anak-anak masih santai bermain di area kabut asap
anak kecil bermain di tengah kabut asap

Hampir 2 tahun di Palangkaraya, tapi belum pernah ada kabut asap sehebat tahun 2015 ini. Tahun kemarin, 2014 kabut asap hanya berlangsung seminggu dan setelah itu langsung hilang dan bersih. Annakku juga hanya libur sekolah seminggu. Aku pikir, normal lah ada kabut asap seminggu.

Kabut asap tahun ini, 2015 datang berselang seminggu setelah lebaran. Lebaran tahun ini keluarga pakdhe (kakak suamiku) mengunjungi kami. Coba saja kalau  mereka pulang lebih telat seminggu, aku jamin gak bakal ada pesawat balik ke Semarang hehehe
Kata tetangga dan info dari berita, kabut asap tahun ini parahnya seperti kabut asap 1998 atau 1999, kabut asap nya parah dan lama.

Entahlah, karena sewaktu tinggal di Jawa, jarang sekali membayangkan atau melihat kabut asap. Lahan gambut yang mudah terbakar itu, di tambah dengan adanya El-Nino (kata pakar) menambah kekeringan dan menyebabkan prosentasi kebakaran lahan gambut meningkat.
Sebagai warga yang baru 2 tahun tinggal di Palangkaraya, pertanyaan ku sederhana ; tidakkah ada tindakan pencegahan ? karena kabarnya kebakaran hutan dan lahan seperti ini sudah berlangsung selama 10 tahun.

Anakku libur 3 bulan, mohon baca sekali lagi, 3 bulan ya bukan 3 minggu, libur terpanjang selama bersekolah di SD, menginjak kelas 7 SMP malah libur duluan...haduh
Jadilah yang seharusnya libur natal dan tahun baru, di alokasikan semua untuk mengganti jam pelajaran yang hilang 3 bulan.

Selama 3 bulan itu, kami harus rajin memakai masker, karena kalau terhirup kabutnya kepalaku pening + pusing, di mata juga pedes banget.

Banyak balita2 yang terkena ISPA gara2 kabut asap tahun 2015 ini, kasihan.
Di  3 bulan itu, ekonomi melambat dan banyak juga perusahaan yang merugi, apalagi anak2 sekolah. Tapi ya mau bagaimana lagi sebagai masyarakat dan orang awam.

Hanya berdoa, semoga tahun depan, kabut asap tidak terjadi lagi, amin.

Palangkaraya, 2015 


kabut asap di jalan A Yani palangkaraya
area sekolah anak saya, SMP 1 A Yani


keadaan di depan toko kami
di depan toko


kabut asap di sekitar sekolah
area SMP 1 Palangkaraya






langit pun berubah warna menjadi kuning
langit pun kuning


semua berubah menjadi kekuningan
di depan toko juga kuning


arah depan kantor walikota palangkaraya
kantor walikota palangkaraya