10/19/2016

Hati-hati Scam, Ketemu Batu di Freelancer.com

hati-hati scam di freelancer.com
hati-hati scam


Sharing pengalaman lagi boleh ya ? Jangan bosen deh kalo main di mari, pasti update kok informasinya..halahhh.

Begini, sejak lama saya sudah menjadi member di Freelancer.com tahu kan ya situs yang menjembatani antara employeer dan freelancer. Sejak lama dalam hitungan 5 tahun yang lalu tapi jarang saya akses/buka sampai lupa kalau punya akun dan sudah jadi member di sana. Oiya untuk versi indo nya ada di Freelancer.co.id

Barulah saat blogwalking dan menemukan beberapa list situs untuk freelancer, meluncur lah saya ke Freelancer.com ternyata sudah ada akun, tinggal reset password saja karena lupa.
Di Freelancer.com ada banyak banget job yang di display. Iseng-iseng (seperti biasa :P ) saya memberanikan  ngebid beberapa proyek di sana.








Nah, ternyata, sebelum bisa ngebid di Freelancer.com, mereka butuh verifikasi data dari para freelancernya, mulai verifikasi nomor telepon, verifikasi email sampai dengan verifikasi akun rekening. Khusus rekening bisa menggunakan rekening paypal dan kartu kredit.

Dari sekian banyak bidding yang saya kirim, ada beberapa pemilik job yang sudah ingin berkomunikasi langsung, ada 3 dan mereka ingin "skype-an" dengan saya. Ndelalah saat itu masih pakai PC lama yang super lemot dan tidak mendukung aplikasi skype. Jadilah saya harus merelakan semua potensi pekerjaan lepas semua hehehe. Sabarr brayyy...

Kemudian ada lagi yang chat, namanya Jane Robert, minta saya mengirimkan CV ke emailnya dia. Saat tu saya seneng bukan maen karena tidak pakai skype tapi email...pecah telor pikir saya saat itu ahhahaha (telornya siapa ??)

Karena perbedaan waktu, Jane baru membalas email saya keesokan harinya, saya di suruh memilih nih mau pilih pekerjaan apa, personal assistant, administration dll. Menyenangkan ya ...:)  
Ini screenshot emailnya :

reply email from employer Freelancer.com
reply email setelah kirim CV

Di tambah lagi, untuk men-set up mini office karena saya akan di hire, nanti dari perusahaannya dia akan transfer sejumlah dana untuk pembelian komputer, printer, software dll. Untuk per jamnya rate saya di hargai USD 20.oo masa training dan USD 38.oo setelah training selesai.

Ada semacam tes tertulis juga, tapi yang mengirim dari divisi HRD, namanya Patrick. Singkat kata singkat cerita, tes terulis juga sudah lulus. Kemudian saya di tanya oleh si Patrick, kapan bisa mulai kerja ? Bisa hari ini ? tanyanya via email.

Dia juga menginformasikan bahwa para freelancer bekerja dengan software A, software B dan masih banyak lagi. Apakah saya sudah terbiasa menggunakan software tersebut ? Beberapa sih (batin saya).

Karena hari itu saya akan mulai bekerja, saya teringat perkataan Jane bahwa semua fasilitas kerja akan di danai oleh perusahaan. Kemudian saya tanya ke Patrick, sebelumnya Jane bilang kalau untuk set up kantor mini akan ada peralatan yang harus di beli dan dananya dari perusahaan kata saya sesuai yang Jane bilang.

Setelah saya bertanya itu, selama kira-kira 3 jam si Patrick baru menjawab dan begini jawabannya :
reply email from patrick albert
email dari patrick

Bahwa ada seseorang yang "nilep" uang dari perusahaan yang di kirimkan untuk membeli equipment sehingga berurusan dengan pihak yang berwajib dan interpol. Karena sering menghadapi masalah seperti ini, perusahaan tidak akan mengirimkan dana apapun kepada freelancer saat masa training dan sebelum freelancer mempunyai 3 software dasar yang akan di gunakan semasa training.

Dari emailnya, sekilas saya merasa bahwa si Patrick ini sengaja nyerempet dan seolah-olah saya akan nilep juga gitu. Lihat deh bagaimana kalimatnya tersusun rapi, kata "perempuan"  "freelancer" dan "interpol".



Setelah menerima email tersebut saya kembali meng-email Jane untuk cross check bagaimana sih dan harus bagaimana sih ini. Tapi saat itu suami saya sempat bilang, "Itu kayaknya nipu deh"
Sementara saya masih mau ngejabanin sampai di mana mereka maunya dan apa sih sebenarnya mau mereka..

Jadilah saya buka google hangout dan sudah ada invitation dari Jane, kemudian chit chat lah saya dengannya.

chat google hangout

Yang kemudian secara garis besar, saya di haruskan purchase atau membeli 3 basic sotfware sebelum bisa memulai masa training. Software tersebut harus di beli di vendor yang sudah dia tunjuk untuk menghindari kemungkinan software tersebut tidak original.

Saya bilang, lho katanya perusahaan yang akan menyediakan semua equipment kok saya di suruh membeli software ? Kemudian jawabannya persis seperti email dari Patrick bahwa ada banyak freelancer yang nilep dana tersebut dan perusahaan rugi dan bla..bla...bla

Saya tahu bahwa saya hampir saja jadi korban penipuan. Lho kok tahu, iya karena saat saya bilang bahwa saya tidak punya uang sebesar $ 380.oo untuk beli software tersebut (saya emang gak mau beli enak aja..) anehnya Jane bilang akan bernegosiasi dengan vendor-nya supaya harganya bisa turun nah.....lohhh. Kasarnya begini, udah deh kamu ada uang berapa gampang ntar -- kira-kira begitu.
Di tambah lagi dengan kata-kata bahwa setelah masa training selesai uang tersebut akan di refund bersamaan dengan gaji.



Kemudian membuat saya berpikir, kalau beneran dia bener gak nipu, mending dia kasih kasbon ke saya kemudian baru potong gaji, iya gak (pengalaman kerja heheh)



Saat saya ngeyel dan bilang bahwa saya tidak punya uang, Jane bilang bahwa saya harus cari uang dari sumber mana saja untuk membeli software tersebut. Nahhhh
Saya juga bilang, saya ini mau kerja untuk dapat uang bukan malah harus mengeluarkan uang dan dia masih pandai berkilah bahwa setelah masa training selesai, uang untuk pembelian software tersebut akan di bayarkan kembali ke saya oleh perusahaan.

Akhirnya dengan tegas saya berkata bahwa ini jelas SCAM/Penipuan. Tapi dia dengan gigih masih mengatakan bahwa ini tidak terlihat seperti apa yang saya pikirkan, ini bukan penipuan dan bla..bla..bla...
Capek juga ya ngeladenin penipu-penipu macam ini, ngabisin data internet pulak.

Saya berkata kepada suami saya, emang mau nipu orangnya. Dan suami saya tanya, lho kok tahu ? ya tahu lah dari skema dan model-model omongan mereka berdua (Jane & Patrick) isyaratnya sudah jelas banget kok.

So, untuk teman-teman, be aware ya, hati-hati apabila ngebid. Saya juga baru ngeh kemudian bahwa ternyata di Freelancer.com dan bukan hanya di situs ini, model-model penipuan akan selalu ada dan dengan cara yang berbeda.

Tips supaya ketemu dengan employer yang benar alias bukan scam :
  1. Lakukan semua chat/skype/perbincangan melalui situs Freelancer.com. Pun juga saat ada konfirmasi bidding (seumpama kita menang bidding). Karena ternyata penipuan bisa terjadi saat kita berada di luat situs tersebut. Dalam hal saya, via email secara pribadi dan tidak melibatkan Freelancer.com
  2. Cek terlebih dahulu tentang data-data employer. Di sini ya : 



Cari/pilih employer yang sudah mempunyai rating seperti di bawah itu ya ada bintang-bintangnya. Itu berarti si employer sudah beberapa kali membuka job dan sukses. Verifikasi juga harus di perhatikan ya, karena employer yang sudah terverifikasi berarti sudah ada dana yang "siap di tarik".

3. Pastikan skill yang kita punya sesuai dengan pekerjaan yang kita bidding.
Setelah pengalaman dengan Jane Robert, saya ada pengalaman yang lebih seru lagi dengan Freelancer,com menyangkut uang...iya uang saya di kartu kredit....ehh lanjut next artikel saja ya..hehe


***


Teman-teman kalau ada yang mau sharing atau nambahi artikel ini boleh banget ya, yuk share di kolom komen biar tambah asik dan rame :))

Yang tidak mau ketinggalan berita terbaru dari blog ini, boleh banget berlangganan artikel supaya nanti otomatis artikel terbaru akan di kirim via email. Tombolnya ada di bawah ikon share ya {SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER}

OK, sip...makasih buat yang sudah berkunjung.  Artikel ini boleh banget di share kok apabila menurut teman-teman akan bermanfaat, silahkan ya...

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

4 komentar

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Mmodel tipu-tipu di mana-mana selalu ada ya Bu... Salam kenal

Balas
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

@admin alat bisnis : salam kenal juga, iya kita harus hati-hati karena semakin pintar oknum-oknum penipu tsb

Balas

Please comment here :