token dan kartu tahapan expresi BCA
token dan kartu Xpresi BCA

Berkenalan dengan BCA di Tahun 2002

Pertama kali berkenalan dengan produk dari BCA, khususnya Tahapan BCA adalah di tahun 2002 saat saya masih bekerja sebagai Marketing di perusahaan Kirata Kriya Galery di Pudak Payung, Semarang.

Manajer keuangan yang baru di perusahaan saat itu menganjurkan kepada atasan untuk menggunakan sistem payroll via BCA. Sebelumnya, kami semua menerima gaji secara tradisional yaitu menggunakan salam tempel alias amplop.

Setelah ide manajer keuangan di setujui oleh atasan, kami para karyawan diharuskan membuka rekening BCA agar dapat menerima kartu ATM yang dapat di gunakan untuk menarik atau mendebet gaji kami setiap bulan.



Perusahaan tempat saya bekerja tersebut memproduksi furniture atau mebel untuk di eksport ke luar negeri. Karena saat itu saya yang bertugas di bagian sales dan marketing, saya lah yang harus membuat Quotation, Proforma Invoice, menanyakan kapan DP akan di transfer sampai dengan penagihan pembayaran dengan mengirimkan Invoice kepada para customer kami.

Saat itu semua rekening untuk lalu lintas penerimaan dana dari luar negeri menggunakan rekening BCA Dollar. 
Selain term of payment yang menggunakan DP, khusus untuk customer baru, kami menggunakan LC atau Letter of Credit. Meskipun biaya administrasinya lebih mahal di bandingkan pembayaran biasa yang memakai DP tetapi metode jual beli menggunakan LC lebih aman karena di jamin oleh bank.
LC yang kami gunakan saat itu adalah Irrevocable LC at Sight. Semua LC ini masuk via rekening akun perusahaan di bank BCA baru kemudian dari pihak BCA memberitahukan kepada kami bahwa ada LC masuk dan harus di ambil.

Satu hal yang masih saya ingat sampai sekarang, staf khusus BCA yang menghandle LC kami ini sangat kooperatif dan sangat membantu, terutama saat awal-awal pengecekan berbagai dokumen yang di butuhkan untuk pencairan LC. Karena apabila ada salah kata 1 saja atau 1 kalimat, kita bakalan terkena discrepancies dan itu akan mengurangi nilai uang yang akan kita terima. 

Tentu saja, sebisa mungkin kami dari pihak eskportir berupaya agar semua dokumen yang kami ajukan ke bank clean dan tidak ada discrepancies satu pun. Selain menghemat uang, lebih karena atasan juga mengharapkan kami bekerja secara profesional.

Jadi begitu saya menerima dokumen awal draft B/L atau Bill of Lading dari freight forwarding, saya segera menyiapkan semua dokumen yang terkait yang di instruksikan di LC. Setelah semua draft siap, saya mengirim semua draft dokumen tersebut via fax ke bank BCA untuk checking awal. Harap maklum ya tahun 2002 fax masih juara di bandingkan dengan scanner :))
Apakah ada dokumen yang masih harus di revisi ataukah memang sudah clean semua draft dokumen tersebut sesuai permintaan yang tertera di LC.

Yang saya sangat respect dan sangat saya hargai adalah sikap kooperatif dari staf BCA yang bahkan memberikan saya nomer HP beliau karena line telepon BCA seringkali sangat sibuk sekali. Bahkan saat jam makan siang pun saya masih di layani loh...bener-bener angkat topi buat BCA.
  

Tahun 2003 - 2010

Tahun 2003 saya bekerja sebagai freelancer full time sebagai sales di PT. Meubelindo International yang juga memproduksi furniture khususnya garden furniture untuk eksport.


Di perusahaan ini saya tidak menerima gaji tetapi menerima komisi apabila closing deal. Saya benar- benar bekerja dalam artian saya harus membangun sendiri database prospect, mengirim sales letter secara teratur, harus mempelajari software seperti corel draw, auto responder dan membuat berbagai image dan penawaran yang menarik, membalas email dan memberi penawaran harga hingga menemani para prospect yang semuanya bule ini melakukan visitation atau kunjungan ke pabrik perusahaan yang ada di Jepara.

Komisi yang saya dapatkan senilai 3 % dari total invoice per container. Dan hasil komisi ini juga di transfer via BCA. Karena dari pihak perusahaan memang merekomendasikan untuk menggunakan BCA.


Tahun 2016 

Tahun 2016 saya sudah 3 tahun tinggal di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Pertama kali tiba di sini baru ada 1 kantor pusat BCA yang ada di Jalan A. Yani Palangkaraya.
Beberapa bulan kemudian baru di buka kantor cabang baru BCA di Jalan Rajawali Palangkaraya.

Awal bulan Oktober ini, saya membuka rekening baru BCA di kantor cabang Jalan Rajawali. 
Saat bertemu dengan CS, saya di mintai KTP asli, berhubung KTP baru saya belum jadi maka saya memberikan KTP Semarang.
Dan baru tahu juga kalau sekarang bank BCA bisa online ke Dukcapil ya,,, keren banget ih.
Mba CS nya bilang tidak apa-apa pakai KTP lama karena kan NIK nya tetap sama dan sewaktu di cek ke Dukcapil (online) data saya memang sudah terdaftar di Palangkaraya sini.Semua data seperti nama suami, alamat toko, nomer HP dan lain-lain.

Saya memilih Tahapan Expresi karena biaya administrasi per bulannya yang lebih terjangkau, juga saldo mengendapnya yang relatif lebih kecil daripada Tahapan BCA.

Setelah tanda tangan semua dokumen yang di perlukan, saya harus memilih model kartu Expresi yang ternyata cutie dan imut menggemaskan semua. Lihat deh penampakan kartu yang saya pilih, pinky cantik dan imut banget kan ? Kayaknya itu little fairy deh gambarnya :)


kartu tahapan expresi BCA
kartu tahapan Expresi yang pinky imut

Khusus untuk tahapan Expresi kita harus di foto oleh CS nya (gak bisa bayangin foto-nya karena kucel banget hahaha) karena kita tidak di berikan buku tabungan. Jadi kalau semisal kartu ATM ini hilang, kita harus laporan ke bank BCA terdekat dan mereka kemudian akan mencocokkan foto atau wajah kita yang ada di file foto mereka.

Ohiya kita bisa ganti foto loh melalui booth-booth yang sudah di sediakan di mal-mal tapi ya di kota-kota besar saja seperti Jakarta. Di Palangkaraya belum ada (*kode) hehehe
Jadi kayak di iklan BCA di televisi itu, kita tinggal pose cekrak cekrek jadi deh foto kita nongol di kartu ^^

Selain tidak ada buku tabungan, kita bisa meminta fasilitas token untuk transaksi internet banking. Menurut saya lebih nyaman memakai internet banking karena kita tidak harus pergi ke ATM untuk sekedar cek saldo atau saat harus melakukan transfer atau pembelian dan pembayaran. Repot euyy..

Untuk yang senang online shop atau belanja online, internet banking BCA sangat membantu banget karena banyak merchant atau toko yang memang transaksi utamanya menggunakan BCA.
Beberapa kali saya dan keluarga membeli barang-barang secara online seperti HP, Laptop, jam tangan, baju, bahkan kemarin saya membeli domain dan menyewa hosting juga menggunakan BCA internet banking.

Baca juga : Hati-hati Scam

Jaringan yang luas dan mudah di gunakan di banyak toko atau merchant, membuat saya tidak ingin ke lain hati, maunya sama BCA terus :))

Alasan terakhir mengapa saya membuka tahapan Expresi adalah saya di terima bekerja sebagai author freelance di salah satu portal yang berpusat di Malaysia. Saya melihat mereka sangat profesional karena setelah saya terpilih mereka mengirimkan LOA (Letter of Acceptance), mengirimkan guideline, framework dan juga meminta saya untuk mengirimkan informasi data rekening untuk pembayaran.

Karena pembayaran di lakukan dari luar negeri, mereka meminta saya untuk mengisi form seperti di bawah ini :


informasi data rekening untuk pembayaran komisi
data rekening yang harus di isi




Untuk SWIFT Bank BCA saya memang masih ingat betul, tapi untuk mengisi nomor kode bank dan nomor kode bank cabang saya benar-benar merasa harus pergi ke kantor bank BCA untuk bertanya dan mencari tahu.

Tetapi karena waktu mendesak dan saya harus segera mengirimkan formulir tersebut, akhirnya saya membuka website bank BCA dan mencari informasi halaman kontak supaya saya bisa mengirim email dan menanyakan hal tersebut di atas.

hubungi BCA

Kita bisa menemukan nomor telepon, fax serta email bank BCA di bagian bawah websitenya.

Tidak berapa lama saya mengirim email, tidak ada satu jam deh, kemudian sudah ada email balasan dari salah satu CS bank BCA dan menjawab semua pertanyaan saya dengan gamblang dan informatif. Salut banget deh..


halobca email
email balasan dari bank BCA

Lega rasanya karena saya bisa segera mengirim informasi penting tersebut kepada pihak yang menyewa saya.

3 Alasan mengapa saya setia menggunakan BCA :


#1. Pelayanan yang memuaskan mulai dari pak satpam, CS, teller hingga staf internal bagian dokumen.
#2. BCA merespon dengan cepat email yang saya kirimkan dan itu berarti BCA memang memprioritaskan nasabahnya.
#3. Selama kurang lebih 14 tahun saya menggunakan produk tahapan BCA, saya belum pernah mengalami kekecewaan yang berhubungan dengan produk tersebut.
#4. Hampir semua toko offline maupun merchant online shop menerima pembayaran atau transaksi menggunakan BCA sehingga saya tidak terkena biaya administrasi sama sekali saat melakukan transfer pembayaran.
#5. Kartu kredit BCA juga mempunyai banyak promo, diskon yang bisa di manfaatkan oleh pengguna BCA


Demikian, pengalaman saya selama 14 tahun menggunakan produk BCA, semoga BCA semakin berkembang dan menjadi leader bank di Indonesia.

Mau sharing pengalaman kalian ? Yuk share di kolom komen ya ^^



berpartisipasi dalam "My BCA Experience" Blog Competition