya tahu pasti suami saya pasti berpikir saya membuang-buang uang saja dengan membeli buku-buku sebanyak itu.
Kalau saya membeli buku baru, suami saya pasti bertanya ,"Yang buku kemarin belum habis di baca kan ?"
Halah sok tau banget hahahaha



semuanya berawal dari Bobo
sebagian buku yang terbawa saat pindahan


Beberapa buku bagus yang saya punya (yang saya ingat ^^) karena belum sempat terangkut saat kami pindahan ke Palangkaraya adalah buku Dale Carnegie, Zig Ziglar, Larry King, Napoleon Hill dan Paulo Coelho. Di Semarang masih tertinggal beberapa kardus besar berisi koleksi buku saya.

Ada beberapa buku yang saya beli online via Mba Triani Retno :


beli buku online
beli buku online



Saya beruntung, minggu kemarin ada bazar di dekat sekolah anak saya di Palangkaraya dan saya membeli 4 buku ini :


buku hasil beli dari bazar palangkaraya
beli di bazar SMA 2 Palangkaraya

Buku-buku karya Paulo Coelho yang saya punya :


buku-buku karya paulo coelho
buku-buku Paulo Coelho
Entah mengapa sejak membaca buku Paulo Coelho yang berjudul The Fifth Mountain tahun 2004 saya sangat menyukai karya Paulo. Bahasanya memang tidak mudah di cerna tetapi kok saya suka.


novel berbahasa inggris
novel berbahasa inggris

Novel berbahasa inggris ini saya dapat sewaktu pulang ke Semarang beberapa bulan lalu. Nguprek di kios buku barang bekas di Stadion Semarang dan berhasil mendapat 2 novel ini dengan harga fantastis....@10 ribu rupiah ^__^ meskipun sampai sekarang belum terbaca tapi seneng banget bisa dapetin novel ini.
Ceritanya mau memperdalam kemampuan berbahasa inggris yang masih cetek ini hehe.

Semuanya berawal dari Bobo dan sekarang, anak saya juga mulai suka membaca buku.
Selain karena keharusan dari sekolah, setiap 15 menit pertama sebelum pelajaran di wajibkan membaca buku yang di bawa dari rumah, melihat emaknya lahap banget membaca buku, dia ketularan juga akhirnya.

Terimakasih kepada orang-orang besar yang sudah berkenan memberikan pengetahuannya melalui buku. 

"Postingan ini diikut sertakan dalam Giveaway Kisah Antara Aku dan Buku" 


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

2 komentar

Terimakasih sudah mengikuti GA Kisah Antara Aku dan Buku. Nantikan pengumuman pemenangnya di tanggal 15 Nopember 2016.


Salam,

Izzah Annisa

Balas

Please comment here :