Top Social

Indri Ariadna

Tips Dapat Dollar Dari Upwork

9/11/2017
Beberapa kali saya share di timeline FB tentang job dari Upwork yang saya terima. Upwork adalah salah satu portal jasa terbesar yang memepertemukan freelancer dan para empunya job. Ruang lingkupnya internasional. Bukan lagi yang lokal macam Sribulancer dan Projects.

Baca juga : Hati-hati Scam di Freelancer.com

jadi freelancer di upwork

Kok bisa tersesat di sana ? Apalagi yang menjadi alasan selain membangun rumah itu butuh uang ? Hehehehe....

Sudah sejak tahun 2016 kemarin sih saya daftar sebagai freelancer di Upwork. Biasa....gara-gara kepepet butuh pendapatan lebih hahaha...
Di tambah juga, data internet yang berlimpah ruah sejak bulan Juli lalu. Sayang kalau tidak di manfaatkan untuk mencari rejeki tambahan.

Ngomong-ngomong soal pendapatan, sebagai blogger pemula yang enggak (belum) ngetop-ngetop amat, per bulan dapat job sponsor post atau content placement juga bisa di hitung dengan jari. Nominalnya juga yang biasa-biasa saja, maklum blogger pemula hehe.

Baca juga : 3 Hal Yang Bisa Kamu Kerjakan di Projects.co.id

Tahun 2016 kemarin pas daftar di Upwork yaa sekedar daftar biasa aja, meskipun sambil ngarep juga dapat job dari sana. Tapi apa daya, setelah screening job-job yang ada di sana, bikin nyali runtuh dan gak berani propose job. Kayaknya susah-susah semua pekerjaannya, gak ada yang sesuai dengan keahlian saya, rasanya saat itu.
Maka, setelah daftar, propose beberapa job dan gak ada tanggapan dari calon client, kemudian Upwork saya tinggalkan. Back to reality, mungkin saya belum cocok pegang uang dollar ^^

Tahun 2017 ini sekitaran bulan Mei-Juni, saya kembali melongok ke akun Upwork yang tahun lalu saya buat. Dengan lebih teliti saya scroll pelan-pelan job-job yang di tawarkan yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang saya punya. Dan yesss, akhirnya ada 1-2 job yang saya bisa kerjakan. Mengerjakan apa ? Mencari kontak email, bahasa kerennya data mining.

Baca juga : 5 Kesalahan Yang Di Lakukan Freelancer Pemula

Kontrak pertama yang di tawarkan ke saya adalah mencari 1000 kontak email kemudian di lanjutkan dengan mengirim ke - 1000 email tersebut penawaran. Harganya ? Fixed rate $ 5 untuk semua pekerjaan tersebut. Kok murah banget ? Iya, saya juga gak kepikiran, yang saya pikirkan saat itu cuma, gimana caranya dapat job pertama di Upwork.
Hal-hal gak masuk akal kayak gini saya embat juga hahahah...

Pada akhirnya, setelah dapat 100 kontak email dan saya juga sudah mengirim email ke -100 database tersebut, saya menolak kontrak tersebut. Capek bokkkk, biarlah gak dapat bayaran gapapa...buat pelajaran, jangan sembarangan ambil job.

Kontrak yang kedua, saya masih juga oon bin bloon. Waktu itu ada yang butuh jasa untuk mengecek PPC (pay per click) keywords dan advertising landing page dia. Dengan pede saya kasih harga $ 7 fixed rate, karena dia bilang hanya sekitar 20 offer aja. Ahh, palingan sehari dua hari juga selesai kalau cuma 20 data, pikir saya begitu.

Si client ini juga sempat bertanya loh, ini $7 per jam atau bagaimana rate kamu ? Saya bilang $ 7 itu fixed rate sampai pekerjaan selesai.
Pada akhirnya, saya butuh hingga 2 minggu untuk menyelesaikan job ini. Lha gimana enggak ? Memang sih hanya 20 offer, tapi tiap offer terdiri dari ratusan hingga ribuan halaman yang harus saya copas satu-satu. Rasanya mau jedotin muka ke tembok abis itu ngopi item wkwkwk...
Beruntung, saat itu saya juga menerima job yang lain, yang lebih masuk akal ^^ jadi tidak terlalu stress amat.

Setelah kejedot di 2 job itu, saya sudah bisa berpikir lebih jernih dalam melamar atau memilih job. Harusnya saya menghindari job yang model fixed rate begini kalau enggak tahu benar detail dan jumlah (berapa banyak) pekerjaannya. Maka dari itu, saya kemudian pilah pilih lagi job yang rate-nya per jam.

Sampai sekarang ini saya sudah mendapat 3 kontrak job yang rate-nya per jam. Yang 1 job sudah mau selesai, tinggal finishing (istilahnya haha), yang 1 job masih on going dan 1 job lagi baru akan mulai. Dari Thailand, Australia dan Amerika.

Pendapatan sudah berapa ? Pendapatan bersih setelah di potong fee Upwork, bayar membership, dari bulan Agustus kerja sampai bulan September (pertengahan) ini sudah dapat $350-an
Mayan sih buat ibu rumah tangga kayak saya ^^

Ada teman yang tertarik untuk daftar juga, tapi ternyata enggak di approved dari Upwork. Saya juga baru tau kalau pakai approvement segala, tahun kemarin pas saya daftar kayaknya enggak ada deh. Akhirnya akun dia enggak bisa di approve karena satu dan lain hal.

Kalau verifikasi via video call memang iya ada, karena beberapa waktu lalu, akun saya di Upwork sempat di suspend 3 hari gara-gara harus di verifikasi. 

Nah, buat teman-teman yang juga mau dan ingin mendapat job dan dapat dollar dari Upwork, saya ada sedikit tips yang mungkin bisa membantu :

1. Bahasa
untuk bisa submit dan mendapat job di Upwork, syarat yang harus di penuhi adalah bisa dan mengerti ber-bahasa inggris. Tidak keren-keren banget bahasa inggris-nya tidak apa-apa, saya juga conversational aja kok. Yang penting apa yang di minta di kontrak kita tahu dan juga saat client chit chat kita bisa menanggapi dengan benar. Itu sudah cukup kok. Kalau bahasa inggrisnya lebih jago, lebih bagus lagi.

Tapi Indri, aku gak bisa bahasa inggris...gimana dong ? Yaaa,,, bagaimana yaaa.....harus belajar dulu, mau bagaimana lagi ? Senjata utama enggak ada, enggak bisa menyerang dong... No pain no gain.

2. Pitching
Sejak pertama kali melamar job, ada kali saya kirim 200 lamaran. Yang sayangnya, dari 200 tersebut, tidak ada yang tertarik untuk meng-interview saya. padahal interview merupakan 90% job sudah akan kita terima.

Bayangkan, betapa susahnya hanya untuk mendapat 1 job saja dari 200 lamaran. Tapi kemudian saya melihat-lihat lagi pitching/lamaran yang sudah saya kirim dan yang ternyata, kalau saya ada di posisi client juga tidak akan tertarik untuk meng-hire freelancer macam saya saat itu.
Kok .... ?
Iya, pitching saya sama sekali tidak menarik. tidak ada contoh atau sample pekerjaan yang saya sertakan, tidak ada ajakan supaya mereka mau menginterview saya. Pokoknya flat....datar.....tidak menarik...tidak profesional. Tidak heran kalau 2 bulan saya tidak mendapat job sama sekali.

So, kita harus membuat pitching yang menarik hati client. tidak bombastis tapi tetap realistis di tambah dengan portfolio pekerjaan yang pernah kita lakukan, kalau bisa berikan sedikit sample sesuai dengan job yang dia ada.

3. Skill
Di Upwork, banyak sekali job yang membutuhkan bermacam-macam skill macam data entry, virtual assistant, translator, research, grafis dan masih banyak lagi.
Lihat dan perhatikan skill yang kita punya. jangan hanya melihat harga yang tinggi tapi tidak ada skill, itu sama aja suicide ^^

Memang ada sih client yang menyediakan training, tapi pastinya, client juga akan lebih memilih freelancer yang sudah mempunyai basic skill di bidang pekerjaan tersebut.

4. Profile

freelance job at upwork


Overview profile ibarat pintu masuk. Sebagai freelancer, kita perlu membuat pintu masuk yang bersih, lapang dan menyenangkan supaya tamu mau masuk ke rumah kita.
Profile bisa kita isi dengan latar belakang pekerjaan dan skill apa saja yang kita punya. Juga portfolio pekerjaan-pekerjaan yang lalu bisa di masukkan ke profile juga. Supaya lebih meyakinkan calon client untuk meng-hire kita.


5. Rate
Hati-hati dalam "memasang harga" rate kita di profile. Saya juga awalnya tidak tahu sih, skill saya ini di hargai berapa per jam. Cara supaya tahu rata-rata harga freelancer bagaimana ? Kita bisa masuk ke "search" box, explore semua freelancer yang mempunyai skill yang mirip/hampir sama/sama dan bandingkan dengan skill kita.

Normalnya sih, freelancer yang sudah mempunyai jam terbang tinggi, pasti akan memasang harga/rate yang lebih mahal daripada freelancer pemula. Itu wajar dan normal banget.
Jangan sampai, kita yang masih pemula, malah memasang harga yang sama dengan mereka. Tau diri dikit lah ya ^^
Bukannya enggak boleh, boleh-boleh aja kalau di dukung portfolio dan pengalaman kerja yang memadai.
Yang menyedihkan, seringkali, banyak freelancer yang langsung ingin mendapat bayaran besar dan kemudian pasang harga atau rate setinggi-tingginya. Percayalah, you will get nothing.

6. Connects
Saat kita terdaftar sebagai freelancer di Upwork, kita mendapat "token" atau istilah di Upwork "connects".
Connects ini berjumlah 60 pcs untuk free member dan 70 pcs untuk paid member. Setiap kali kita melamar job, membutuhkan sedikitnya 2 connects. Jadi rata-rata dalam sebulan kita bisa melamar 30 job. So, pergunakan connects ini dengan baik-baik dalam melamar job.

7. Screening Job

job screening


Kalau saya melamar job, seringnya memilih job yang pelamarnya masih sedikit, sekitar 10-15 pelamar maksimal. Karena menurut saya, kalau pelamarnya sudah mencapai 50 orang bahkan lebih, susah bagi kita untuk mendapat kesempatan karena terlalu banyak saingan. Masuk akal kan ?
Meskipun, job yang pelamarnya lebih sedikit, tanggungan job-nya lebih sulit/susah tapi asalkan sesuai dengan rate yang di sepakati, tidak masalah kan ??

Semoga sharing saya kali ini bermanfaat yaa....kalau ada yang mau di tanyakan, silahkan tulis saja di kolom komen. Terima kasih ^^ 

5 Tips - Cara Mudah Memulai Bisnis Rumah Kontrakan

8/31/2017

5 tips cara mudah memulai bisnis rumah kontrakan

Seperti yang umum kita ketahui bahwa bisnis properti, salah satu jenisnya adalah bisnis kontrakan, merupakan bisnis yang menggiurkan. Bagaimana tidak ? Jika kita sudah memiliki sedikitnya satu jenis bisnis properti - dalam hal ini bisnis rumah kontrakan- maka kita akan memiliki pasif income yang kita peroleh tiap jangka waktu tertentu. Misalnya setiap tahun sekali atau dua tahun sekali tergantung pada jangka waktu sewa atau kontrak rumah.

Baca juga : Rumah Minimalis Modern Disewakan Palangkaraya

Sebagian orang memandang bisnis properti adalah bisnis yang selalu dimiliki oleh kalangan menengah keatas, dikarenakan harus merogoh kocek dalam-dalam untuk mempersiapkan modal.

Nah kali ini, mari kita bongkar satu rahasia bisnis properti, yaitu cara mudah memulai bisnis rumah kontrakan.

#Berikut ini 5 tips yang bisa kita pelajari untuk memulai bisnis rumah kontrakan#


Menjadi seorang makelar
Menjadi seorang makelar merupakan “life hack” bagi seseorang yang ingin memulai bisnis properti
tanpa modal. Dengan berbekal sebuah informasi yang akurat dan komunikasi yang bagus dengan pemilik properti, kita bisa langsung bekerja.

Caranya ? Cari properti atau  rumah disewakan di area perumahan (biasanya ada banner yang di pasang) dan kita bisa langsung berkomunikasi dengan pemilik rumah untuk menawarkan diri sebagai perantara.

Menjadi agen properti
Sebenarnya menjadi agen properti adalah pekerjaan tetap bagi yang bekerja di perusahaan properti. Tetapi bisa juga menjadi pekerjaan freelance, tergantung dari kebijakan perusahaan.
Keuntungan menjadi agen properti adalah informasi yang kita dapatkan pastinya up to date, entah itu list properti atau juga harga terbaru. Kita juga akan mendapatkan beberapa pelatihan, yang biasanya meliputi pelatihan komunikasi dan bagaimana cara menjual properti.

Pinjaman
Untuk mendapatkan modal ada bebeapa alternatif yang bisa kita gunakan. Salah satunya adalah pinjaman dari bank. Ya, dengan mendapatkan pinjaman dari bank kita bisa mendapatkan modal untuk pengajuan kredit rumah yang disebut KPR. Di sarankan untuk memilih rumah yang harganya terjangkau dan murah (misal rumah subsidi) sehingga angsuran KPR per bulan tidak terlalu besar.

Rumah tersebut bisa kita sewakan dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari angsuran KPR per bulan. Ibarat kata, orang lain yang membelikan rumah untuk kita hehe...

Baca juga : Rumah Luas Megah Dijual Palangkaraya

Investor
Mencari investor perorangan adalah salah satu langkah alternatif yang bisa di ambil untuk memulai bisnis kontrakan. Perlu ketahui bahwa seorang investor tidaklah harus orang lain, tapi bisa dari keluarga sendiri. Bukankah kita akan lebih di percaya oleh keluarga sendiri ? Mungkin om, paman atau tante.

Proposal adalah salah satu cara presentasi untuk meyakinkan investor, jadi usahakan membuat proposal dengan rincian yang detail,  terutama dalam hal pembagian hasil usaha, besaran modal di setor dan proyeksi keuntungan.

Kartu kredit 
Kelebihan menggunakan kartu kredit ialah lebih mudah mendapatkan pinjaman, tinggal gesek istilahnya. Juga bisa kita mendapat fasilitas angsuran tetap per bulan dari bank-bank penerbit kartu kredit tertentu. Dengan menggunakan kartu kredit, kita bisa mendapatkan dana segar dalam hitungan menit.

Maka tidak jarang banyak orang yang menggunakan strategi dengan menggunakan beberapa bahkan belasan kartu kredit untuk menjalankan bisnis kontrakan.
Meskipun penggunaan kartu kredit tidak jarang juga bisa menimbulkan masalah karena statistik menunjukkan bahwa sebagian besar permasalahan ekonomi rumah tangga bisa timbul dari penyalahgunaan penggunaan kartu kredit.

Baca juga : Tanah Dijual Tengah Kota Palangkaraya


So, kita harus bersiap diri sebbelum menggunakan kartu kredit. Ingat, kartu kredit bukanlah harta atau uang anda tetapi uang yang di pinjamkan oleh bank. Segala bentuk pinjaman pastinya harus bisa di kembalikan.

Menjadi seorang pebisnis, apalagi pebisnis pemula haruslah cerdik memanfaatkan semua peluang yang ada. Apalagi dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat, akan lebih memudahkan bagi para calon pebisnis untuk mencari prospek dan pembeli. Bisnis akan semakin lancar bukan ?

Semoga beberapa tips di atas bisa memberikan inspirasi buat anda terutama yang mau memulai bisnis kontrakan sendiri.

Cara Membedakan Jam Tangan Wanita Bermerk Dengan Yang Palsu

8/30/2017
Bagi para wanita, mengenakan jam tangan yang bagus dan bermerk adalah sebagian dari fashion style mereka.

Yup, jam tangan bermerk sangatlah menunjang penampilan para wanita yang ingin tampil elegan, mewah, dan mahal. 


cara membedakan jam tangan wanita bermerk dengan yang palsu


Namun, bagaimana jika jam tangan yang sudah dibeli dengan harga mahal ternyata merupakan produk palsu?

Kecewa dan menyesal itu sudah pasti. Apalagi jika penjual jam tangan bermerk palsu tersebut menetapkan harga yang sama dengan yang asli. Tentu sekian juta rupiah terbuang percuma, bukan?

Nah, supaya hal itu tidak terjadi, kami memiliki beberapa cara untuk membedakan jam tangan wanita yang bermerk asli dengan yang palsu.


Apa saja cara-caranya? Simak tips berikut ini :


Perhatikan kartu garansi, boks, dan sertifikat
Penting sekali untuk kita mengecek terlebih dahulu apakah jam tangan yang diinginkan

memiliki garansi internasional atau tidak.  Garansi tersebut akan menjamin keaslian dan servis sewaktu ada bagian yang rusak.
Garansinya dapat berupa kartu atau buku garansi yang berisi manual dan juga form yang harus diisi pihak penjualnya. Biasanya jam tangan asli akan memberikan garansi resmi 1 sampai 3 tahun.

Boks dan sertifikat keaslian juga penting untuk mengidentifikasi apakah produk yang dijual benar-benar asli atau tidak.
Perhatikan sertifikatnya dengan baik. Karena banyak kasus yang memalsukan sertifikat dengan menggunakan logo dan desain mirip dengan aslinya. Cek dengan teliti logo yang digunakan pada sertifikat tersebut.
Jika membeli jam tangan secara online, misalnya pada website MatahariMall, pastikan kembali pada penjualnya mengenai boks, sertifikat, dan garansinya.

Perhatikan rantai jam
Jika Anda membeli jam dengan rantai atau strap yang terbuat dari stainless steel, perhatikan beratnya.
Stainless steel asli akan lebih terasa berat dibanding dengan yang palsu. Saat diraba pun, rantai akan terasa lebih padat atau solid.

Dari sisi manufakturnya juga terlihat bahwa rantai jam asli lebih rapi dan presisi.
Tentu jauh berbeda dengan rantai jam tangan palsu yang tidak rapi apalagi presisi sedikit pun.

Tetapi perhatikan juga, walaupun tidak terlalu berat, bukan berarti jam tangan yang Anda pegang itu palsu. Karena rantai jam tangan stainless steel terdapat dua jenis, yaitu rantai full stainless atau rantai yang berongga di dalamnya (hollow). Tentu saja rantai yang hollow akan lebih ringan jika dibandingkan dengan rantai full stainless.

Perhatikan logo jam tangan
Perhatikan kembali apakah jam tangan tersebut memiliki logo yang tercetak pada plat depan, tutup belakang, kenop, dan juga gaspernya.

Jika logo yang terdapat pada plat depan, tutup belakang dan gaspernya tidak harus selalu timbul.
Karena, timbul atau tidaknya sebuah logo tergantung dari desain setiap merk jam. Untuk logo pada tutup belakang, biasanya menggunakan grafir, jadi ketika Anda sentuh, akan terasa teksturnya.

Perhatikan mesinnya
Banyak sekali tipe mesin yang digunakan pada jam tangan, apalagi yang bermerk.
Modelnya ratusan dengan tempat produksi di Jepang dan Swiss. Untuk jam tangan bermerk biasanya menggunakan minimal mesin produksi Jepang. Harga jual jam tangan dengan mesin Jepang biasanya berkisar antara 150 ribu hingga 2 juta rupiah. Sedangkan untuk jam tangan dengan produksi mesin Swiss, biasanya dibanderol dengan harga diatas 2 juta rupiah. 


Namun sebenarnya hal ini tidak bisa dijadikan patokan mutlak bahwa keluaran Swiss berkali lipat jauh lebih bagus dibanding dengan produksi Jepang. 


Karena kembali lagi kepada pabrikannya. Baik jam wanita buatan Jepang maupun Swiss, tersedia di MatahariMall.com dan tentunya produk 100% original jadi Anda tidak perlu khawatir akan tertipu dengan jam tangan yang palsu.

Review : HP Notebook AC 14-ac151TU Silver

8/29/2017
Saya ini generasi tahun 90-an, generasi milenial "Y" #bangga. Apanya yang di banggain coba ??
Masih ingat betul, pertama kali pegang komputer saat masih kelas 2 atau 3 SMA, itupun satu komputer berdua sama teman. Komputernya masih yang tipe gendut dan masih pakai DOS ples disket. Ampun deh, harus menghapal banyak banget command untuk di masukkan yang akhirnya saya tidak bisa menghapal semua. Kayaknya kalo gak salah nilai ujian komputer saya C deh waktu itu wkwkwkwk.

notebook andalan

Saya saat itu juga tidak pernah terpikir akan selalu bekerja menggunakan perangkat pintar alias komputer untuk sehari-hari. Nyatanya, sejak tahun 2001 saya bekerja, ndilalah kersaning Allah, saya bekerja sebagai asisten marketing manager. Saat itu bener-bener plonga-plongo gak bisa memakai komputer. Beruntung manajer saya orangnya baik hati dan tidak sombong. Saya di pinjami buku (judulnya lupa) tentang bagaimana belajar Excel. Jadi saya banyak belajarnya ketimbang kerja hehehe...Tapi pengetahuan saya berguna lho, banyak ternyata teman-teman sekantor yang juga gaptek tapi gak mau ngaku ^^
Jadilah saya menjadi dewa mabuk eh penolong di saat mereka insert kolom atau menamai file, yaa hal yang remeh temeh macam biskuit gabin begitulah.

Sedari tahun 2001, saya mulai mengenal windows 98, windows 2000, windows XP, windows 7, windows 8 sampai yang terakhir ini windows 10, sudah kenyang deh ya makan windows punya Microsoft hehee.
Tapi saat itu saya belum paham apakah windows nya itu pakai yang ori atau bajakan. Sepertinya sih bajakan deh, karena beberapa kali kalau komputernya kena virus, pasti deh di install ulang oleh teknisi-nya.

Alih masa, saat anak saya masuk SD tahun 2010 lalu, untuk pertama kalinya saya beli PC rakitan, tentunya windows nya juga gak ori, harga saat itu 3 jutaan. PC rakitan ini beberapa kali harus ganti spare part macam RAM, memory lalu spare part power, macem-macem deh.

Di tahun 2016, penderitaannya berakhir sudah. Karena enggak tahu kenapa tiba-tiba matot dan teknisi komputer bilang ini kena di motherboard nya. Menurut teknisi-nya, motherboard yang sama dengan yang di pakai di PC itu sudah tidak di produksi lagi (ya iya lah, udah 7 tahun, lapuk ), bisa di ganti sih motherboardnya yang mirip-mirip gitu. Harganya 2 juta sekian, si mas teknisi bilang.
Hahh, ya sudahlah, daripada beli motherboard seharga 2 juta, mending beli laptop aja nambah dikit uangnya. Sambil nyengir membayangkan laptop seharga matic #ngimpi.

Pada akhirnya, keliling-keliling dunia maya dan berlabuh di online store Bhinneka. Karena saya enggak paham instalasi windows, maka saya cari laptop yang memang sudah include dengan windowsnya. Dan saya menemukan si HP Notebook AC14-ac151TU Silver ini, si cantik dengan harga ramah di kantong (gak ramah banget sih) tapi sudah include windows 10 home ORI. Ongkos kirim 200 ribu lebih dikit karena pakai pallet kayu dari Jakarta ke Kalimantan.

Kata suami, tidak usah pilih yang mahal-mahal laptopnya, yang penting sudah bisa buat ketak ketik cukup. Begitu kata beliau. Total jendral habisnya sekitar 3,6 jutaan dan bisa di cicil 12 bulan bunga 0%.

Biasa deh, akibat pekerjaan freelancer, maklum lah ya, semua pekerjaan di jabani mulai dari ngeblog, freelance cari database, lalu ada aplikasi trading saham online, anti virus trend micro. Walhasil, akhir Juli kemarin si HP ini cepet banget panas. Yah biasanya sih enggak dingin-dingin amat, tapi ini kok boros banget baterai ples lemot. Yakin deh, buat buka aplikasi online Zoho ples Canva aja setengah jam gak maju-maju. Sampai pengen tak tabok nih si HP.

Dengan alasan laptop lemot dan banyak tugas, anak saya kemudian minta di beliin laptop sendiri sama bapaknya. Gak tanggung-tanggung, Acer Aspire E 15 yang malah lebih garang daripada punya emaknya. Lha gimana enggak, si Acer punya RAM 4GB ples Intel I-3 sementara si HP cuman RAM 2GB ples Intel Celeron. Menang cuman di windows 10 asli doang wkwkwkwk. Sementara ini, si Acer masih pakai windows non ori ^^



Nah, pada saat beli laptop ACER itulah saya membawa si HP juga buat konsultasi ke teknisi laptop di toko. Setelah sebentar di cek, mereka bilang, konsumsi CPU dan memori di atas rata-rata, mentok ke 100%. Setelah saya lihat, betul juga. Waktu saya tanya, harus di benerin apanya, harus di tinggal dulu karena kemungkinan harus di install ulang kemudian di cari salahnya di mana kata mereka.
Wahh, padahal laptop ini masih buat kerja, jadi ya saya ambil lagi bawa pulang. Ga jadi di service.

Setelah sampai di rumah, saya utik-utik sendiri tuh si laptop mulai dari Task manager, device manager, sampai kemudian saya putuskan untuk install ulang sendiri. Ini pertama kalinya saya eksperimen dengan perangkat komputer/laptop seperti ini, jadinya agak was-was juga.

Makan waktu juga sih install ulang windows nya. Meski tidak ada CD original tapi di laptop sudah ada recovery di drive D. jadi otomatis bisa back up sendiri. Untuk data, bisa di pilih kok, mau di hapus semua atau cuma programnya saja yang di install ulang balik ke default dan file kita tetep aman.

Hampir 3 atau 4 jam baru selesai install ulang. Tidak ada file yang hilang sama sekali. Tapi memang semua program kembali ke default. Untuk browsing, saya sekarang hanya memakai windows edge bawaaan windows. Tapi ternyata Edge juga sering byar pet entah kenapa. Jadinya saya juga meng-install Mozilla untuk jaga-jaga. Chrome ? Enggak soalnya gede banget file-nya, takut lemot lagi.

Setelah install ulang, cek posisi baterai (ternyata kurang kenceng karena belum di kunci di bagian kanan), smooth lagi ini si HP di pakai. Hampir setiap hari saya cleaning (disc clean up) dan defrag seminggu sekali.

Overall, menurut saya pribadi, enggak rugi deh beli laptop HP ini. Selain harganya terjangkau di bawah 4 jutaan tapi sudah dapat windows 10 ori.
Posisi baterai juga bisa di lepas dengan mudah, beda dengan Acer E15 yang harus di colok pakai jarum karena memang tidak untuk di buka tutup baterainya. Apalagi body si Acer ini tipis banget ples lebih ringan dari si HP. Jadi menurut saya, memang tidak untuk di buka-buka gitu body-nya.

Baru tahu juga kalau ternyata windows 10 home yang asli di harga 1,9 jutaan. Lha padahal harga laptopnya sendiri 3,4 jutaan. Worth it banget sih menurut saya. Apalagi bisa di install ulang sendiri (karena windows ori) jadi hemat di ongkos service. Karena waktu tanya di teknisi laptop, ongkos install ulang saja mencapai 200.000. Belum yang lain-lain.

Setelah sehat si HP ini, di geber lagi deh buat kerja hahaha. Oiya, anti virus trend micro yang sebelumnya terpasang, tidak saya pasang lagi. Alasannya, filenya besar/gede banget, ternyata juga trend micro tidak mau membaca key passwordnya karena di pikir di install di device baru. Jadi, ya sudahlah. Pakai windows defender bawaaan aja. Hemat di penyimpanan juga.

So, meski mungil, laptop HP ini bisa di andalkan loh. Palingan nanti rencananya akan saya tambah RAM 2 GB lagi biar agak cepet lagi buat kerja. Kalau prosesor sih enggak ya. Mending beli laptop baru aja kalo harus ganti prosesor :)

Selama hampir 1 tahun saya memakai HP ini, tidak ada kendala berarti. Semoga awet aja biar gak boros ^^

Semoga bermanfaat dan tolong di share apabila artikel ini bermanfaat, thank you.

Review : Dove Deep Pure Oil Control Facial Cleanser

8/26/2017
Saya mempunyai kulit wajah yang sangat amat berminyak. Dulu saat masih remaja, tidak pernah tidak jerawatan. Udah jerawatan, berminyak pula, sungguh menyedihkan banget hiks. Untung bisa laku wkwkwk emang dagangan...

Sering banget saya gonta-ganti skincare macam sabun muka, facial wash dan pelembab. Mungkin hal ini juga yang menyebabkan saya sering jerawatan. Tapi kata orang, wajah berminyak itu bakalan awet muda,,,, hahaha..

dove deep pure facial foam


Di usia 39 tahun ini, jerawat sepertinya sudah mulai males nongkrong di muka saya. Udah capek kali ^^ tapi kalau masalah minyak di kulit wajah sih masih teuteup....
Yang bikin enggak banget memiliki kulit wajah berminyak, kalau pas pakai bedak atau foundation, baru beberapa jam pasti deh sudah keling-keling berkilauan bisa buat ngaca muka saya hehehe...
Harus selalu sedia tisu kertas penyerap minyak untuk saat-saat genting seperti itu.

Nah, kali ini saya mau berbagi pengalaman menggunakan facial foam khusus untuk kulit berminyak dan kombinasi, Dove Deep Pure Facial Foam. Sudah ada yang cobain juga belum ya ??

Selain facial foam ini, saya juga ngefans banget dengan produk Dove yang lain yaitu Shampo. Baca deh di sini : Dove Volume Nourishment Shampoo & Conditioner

Dove Deep Pure Facial foam ini khusus untuk kita yang memiliki kulit wajah berminyak dan kombinasi. Karena klaimnya untuk kulit tampak lebih halus dan tidak mengkilap.

Klaim :
Mengutip dari official website Dove, Deep Pure Facial Foam ini mengandung Nutrium Moisture Beauty Serum yang menyeimbangkan kelembaban di dalam kulit, serta membersihkan debu, kotoran dan minyak berlebih hingga ke dalam pori-pori kulit. Sehingga kulit tampak lebih halus dan tidak mengkilap.

Kemasan :
Dove Deep Pure yang saya coba ini di kemas dalam bentuk tube. Tersedia dalam 2 pilihan kemasan berat yaitu 50 gram dan 100 gram.


dove deep pure facial foam


Bahan aktif :
Nutrium Moisture Beauty Serum.
Juga mengandung micropuff yang 10 kali lebih kecil daripada scrub biasa sehingga bisa masuk lebih dalam ke pori-pori kulit.

Bentuk :

dove deep pure facial foam


Bentuk foamnya seperti ini, tidak terlalu padat dan juga tidak terlalu cair.

Cara pemakaian :
Nah, bagian ini yang seringkali salah saya lakukan. Biasanya....biasanya, kalau memakai sabun muka saya membasahi wajah memakai air, foam atau sabun langsung saya templok di wajah. Dan.....ternyata salah loh teman-teman cara pemakaian yang seperti itu.

Beruntung saya agak teliti kali ini untuk membaca bagaimana cara memakai Dove Deep Pure ini. Cara pakainya wajah di basahi dengan air terlebih dahulu, kemudian gunakan foam secukunya, basahi foam dengan air sampai berbusa, lalu baru di pakai di wajah. Saat memakai foam ini, gunakan dengan gerakan memutar di seluruh wajah dan pijat-pijat ringan wajah agar lebih rileks. Psst...ini rahasia saya loh hehehehe..

dove deep pure facial foam


Ohya, busa dari Dove Deep Pure Facial Foam ini enggak heboh banget. Lihat deh foto saya di atas. Karena saya pernah baca, kalau sabun busanya banyak banget, bisa jadi si sabun mengandung SLS yang banyak. Sedangkan SLS "katanya" tidak bagus untuk kulit kita.

Saya lihat di official website Dove, untuk Dove Deep Pure Facial Foam memang tidak mengandung SLS, tapi Sodium Lauroamphoacetate. Sepertinya beda deh dengan SLS ya. Berasa lebih aman memakai Dove Deep Pure Facial Foam ini.

dove deep pure facial foam
Mudah sekali cara pemakaiannya kan yaa ...?

Setelah memakai Dove Deep Pure Facial Foam, ini kesan saya :

Positif :
(+) Kemasan mungil, bisa masuk ke pouch jadi enak aja kalau mau di bawa traveling.
(+) Tidak berasa ada butiran scrub jadi seperti memakai facial foam tanpa scrub. Ini karena dove deep pure mengandung  micropuff yang 10 kali lebih kecil daripada scrub biasa.
(+) Fresh floral fragrance, tidak bau obat.
(+) Produk mudah di dapat di toko-toko dan mart terdekat.
(+) Harga terjangkau : idr 33.000 (harga bisa berbeda di tiap-tiap toko).

Minus :
Hanya satu saja minusnya, setelah memakai deep pure facial foam ini, di wajah saya terasa sedikit kencang dan agak terasa kaku tetapi tidak kencang banget seperti di tarik gitu. Mungkin akan berbeda untuk pengguna lain ya. Ini kesan dan opini pribadi.

Saya merekomendasikan produk ini, khusus untuk kalian yang mempunyai kulit wajah berminyak dan atau kombinasi seperti saya. Siapa sih yang tidak ingin kulit wajah halus dan tidak mengkilap ?
Pastinya #WajahmuIstimewa bersama Dove Facial Foam.


dove deep pure facial foam

Abaikan handuk kuningnya, yang penting wajahku lembab dan halus, juga #WajahmuIstimewa bersama Dove Facial Foam.

#ClozetteIDWajahmuIstimewa

Auto Post Signature